<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Bidik Proyek PLTS Raksasa di Bangladesh</title><description>Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PLN Indonesia Power dan Bay Group, konglomerasi asal Bangladesh.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/18/320/3219141/ri-bidik-proyek-plts-raksasa-di-bangladesh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/05/18/320/3219141/ri-bidik-proyek-plts-raksasa-di-bangladesh"/><item><title>RI Bidik Proyek PLTS Raksasa di Bangladesh</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/18/320/3219141/ri-bidik-proyek-plts-raksasa-di-bangladesh</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/05/18/320/3219141/ri-bidik-proyek-plts-raksasa-di-bangladesh</guid><pubDate>Senin 18 Mei 2026 15:40 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/18/320/3219141/plts-GVW0_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Indonesia menjajaki pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas hingga 495 MW di Bangladesh. (Foto: Okezone.com/PLN IP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/18/320/3219141/plts-GVW0_large.jpg</image><title> Indonesia menjajaki pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas hingga 495 MW di Bangladesh. (Foto: Okezone.com/PLN IP)</title></images><description>JAKARTA - Indonesia menjajaki pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas hingga 495 MW di Bangladesh melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PLN Indonesia Power dan Bay Group, konglomerasi asal Bangladesh.&#13;
&#13;
Kerja sama tersebut dilakukan untuk mengikuti proyek energi surya yang dibuka Bangladesh Power Development Board (BPDB) di 10 lokasi strategis di berbagai wilayah Bangladesh.&#13;
&#13;
Inisiatif ini sejalan dengan rencana pengembangan proyek PLTS yang tengah dibuka Bangladesh Power Development Board (BPDB), mencakup 10 lokasi strategis di berbagai wilayah Bangladesh. Melalui kolaborasi ini, Indonesia berpeluang berpartisipasi dalam proses tender sekaligus memperluas portofolio bisnis di sektor energi bersih.&#13;
&#13;
Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta menjelaskan, kerja sama ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat peran di pasar global, khususnya dalam pengembangan energi baru terbarukan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini merupakan langkah pertama bagi kami di Bangladesh. Besar harapan kami proyek ini akan berjalan dengan baik. Kami menegaskan kerja sama ini sebagai langkah strategis perusahaan untuk memperkuat posisi di pasar global,&amp;quot; ujar Bernadus, Senin (18/5/2026).&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Bernadus menambahkan bahwa partisipasi dalam proyek PLTS di Bangladesh juga mencerminkan komitmen PLN Indonesia Power dalam mendukung agenda transisi energi global, sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai pemain kunci dalam industri pembangkitan berbasis energi terbarukan.&#13;
&#13;
Senada dengan Bernadus, Ziaur Rahman selaku Managing Director Bay Group sekaligus Chairman CUSP menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah awal kolaborasi strategis dalam pengembangan energi terbarukan di Bangladesh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami melihat PLN Indonesia Power sebagai mitra yang memiliki pengalaman dan kapabilitas kuat di sektor pembangkitan. Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung pengembangan energi surya di Bangladesh secara berkelanjutan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, Bay Group menunjuk anak usahanya, yakni Copenhagen Urban Solar Parks BD LTD (CUSP), perusahaan afiliasi Denmark-Bangladesh yang fokus pada pengembangan energi surya. Nota kesepahaman ditandatangani Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta, Managing Director Bay Group Ziaur Rahman, dan Chairman CUSP, serta disaksikan oleh Direktur Sumber Daya dan Industrialisasi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Dr. Awidya Santikajaya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia menjajaki pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas hingga 495 MW di Bangladesh melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PLN Indonesia Power dan Bay Group, konglomerasi asal Bangladesh.&#13;
&#13;
Kerja sama tersebut dilakukan untuk mengikuti proyek energi surya yang dibuka Bangladesh Power Development Board (BPDB) di 10 lokasi strategis di berbagai wilayah Bangladesh.&#13;
&#13;
Inisiatif ini sejalan dengan rencana pengembangan proyek PLTS yang tengah dibuka Bangladesh Power Development Board (BPDB), mencakup 10 lokasi strategis di berbagai wilayah Bangladesh. Melalui kolaborasi ini, Indonesia berpeluang berpartisipasi dalam proses tender sekaligus memperluas portofolio bisnis di sektor energi bersih.&#13;
&#13;
Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta menjelaskan, kerja sama ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat peran di pasar global, khususnya dalam pengembangan energi baru terbarukan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini merupakan langkah pertama bagi kami di Bangladesh. Besar harapan kami proyek ini akan berjalan dengan baik. Kami menegaskan kerja sama ini sebagai langkah strategis perusahaan untuk memperkuat posisi di pasar global,&amp;quot; ujar Bernadus, Senin (18/5/2026).&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Bernadus menambahkan bahwa partisipasi dalam proyek PLTS di Bangladesh juga mencerminkan komitmen PLN Indonesia Power dalam mendukung agenda transisi energi global, sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai pemain kunci dalam industri pembangkitan berbasis energi terbarukan.&#13;
&#13;
Senada dengan Bernadus, Ziaur Rahman selaku Managing Director Bay Group sekaligus Chairman CUSP menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah awal kolaborasi strategis dalam pengembangan energi terbarukan di Bangladesh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami melihat PLN Indonesia Power sebagai mitra yang memiliki pengalaman dan kapabilitas kuat di sektor pembangkitan. Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung pengembangan energi surya di Bangladesh secara berkelanjutan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, Bay Group menunjuk anak usahanya, yakni Copenhagen Urban Solar Parks BD LTD (CUSP), perusahaan afiliasi Denmark-Bangladesh yang fokus pada pengembangan energi surya. Nota kesepahaman ditandatangani Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta, Managing Director Bay Group Ziaur Rahman, dan Chairman CUSP, serta disaksikan oleh Direktur Sumber Daya dan Industrialisasi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Dr. Awidya Santikajaya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
