<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kurangi Impor BBM, Prabowo Kaji Produksi Bensin dari Sawit dan Bidik 100 GW Tenaga Surya</title><description>Presiden Prabowo Subianto memaparkan peta jalan (roadmap) untuk merombak sektor energi nasional demi mengakhiri ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak (BBM). Kepala Negara menegaskan bahwa kedaulatan energi adalah harga mati untuk menyelamatkan devisa negara yang selama ini terkuras.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/20/320/3219590/kurangi-impor-bbm-prabowo-kaji-produksi-bensin-dari-sawit-dan-bidik-100-gw-tenaga-surya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/05/20/320/3219590/kurangi-impor-bbm-prabowo-kaji-produksi-bensin-dari-sawit-dan-bidik-100-gw-tenaga-surya"/><item><title>Kurangi Impor BBM, Prabowo Kaji Produksi Bensin dari Sawit dan Bidik 100 GW Tenaga Surya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/20/320/3219590/kurangi-impor-bbm-prabowo-kaji-produksi-bensin-dari-sawit-dan-bidik-100-gw-tenaga-surya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/05/20/320/3219590/kurangi-impor-bbm-prabowo-kaji-produksi-bensin-dari-sawit-dan-bidik-100-gw-tenaga-surya</guid><pubDate>Rabu 20 Mei 2026 13:01 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/20/320/3219590/presiden_prabowo-KMTW_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/20/320/3219590/presiden_prabowo-KMTW_large.png</image><title>Presiden Prabowo (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memaparkan peta jalan (roadmap) untuk merombak sektor energi nasional demi mengakhiri ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak (BBM). Kepala Negara menegaskan bahwa kedaulatan energi adalah harga mati untuk menyelamatkan devisa negara yang selama ini terkuras.&#13;
&#13;
Salah satu strategi utama yang kini tengah digodok serius oleh pemerintah adalah memaksimalkan potensi komoditas hijau domestik, khususnya kelapa sawit, tidak hanya untuk bahan baku biodiesel (solar), melainkan juga dikembangkan hingga menjadi komoditas bensin (gasoline).&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk mengatasi krisis energi, kita sedang mempercepat produksi solar dari minyak kelapa sawit. Kita juga sedang mengkaji produksi bensin dari minyak kelapa sawit,&amp;quot; ujar Prabowo dalam pidato penyampaian KEM-PPKF 2027 di Sidang Paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026).&#13;
&#13;
Selain mengandalkan sektor perkebunan kelapa sawit, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah akan mengoptimalkan hilirisasi komoditas tambang untuk menciptakan diversifikasi sumber energi baru. Batu bara yang melimpah di dalam negeri bakal dikonversi melalui teknologi gasifikasi guna memproduksi bahan bakar cair dan gas.&#13;
&#13;
Tak berhenti di level industri berat, Presiden juga menyiapkan solusi energi kerakyatan yang menyasar langsung pada kebutuhan rumah tangga di akar rumput. Pemerintah berencana memanfaatkan sisa-sisa hasil pertanian sebagai bahan bakar murah untuk memasak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita juga akan produksi solar dan gas dari batu bara. Kita juga bisa produksi energi untuk masak dengan sangat murah, dengan limbah-limbah dan batang-batang jagung,&amp;quot; kata Prabowo.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sektor ketenagalistrikan, Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo bersiap melakukan lompatan besar dalam pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT).&#13;
&#13;
Pemerintah secara berani mencanangkan target pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dalam skala masif dalam kurun waktu tiga tahun ke depan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Produksi listrik dari tenaga surya akan kita percepat, kita sudah canangkan akan membangun 100 gigawatt dari tenaga surya dari dalam 3 tahun ini,&amp;quot; tegas Presiden.&#13;
&#13;
Sisi hulu penyediaan listrik hijau ini nantinya akan disinkronisasikan langsung dengan kebijakan di sisi hilir melalui percepatan ekosistem kendaraan bermotor berbasis baterai secara nasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita padukan ini dengan konversi motor dan mobil, dari motor dan mobil BBM ke motor listrik, insyaAllah kita akan hilangkan ketergantungan kita kepada import BBM dan kita akan menghemat devisa kita yang sangat berharga,&amp;quot; pungkas Prabowo.&#13;
&#13;
Bauran kebijakan integratif antara energi hijau berbasis kelapa sawit, gasifikasi batubara, pemanfaatan limbah pangan, pembangunan mega proyek PLTS 100 GW, hingga transisi kendaraan listrik ini diyakini akan menjadi fondasi utama APBN 2027 dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional yang berdaulat, mandiri, dan bebas dari guncangan geopolitik energi global.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memaparkan peta jalan (roadmap) untuk merombak sektor energi nasional demi mengakhiri ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak (BBM). Kepala Negara menegaskan bahwa kedaulatan energi adalah harga mati untuk menyelamatkan devisa negara yang selama ini terkuras.&#13;
&#13;
Salah satu strategi utama yang kini tengah digodok serius oleh pemerintah adalah memaksimalkan potensi komoditas hijau domestik, khususnya kelapa sawit, tidak hanya untuk bahan baku biodiesel (solar), melainkan juga dikembangkan hingga menjadi komoditas bensin (gasoline).&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk mengatasi krisis energi, kita sedang mempercepat produksi solar dari minyak kelapa sawit. Kita juga sedang mengkaji produksi bensin dari minyak kelapa sawit,&amp;quot; ujar Prabowo dalam pidato penyampaian KEM-PPKF 2027 di Sidang Paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026).&#13;
&#13;
Selain mengandalkan sektor perkebunan kelapa sawit, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah akan mengoptimalkan hilirisasi komoditas tambang untuk menciptakan diversifikasi sumber energi baru. Batu bara yang melimpah di dalam negeri bakal dikonversi melalui teknologi gasifikasi guna memproduksi bahan bakar cair dan gas.&#13;
&#13;
Tak berhenti di level industri berat, Presiden juga menyiapkan solusi energi kerakyatan yang menyasar langsung pada kebutuhan rumah tangga di akar rumput. Pemerintah berencana memanfaatkan sisa-sisa hasil pertanian sebagai bahan bakar murah untuk memasak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita juga akan produksi solar dan gas dari batu bara. Kita juga bisa produksi energi untuk masak dengan sangat murah, dengan limbah-limbah dan batang-batang jagung,&amp;quot; kata Prabowo.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sektor ketenagalistrikan, Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo bersiap melakukan lompatan besar dalam pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT).&#13;
&#13;
Pemerintah secara berani mencanangkan target pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dalam skala masif dalam kurun waktu tiga tahun ke depan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Produksi listrik dari tenaga surya akan kita percepat, kita sudah canangkan akan membangun 100 gigawatt dari tenaga surya dari dalam 3 tahun ini,&amp;quot; tegas Presiden.&#13;
&#13;
Sisi hulu penyediaan listrik hijau ini nantinya akan disinkronisasikan langsung dengan kebijakan di sisi hilir melalui percepatan ekosistem kendaraan bermotor berbasis baterai secara nasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita padukan ini dengan konversi motor dan mobil, dari motor dan mobil BBM ke motor listrik, insyaAllah kita akan hilangkan ketergantungan kita kepada import BBM dan kita akan menghemat devisa kita yang sangat berharga,&amp;quot; pungkas Prabowo.&#13;
&#13;
Bauran kebijakan integratif antara energi hijau berbasis kelapa sawit, gasifikasi batubara, pemanfaatan limbah pangan, pembangunan mega proyek PLTS 100 GW, hingga transisi kendaraan listrik ini diyakini akan menjadi fondasi utama APBN 2027 dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional yang berdaulat, mandiri, dan bebas dari guncangan geopolitik energi global.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
