<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Distribusi BBM, MT Pertamina Halmahera Angkut hingga 160 Ribu Kiloliter Sekali Jalan</title><description>Kapal tanker berkapasitas besar menjadi salah satu tulang punggung pengiriman BBM ke berbagai daerah.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/18/320/3219240/distribusi-bbm-mt-pertamina-halmahera-angkut-hingga-160-ribu-kiloliter-sekali-jalan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/05/18/320/3219240/distribusi-bbm-mt-pertamina-halmahera-angkut-hingga-160-ribu-kiloliter-sekali-jalan"/><item><title>Distribusi BBM, MT Pertamina Halmahera Angkut hingga 160 Ribu Kiloliter Sekali Jalan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/18/320/3219240/distribusi-bbm-mt-pertamina-halmahera-angkut-hingga-160-ribu-kiloliter-sekali-jalan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/05/18/320/3219240/distribusi-bbm-mt-pertamina-halmahera-angkut-hingga-160-ribu-kiloliter-sekali-jalan</guid><pubDate>Senin 18 Mei 2026 20:42 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/18/320/3219240/mt-ZKkc_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke berbagai wilayah Indonesia sangat bergantung pada transportasi laut . (Foto: Okezone.com/Pertamina)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/18/320/3219240/mt-ZKkc_large.jpg</image><title>Distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke berbagai wilayah Indonesia sangat bergantung pada transportasi laut . (Foto: Okezone.com/Pertamina)</title></images><description>JAKARTA - Distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke berbagai wilayah Indonesia sangat bergantung pada transportasi laut karena karakter geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Kapal tanker berkapasitas besar menjadi salah satu tulang punggung pengiriman BBM ke berbagai daerah.&#13;
&#13;
Salah satu armada yang beroperasi dalam sistem tersebut adalah MT Pertamina Halmahera. Kapal tanker milik Pertamina Patra Niaga ini merupakan kapal kelas Suezmax dengan kapasitas deadweight tonnage (DWT) sekitar &amp;plusmn;100.000&amp;ndash;160.000 ton dan panjang kapal (length overall/LOA) mencapai &amp;plusmn;240 meter.&#13;
&#13;
Kapal ini dirancang untuk mengangkut berbagai jenis BBM dalam satu pelayaran melalui sistem segregated cargo tank serta dilengkapi teknologi keselamatan seperti inert gas system dan cargo monitoring system untuk memastikan operasional berjalan aman.&#13;
&#13;
Dengan ukuran tersebut, kapal ini memiliki dimensi setara lebih dari dua lapangan sepak bola atau sekitar 60&amp;ndash;70 mobil yang disusun berjejer.&#13;
&#13;
Dalam satu kali pelayaran, kapal ini mampu mengangkut hingga &amp;plusmn;100.000&amp;ndash;160.000 kiloliter BBM yang kemudian didistribusikan ke berbagai terminal energi di wilayah Sumatera, Jawa, hingga Indonesia Timur. Kapasitas tersebut menjadikannya bagian dari sistem logistik energi nasional.&#13;
&#13;
Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki ketergantungan tinggi pada transportasi laut untuk distribusi energi, terutama melalui kapal tanker berkapasitas besar yang menghubungkan terminal energi dengan wilayah tujuan distribusi.&#13;
&#13;
Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto, menyampaikan bahwa kapal tanker berkapasitas besar memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;MT Pertamina Halmahera memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran distribusi BBM di Indonesia. Dengan kapasitas angkut yang besar, kapal ini menjadi bagian dari sistem logistik energi yang memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di berbagai wilayah,&amp;rdquo; ujar Arif, Senin (18/5/2026).&#13;
&#13;
Ia menambahkan, perusahaan terus memperkuat keandalan armada laut sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berkomitmen memastikan distribusi energi berjalan aman, tepat waktu, dan menjangkau seluruh wilayah Indonesia,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Pengoperasian MT Pertamina Halmahera menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran rantai distribusi energi nasional dari wilayah barat hingga timur Indonesia.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke berbagai wilayah Indonesia sangat bergantung pada transportasi laut karena karakter geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Kapal tanker berkapasitas besar menjadi salah satu tulang punggung pengiriman BBM ke berbagai daerah.&#13;
&#13;
Salah satu armada yang beroperasi dalam sistem tersebut adalah MT Pertamina Halmahera. Kapal tanker milik Pertamina Patra Niaga ini merupakan kapal kelas Suezmax dengan kapasitas deadweight tonnage (DWT) sekitar &amp;plusmn;100.000&amp;ndash;160.000 ton dan panjang kapal (length overall/LOA) mencapai &amp;plusmn;240 meter.&#13;
&#13;
Kapal ini dirancang untuk mengangkut berbagai jenis BBM dalam satu pelayaran melalui sistem segregated cargo tank serta dilengkapi teknologi keselamatan seperti inert gas system dan cargo monitoring system untuk memastikan operasional berjalan aman.&#13;
&#13;
Dengan ukuran tersebut, kapal ini memiliki dimensi setara lebih dari dua lapangan sepak bola atau sekitar 60&amp;ndash;70 mobil yang disusun berjejer.&#13;
&#13;
Dalam satu kali pelayaran, kapal ini mampu mengangkut hingga &amp;plusmn;100.000&amp;ndash;160.000 kiloliter BBM yang kemudian didistribusikan ke berbagai terminal energi di wilayah Sumatera, Jawa, hingga Indonesia Timur. Kapasitas tersebut menjadikannya bagian dari sistem logistik energi nasional.&#13;
&#13;
Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki ketergantungan tinggi pada transportasi laut untuk distribusi energi, terutama melalui kapal tanker berkapasitas besar yang menghubungkan terminal energi dengan wilayah tujuan distribusi.&#13;
&#13;
Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto, menyampaikan bahwa kapal tanker berkapasitas besar memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;MT Pertamina Halmahera memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran distribusi BBM di Indonesia. Dengan kapasitas angkut yang besar, kapal ini menjadi bagian dari sistem logistik energi yang memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di berbagai wilayah,&amp;rdquo; ujar Arif, Senin (18/5/2026).&#13;
&#13;
Ia menambahkan, perusahaan terus memperkuat keandalan armada laut sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berkomitmen memastikan distribusi energi berjalan aman, tepat waktu, dan menjangkau seluruh wilayah Indonesia,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Pengoperasian MT Pertamina Halmahera menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran rantai distribusi energi nasional dari wilayah barat hingga timur Indonesia.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
