<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Perlu ke Kantor Pajak, Ini Cara Bayar PBB di Mobile Banking hingga Marketplace</title><description>Pengembangan kanal pembayaran ini dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi serta keterbatasan waktu dalam mengurus administrasi.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/15/320/3218586/tak-perlu-ke-kantor-pajak-ini-cara-bayar-pbb-di-mobile-banking-hingga-marketplace</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/05/15/320/3218586/tak-perlu-ke-kantor-pajak-ini-cara-bayar-pbb-di-mobile-banking-hingga-marketplace"/><item><title>Tak Perlu ke Kantor Pajak, Ini Cara Bayar PBB di Mobile Banking hingga Marketplace</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/15/320/3218586/tak-perlu-ke-kantor-pajak-ini-cara-bayar-pbb-di-mobile-banking-hingga-marketplace</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/05/15/320/3218586/tak-perlu-ke-kantor-pajak-ini-cara-bayar-pbb-di-mobile-banking-hingga-marketplace</guid><pubDate>Jum'at 15 Mei 2026 14:15 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/15/320/3218586/pajak-15dP_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemerintah terus memperluas kemudahan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2)  (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/15/320/3218586/pajak-15dP_large.jpg</image><title>Pemerintah terus memperluas kemudahan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2)  (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah terus memperluas kemudahan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dengan menyediakan berbagai kanal pembayaran digital yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja oleh wajib pajak di Jakarta.&#13;
&#13;
Kepala Pusat Data dan Informasi Pendapatan Bapenda Jakarta, Morris Danny, mengatakan pengembangan kanal pembayaran ini dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi serta keterbatasan waktu dalam mengurus administrasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bapenda DKI Jakarta terus berupaya menghadirkan kemudahan layanan agar masyarakat dapat membayar PBB-P2 dengan lebih cepat, mudah, dan fleksibel melalui berbagai kanal yang tersedia,&amp;rdquo; ujar Morris, Jumat (15/5/2026).&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, pembayaran PBB-P2 kini dapat dilakukan melalui berbagai kanal seperti mobile banking, internet banking, ATM, marketplace, hingga gerai pembayaran modern, sehingga wajib pajak tidak lagi perlu datang langsung ke kantor pelayanan.&#13;
&#13;
Dengan sistem tersebut, masyarakat dapat menyesuaikan waktu pembayaran sesuai aktivitas harian, baik dari rumah, kantor, maupun saat bepergian.&#13;
&#13;
Menurut Morris, digitalisasi layanan ini merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih modern, responsif, dan mudah diakses.&#13;
&#13;
Selain memudahkan masyarakat, pembayaran PBB-P2 juga memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah.&#13;
&#13;
Penerimaan pajak daerah digunakan untuk berbagai program, seperti pemeliharaan infrastruktur jalan, drainase, penerangan jalan umum, pengelolaan taman kota, hingga peningkatan fasilitas pendidikan, kesehatan, dan transportasi publik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pajak daerah yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk manfaat yang dirasakan bersama, mulai dari infrastruktur hingga layanan publik yang lebih baik,&amp;rdquo; kata Morris.&#13;
&#13;
Ia mengajak masyarakat untuk rutin mengecek kewajiban PBB-P2 serta memanfaatkan kanal pembayaran yang tersedia agar kewajiban dapat dipenuhi tepat waktu dan lebih efisien.&#13;
&#13;
Dengan kemudahan akses tersebut, Pemprov DKI Jakarta berharap kepatuhan pajak masyarakat semakin meningkat dan mendukung keberlanjutan pembangunan kota yang lebih modern, layak huni, dan inklusif.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah terus memperluas kemudahan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dengan menyediakan berbagai kanal pembayaran digital yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja oleh wajib pajak di Jakarta.&#13;
&#13;
Kepala Pusat Data dan Informasi Pendapatan Bapenda Jakarta, Morris Danny, mengatakan pengembangan kanal pembayaran ini dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi serta keterbatasan waktu dalam mengurus administrasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bapenda DKI Jakarta terus berupaya menghadirkan kemudahan layanan agar masyarakat dapat membayar PBB-P2 dengan lebih cepat, mudah, dan fleksibel melalui berbagai kanal yang tersedia,&amp;rdquo; ujar Morris, Jumat (15/5/2026).&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, pembayaran PBB-P2 kini dapat dilakukan melalui berbagai kanal seperti mobile banking, internet banking, ATM, marketplace, hingga gerai pembayaran modern, sehingga wajib pajak tidak lagi perlu datang langsung ke kantor pelayanan.&#13;
&#13;
Dengan sistem tersebut, masyarakat dapat menyesuaikan waktu pembayaran sesuai aktivitas harian, baik dari rumah, kantor, maupun saat bepergian.&#13;
&#13;
Menurut Morris, digitalisasi layanan ini merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih modern, responsif, dan mudah diakses.&#13;
&#13;
Selain memudahkan masyarakat, pembayaran PBB-P2 juga memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah.&#13;
&#13;
Penerimaan pajak daerah digunakan untuk berbagai program, seperti pemeliharaan infrastruktur jalan, drainase, penerangan jalan umum, pengelolaan taman kota, hingga peningkatan fasilitas pendidikan, kesehatan, dan transportasi publik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pajak daerah yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk manfaat yang dirasakan bersama, mulai dari infrastruktur hingga layanan publik yang lebih baik,&amp;rdquo; kata Morris.&#13;
&#13;
Ia mengajak masyarakat untuk rutin mengecek kewajiban PBB-P2 serta memanfaatkan kanal pembayaran yang tersedia agar kewajiban dapat dipenuhi tepat waktu dan lebih efisien.&#13;
&#13;
Dengan kemudahan akses tersebut, Pemprov DKI Jakarta berharap kepatuhan pajak masyarakat semakin meningkat dan mendukung keberlanjutan pembangunan kota yang lebih modern, layak huni, dan inklusif.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
