<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Prabowo Ingin Sampaikan Langsung Kebijakan Ekonomi</title><description>Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan alasan ingin menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 di Rapat Paripurna DPR RI, Jakarta, pada Rabu (20/5/2026).&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/20/320/3219547/alasan-prabowo-ingin-sampaikan-langsung-kebijakan-ekonomi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/05/20/320/3219547/alasan-prabowo-ingin-sampaikan-langsung-kebijakan-ekonomi"/><item><title>Alasan Prabowo Ingin Sampaikan Langsung Kebijakan Ekonomi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/20/320/3219547/alasan-prabowo-ingin-sampaikan-langsung-kebijakan-ekonomi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/05/20/320/3219547/alasan-prabowo-ingin-sampaikan-langsung-kebijakan-ekonomi</guid><pubDate>Rabu 20 Mei 2026 10:47 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/20/320/3219547/presiden_prabowo-rwYX_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/20/320/3219547/presiden_prabowo-rwYX_large.png</image><title>Presiden Prabowo (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan&amp;nbsp;alasan ingin menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 di Rapat Paripurna DPR RI, Jakarta, pada Rabu (20/5/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya sengaja minta waktu untuk berdiri di hadapan saudara-saudara sekalian untuk menyampaikan langsung sendiri arah kebijakan ekonomi dan fiskal negara kita sebagai pembicaraan pendahuluan dalam penyusunan rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara APBN tahun 2027,&amp;rdquo; kata Prabowo mengawali pidatonya.&#13;
&#13;
Prabowo mengatakan bahwa saat ini sebagai bangsa, Indonesia turut menghadapi tantangan geopolitik dan geoekonomi yang penuh dengan konflik ketegangan dan ketidakpastian global.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Peperangan terjadi di banyak tempat bahkan di Eropa, di Timur Tengah, di kawasan yang walaupun jauh dari kita tetapi ternyata memiliki dampak dan pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan kita,&amp;rdquo; kata Prabowo.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Oleh karena itu, karena kondisi yang kita hadapi seperti ini saya berpendapat bahwa presiden Republik Indonesia harus hadir langsung menyampaikan pokok-pokok pikiran perekonomian dan pengelolaan negara,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan&amp;nbsp;alasan ingin menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 di Rapat Paripurna DPR RI, Jakarta, pada Rabu (20/5/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya sengaja minta waktu untuk berdiri di hadapan saudara-saudara sekalian untuk menyampaikan langsung sendiri arah kebijakan ekonomi dan fiskal negara kita sebagai pembicaraan pendahuluan dalam penyusunan rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara APBN tahun 2027,&amp;rdquo; kata Prabowo mengawali pidatonya.&#13;
&#13;
Prabowo mengatakan bahwa saat ini sebagai bangsa, Indonesia turut menghadapi tantangan geopolitik dan geoekonomi yang penuh dengan konflik ketegangan dan ketidakpastian global.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Peperangan terjadi di banyak tempat bahkan di Eropa, di Timur Tengah, di kawasan yang walaupun jauh dari kita tetapi ternyata memiliki dampak dan pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan kita,&amp;rdquo; kata Prabowo.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Oleh karena itu, karena kondisi yang kita hadapi seperti ini saya berpendapat bahwa presiden Republik Indonesia harus hadir langsung menyampaikan pokok-pokok pikiran perekonomian dan pengelolaan negara,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
