<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta MSCI Keluarkan 6 Saham Indonesia dari Indeks Global&amp;nbsp;</title><description>Morgan Stanley Capital International (MSCI) telah mengumumkan daftar saham-saham Indonesia yang ditendang dari tinjauan indeks Mei 2026 sebagai konstituen indeks. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/16/278/3218434/4-fakta-msci-keluarkan-6-saham-indonesia-dari-indeks-global-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/05/16/278/3218434/4-fakta-msci-keluarkan-6-saham-indonesia-dari-indeks-global-nbsp"/><item><title>4 Fakta MSCI Keluarkan 6 Saham Indonesia dari Indeks Global&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/16/278/3218434/4-fakta-msci-keluarkan-6-saham-indonesia-dari-indeks-global-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/05/16/278/3218434/4-fakta-msci-keluarkan-6-saham-indonesia-dari-indeks-global-nbsp</guid><pubDate>Sabtu 16 Mei 2026 07:15 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/14/278/3218434/bei-TzRk_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BEI (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/14/278/3218434/bei-TzRk_large.jpg</image><title>BEI (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Morgan Stanley Capital International (MSCI) telah mengumumkan deretan&amp;nbsp;saham-saham Indonesia yang ditendang dari tinjauan indeks Mei 2026 sebagai konstituen indeks.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berikut fakta-fakta MSCI keluarkan 6 saham Indonesia dari Indeks global yang dirangkum Okezone, Sabtu (16/5/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Daftar 6 Emiten&#13;
&#13;
Kebijakan ini akan diimplementasikan pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026 dan efektif berlaku mulai 1 Juni 2026.&#13;
&#13;
Hal ini menyusul penyesuaian aturan terkait high shareholding concentration (HSC) hingga free float.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain mencoret enam saham dari MSCI Global Standard Index, 13 saham Indonesia juga terdepak dari MSCI Small Cap Index.&#13;
&#13;
6 Saham Dicoret&#13;
&#13;
- PT Amman Mineral Internasional (AMMN)&#13;
- PT Barito Renewables Energy (BREN)&#13;
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)&#13;
- PT Dian Swastatika Sentosa (DSSA)&amp;nbsp;&#13;
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)&#13;
- PT Sumber Alfaria Trijaya (AMRT)&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Ada 13 Saham terdepak dari Global Small Cap&#13;
&#13;
Pada pengumuman tersebut, MSCI juga memasukan satu emiten dalam global small indeks yakni PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun, masuknya saham AMRT dalam indeks tersebut merupakan penurunan (downgrade) dari MSCI Global Standard Index.&#13;
&#13;
13 Saham Terdepak dari Global Small Cap&#13;
&#13;
1. PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM)&#13;
2. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)&#13;
3. PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK)&#13;
4. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)&#13;
5. PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG)&#13;
6. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)&#13;
7. PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI)&#13;
8. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)&#13;
9. PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN)&#13;
10. PT Pabrik Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)&#13;
11. PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC)&#13;
12. PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)&#13;
13. PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG)&#13;
&#13;
3. Respons OJK&#13;
&#13;
Morgan Stanley Capital International (MSCI) mempertahankan Indonesia di kelompok emerging market. Hal ini dikonfirmasi Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi.&#13;
&#13;
MSCI di Mei 2026 tidak menurunkan klasifikasi pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontier market. Namun, mendepak 6 saham dari MSCI Global Standard Index.&#13;
&#13;
Hasan mengatakan, hal tersebut menjadi indikasi bahwa pasar modal Indonesia saat ini masih dalam penilaian MSCI sebagai pasar yang kredibel dan prospekif. Meski beberapa saham harus dikeluarkan dalam konstituen indeks MSCI.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami juga dapat mengutip bahwa pasar kita tetap dinilai baik, kredibel dan prospektif, terbukti tidak ada penurunan klasifikasi pasar misalnya yang kemudian kita hadapi. Jadi kita masih confirm ada di kelompok emerging market seperti sebelumnya,&amp;quot; ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia.&#13;
&#13;
4. Penyesuaian Klasifikasi Pasar&#13;
&#13;
Hasan mengatakan penyesuaian klasifikasi pasar tersebut merupakan siklus kegiatan rutin yang dilakukan oleh penyedia indeks provider global seperti MSCI.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun, OJK bersama Bursa Efek Indonesia, dan SRO terus berkomitmen untuk mengambil langkah-langkah untuk tetap mempertahankan status pasar modal Indonesia.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Morgan Stanley Capital International (MSCI) telah mengumumkan deretan&amp;nbsp;saham-saham Indonesia yang ditendang dari tinjauan indeks Mei 2026 sebagai konstituen indeks.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berikut fakta-fakta MSCI keluarkan 6 saham Indonesia dari Indeks global yang dirangkum Okezone, Sabtu (16/5/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Daftar 6 Emiten&#13;
&#13;
Kebijakan ini akan diimplementasikan pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026 dan efektif berlaku mulai 1 Juni 2026.&#13;
&#13;
Hal ini menyusul penyesuaian aturan terkait high shareholding concentration (HSC) hingga free float.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain mencoret enam saham dari MSCI Global Standard Index, 13 saham Indonesia juga terdepak dari MSCI Small Cap Index.&#13;
&#13;
6 Saham Dicoret&#13;
&#13;
- PT Amman Mineral Internasional (AMMN)&#13;
- PT Barito Renewables Energy (BREN)&#13;
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)&#13;
- PT Dian Swastatika Sentosa (DSSA)&amp;nbsp;&#13;
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)&#13;
- PT Sumber Alfaria Trijaya (AMRT)&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Ada 13 Saham terdepak dari Global Small Cap&#13;
&#13;
Pada pengumuman tersebut, MSCI juga memasukan satu emiten dalam global small indeks yakni PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun, masuknya saham AMRT dalam indeks tersebut merupakan penurunan (downgrade) dari MSCI Global Standard Index.&#13;
&#13;
13 Saham Terdepak dari Global Small Cap&#13;
&#13;
1. PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM)&#13;
2. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)&#13;
3. PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK)&#13;
4. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)&#13;
5. PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG)&#13;
6. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)&#13;
7. PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI)&#13;
8. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)&#13;
9. PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN)&#13;
10. PT Pabrik Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)&#13;
11. PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC)&#13;
12. PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)&#13;
13. PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG)&#13;
&#13;
3. Respons OJK&#13;
&#13;
Morgan Stanley Capital International (MSCI) mempertahankan Indonesia di kelompok emerging market. Hal ini dikonfirmasi Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi.&#13;
&#13;
MSCI di Mei 2026 tidak menurunkan klasifikasi pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontier market. Namun, mendepak 6 saham dari MSCI Global Standard Index.&#13;
&#13;
Hasan mengatakan, hal tersebut menjadi indikasi bahwa pasar modal Indonesia saat ini masih dalam penilaian MSCI sebagai pasar yang kredibel dan prospekif. Meski beberapa saham harus dikeluarkan dalam konstituen indeks MSCI.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami juga dapat mengutip bahwa pasar kita tetap dinilai baik, kredibel dan prospektif, terbukti tidak ada penurunan klasifikasi pasar misalnya yang kemudian kita hadapi. Jadi kita masih confirm ada di kelompok emerging market seperti sebelumnya,&amp;quot; ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia.&#13;
&#13;
4. Penyesuaian Klasifikasi Pasar&#13;
&#13;
Hasan mengatakan penyesuaian klasifikasi pasar tersebut merupakan siklus kegiatan rutin yang dilakukan oleh penyedia indeks provider global seperti MSCI.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun, OJK bersama Bursa Efek Indonesia, dan SRO terus berkomitmen untuk mengambil langkah-langkah untuk tetap mempertahankan status pasar modal Indonesia.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
