<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Sepekan Anjlok 8,35% ke 6.162, Investor Asing Jual Saham Rp309,5 Miliar</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 8,35?lam perdagangan sepekan selama periode 18-22 Mei 2026. IHSG sempat menyentuh level 5.900&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/23/278/3220201/ihsg-sepekan-anjlok-8-35-ke-6-162-investor-asing-jual-saham-rp309-5-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/05/23/278/3220201/ihsg-sepekan-anjlok-8-35-ke-6-162-investor-asing-jual-saham-rp309-5-miliar"/><item><title>IHSG Sepekan Anjlok 8,35% ke 6.162, Investor Asing Jual Saham Rp309,5 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/23/278/3220201/ihsg-sepekan-anjlok-8-35-ke-6-162-investor-asing-jual-saham-rp309-5-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/05/23/278/3220201/ihsg-sepekan-anjlok-8-35-ke-6-162-investor-asing-jual-saham-rp309-5-miliar</guid><pubDate>Sabtu 23 Mei 2026 08:14 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/23/278/3220201/saham-wy6R_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG Sepekan Anjlok 8,35% ke 6.162, Investor Asing Jual Saham Rp309,5 Miliar (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/23/278/3220201/saham-wy6R_large.jpg</image><title>IHSG Sepekan Anjlok 8,35% ke 6.162, Investor Asing Jual Saham Rp309,5 Miliar (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 8,35% dalam perdagangan sepekan selama periode 18-22 Mei 2026. Bahkan, IHSG sempat menyentuh level 5.900 walaupun balik arah ke level 6.000.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pergerakan IHSG selama sepekan terkoreksi sebesar 8,35% dan ditutup pada level 6.162,045 dari posisi 6.723,320 pada pekan sebelumnya,&amp;quot; tulis keterangan BEI, Jakarta, Sabtu (23/5/2026).&#13;
&#13;
Selain itu, kapitalisasi pasar BEI turum sebesar 10,07% menjadi Rp10.635 triliun dari Rp11.825 triliun pada pekan sebelumnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sedangkan, rata-rata nilai transaksi harian pekan ini meningkat 15,68% menjadi Rp21,77 triliun dari Rp18,82 triliun pada pekan sebelumnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kenaikan juga tercermin pada rata-rata volume transaksi harian BEI yang naik sebesar 2,53% menjadi 36,67 miliar lembar saham dari 35,76 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun, rata-rata frekuensi transaksi harian turun 6,5% menjadi 2,37 juta kali transaksi dari 2,53 juta kali transaksi pada pekan lalu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun investor asing hari ini mencatatkan nilai jual bersih Rp309,52 miliar dan sepanjang tahun 2026 ini, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp41,63 triliun.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, selama sepekan periode 18-22 Mei 2026, terdapat pencatatan 2 Obligasi dan 1 Sukuk di BEI.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pada Senin (18/5), Obligasi Berkelanjutan I TBS Energi Utama Tahap III Tahun 2026 oleh PT TBS Energi Utama Tbk mulai dicatatkan di BEI. Obligasi dicatatkan dengan &amp;nbsp;nominal sebesar Rp175 miliar dengan hasil pemeringkatan idA (Single A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kemudian pada hari Jumat (22/5), BEI mencatatkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Samudera Indonesia Tahap III Tahun 2026 yang diterbitkan oleh PT Samudera Indonesia Tbk serta Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap III Tahun 2026 yang diterbitkan oleh PT Energi Mega Persada Tbk. Sukuk dicatatkan dengan jumlah pokok sebesar Rp700 miliar dan memperoleh hasil pemeringkatan idA+(sy) (Single A Plus Syariah) dari PEFINDO.&#13;
&#13;
Sementara itu, obligasi dicatatkan dengan jumlah pokok sebesar Rp500 miliar dan memperoleh hasil pemeringkatan idA+ (Single A Plus) dari PEFINDO, dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam penerbitan Obligasi.&#13;
&#13;
Total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2026 adalah 62 emisi dari 41 emiten senilai Rp67,84 triliun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 697 emisi dengan outstanding sebesar Rp569,01 triliun dan USD148,82 juta, diterbitkan oleh 135 emiten.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 188 seri dengan nilai nominal Rp6.803,28 triliun dan USD352,10 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 7 emisi senilai Rp3,57 triliun.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 8,35% dalam perdagangan sepekan selama periode 18-22 Mei 2026. Bahkan, IHSG sempat menyentuh level 5.900 walaupun balik arah ke level 6.000.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pergerakan IHSG selama sepekan terkoreksi sebesar 8,35% dan ditutup pada level 6.162,045 dari posisi 6.723,320 pada pekan sebelumnya,&amp;quot; tulis keterangan BEI, Jakarta, Sabtu (23/5/2026).&#13;
&#13;
Selain itu, kapitalisasi pasar BEI turum sebesar 10,07% menjadi Rp10.635 triliun dari Rp11.825 triliun pada pekan sebelumnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sedangkan, rata-rata nilai transaksi harian pekan ini meningkat 15,68% menjadi Rp21,77 triliun dari Rp18,82 triliun pada pekan sebelumnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kenaikan juga tercermin pada rata-rata volume transaksi harian BEI yang naik sebesar 2,53% menjadi 36,67 miliar lembar saham dari 35,76 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun, rata-rata frekuensi transaksi harian turun 6,5% menjadi 2,37 juta kali transaksi dari 2,53 juta kali transaksi pada pekan lalu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun investor asing hari ini mencatatkan nilai jual bersih Rp309,52 miliar dan sepanjang tahun 2026 ini, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp41,63 triliun.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, selama sepekan periode 18-22 Mei 2026, terdapat pencatatan 2 Obligasi dan 1 Sukuk di BEI.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pada Senin (18/5), Obligasi Berkelanjutan I TBS Energi Utama Tahap III Tahun 2026 oleh PT TBS Energi Utama Tbk mulai dicatatkan di BEI. Obligasi dicatatkan dengan &amp;nbsp;nominal sebesar Rp175 miliar dengan hasil pemeringkatan idA (Single A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kemudian pada hari Jumat (22/5), BEI mencatatkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Samudera Indonesia Tahap III Tahun 2026 yang diterbitkan oleh PT Samudera Indonesia Tbk serta Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap III Tahun 2026 yang diterbitkan oleh PT Energi Mega Persada Tbk. Sukuk dicatatkan dengan jumlah pokok sebesar Rp700 miliar dan memperoleh hasil pemeringkatan idA+(sy) (Single A Plus Syariah) dari PEFINDO.&#13;
&#13;
Sementara itu, obligasi dicatatkan dengan jumlah pokok sebesar Rp500 miliar dan memperoleh hasil pemeringkatan idA+ (Single A Plus) dari PEFINDO, dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam penerbitan Obligasi.&#13;
&#13;
Total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2026 adalah 62 emisi dari 41 emiten senilai Rp67,84 triliun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 697 emisi dengan outstanding sebesar Rp569,01 triliun dan USD148,82 juta, diterbitkan oleh 135 emiten.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 188 seri dengan nilai nominal Rp6.803,28 triliun dan USD352,10 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 7 emisi senilai Rp3,57 triliun.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
