<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Beli Jet Tempur KF21 hingga Sukhoi, Purbaya: Saya Bagian Bayar Saja</title><description>Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa ikut merespon rencana pengadaan jet tempur KF-21 Boramae dari Korea Selatan hingga Sukhoi SU-35 dari Rusia. Menurutnya, anggaran pengadaan untuk program jet tempur KF-21 sebenarnya telah disiapkan sejak lama dan tinggal memasuki tahap implementasi.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/18/320/3219099/ri-beli-jet-tempur-kf21-hingga-sukhoi-purbaya-saya-bagian-bayar-saja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/05/18/320/3219099/ri-beli-jet-tempur-kf21-hingga-sukhoi-purbaya-saya-bagian-bayar-saja"/><item><title>RI Beli Jet Tempur KF21 hingga Sukhoi, Purbaya: Saya Bagian Bayar Saja</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/18/320/3219099/ri-beli-jet-tempur-kf21-hingga-sukhoi-purbaya-saya-bagian-bayar-saja</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/05/18/320/3219099/ri-beli-jet-tempur-kf21-hingga-sukhoi-purbaya-saya-bagian-bayar-saja</guid><pubDate>Senin 18 Mei 2026 12:55 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/18/320/3219099/menkeu_purbaya-P5n7_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/18/320/3219099/menkeu_purbaya-P5n7_large.jpg</image><title>Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa ikut merespon rencana pengadaan jet tempur KF-21 Boramae dari Korea Selatan hingga Sukhoi SU-35 dari Rusia. Menurutnya, anggaran pengadaan untuk program jet tempur KF-21 sebenarnya telah disiapkan sejak lama dan tinggal memasuki tahap implementasi.&#13;
&#13;
Purbaya mengatakan hingga saat ini belum ada pengajuan terbaru terkait program tersebut kepada dirinya. Namun, ia memastikan anggaran yang telah disiapkan sebelumnya tidak mengalami kendala.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang itu belum ke saya, jadi saya belum tahu yang KF-21 ya. Harusnya sih bisa jalan, tapi mereka belum minta ke saya jadi saya belum tahu,&amp;rdquo; ujar Purbaya di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/5/2026).&#13;
&#13;
Ia menambahkan bahwa pengadaan tersebut telah masuk dalam perencanaan anggaran pemerintah sejak lama sehingga pelaksanaannya hanya tinggal menunggu implementasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tapi yang ini kan dianggarkan cukup lama, jadi enggak ada masalah. Ini udah anggaran lama nih, jadi tinggal implementasi aja. Mungkin delivery-nya kebetulan sekarang hari ini sebagian,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Saat ditanya terkait total nilai anggaran pengadaan jet tempur tersebut, Purbaya enggan mengungkapkan secara detail dengan alasan kerahasiaan sektor pertahanan. &amp;ldquo;Oh anggaran ya?Oh nanti rahasia itu,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ketika awak media menyinggung kabar nilai pengadaan mencapai USD 8,1 miliar, Purbaya tidak memberikan konfirmasi. &amp;ldquo;Saya enggak bisa konfirmasi itu. Kalau pertahanan kan rahasia kan. Nanti akan ada banyak, mungkin lebih, lebih,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Terkait isu pengadaan pesawat tempur Sukhoi Su-35, Purbaya meminta agar pertanyaan tersebut diarahkan kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin karena dirinya hanya menangani sisi pembayaran anggaran. &amp;ldquo;Anda mestinya tanya Menhan lah, saya enggak ngerti kalau itu. Saya cuma bagian bayar aja ya,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa ikut merespon rencana pengadaan jet tempur KF-21 Boramae dari Korea Selatan hingga Sukhoi SU-35 dari Rusia. Menurutnya, anggaran pengadaan untuk program jet tempur KF-21 sebenarnya telah disiapkan sejak lama dan tinggal memasuki tahap implementasi.&#13;
&#13;
Purbaya mengatakan hingga saat ini belum ada pengajuan terbaru terkait program tersebut kepada dirinya. Namun, ia memastikan anggaran yang telah disiapkan sebelumnya tidak mengalami kendala.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang itu belum ke saya, jadi saya belum tahu yang KF-21 ya. Harusnya sih bisa jalan, tapi mereka belum minta ke saya jadi saya belum tahu,&amp;rdquo; ujar Purbaya di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/5/2026).&#13;
&#13;
Ia menambahkan bahwa pengadaan tersebut telah masuk dalam perencanaan anggaran pemerintah sejak lama sehingga pelaksanaannya hanya tinggal menunggu implementasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tapi yang ini kan dianggarkan cukup lama, jadi enggak ada masalah. Ini udah anggaran lama nih, jadi tinggal implementasi aja. Mungkin delivery-nya kebetulan sekarang hari ini sebagian,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Saat ditanya terkait total nilai anggaran pengadaan jet tempur tersebut, Purbaya enggan mengungkapkan secara detail dengan alasan kerahasiaan sektor pertahanan. &amp;ldquo;Oh anggaran ya?Oh nanti rahasia itu,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ketika awak media menyinggung kabar nilai pengadaan mencapai USD 8,1 miliar, Purbaya tidak memberikan konfirmasi. &amp;ldquo;Saya enggak bisa konfirmasi itu. Kalau pertahanan kan rahasia kan. Nanti akan ada banyak, mungkin lebih, lebih,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Terkait isu pengadaan pesawat tempur Sukhoi Su-35, Purbaya meminta agar pertanyaan tersebut diarahkan kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin karena dirinya hanya menangani sisi pembayaran anggaran. &amp;ldquo;Anda mestinya tanya Menhan lah, saya enggak ngerti kalau itu. Saya cuma bagian bayar aja ya,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
