<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta IHSG Anjlok 8,35 Persen, Sentuh Level 5.000</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada periode perdagangan 18-22 Mei 2026. Bahkan, IHSG sempat menyentuh level terendahnya ke 5.966.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/24/278/3220283/4-fakta-ihsg-anjlok-8-35-persen-sentuh-level-5-000</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/05/24/278/3220283/4-fakta-ihsg-anjlok-8-35-persen-sentuh-level-5-000"/><item><title>4 Fakta IHSG Anjlok 8,35 Persen, Sentuh Level 5.000</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/24/278/3220283/4-fakta-ihsg-anjlok-8-35-persen-sentuh-level-5-000</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/05/24/278/3220283/4-fakta-ihsg-anjlok-8-35-persen-sentuh-level-5-000</guid><pubDate>Minggu 24 Mei 2026 06:06 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/23/278/3220283/ihsg-vdID_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">4 Fakta IHSG Anjlok 8,35 Persen, Sentuh Level 5.000 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/23/278/3220283/ihsg-vdID_large.jpg</image><title>4 Fakta IHSG Anjlok 8,35 Persen, Sentuh Level 5.000 (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada periode perdagangan 18-22 Mei 2026. Bahkan, IHSG sempat menyentuh level terendahnya ke 5.966 pada awal perdagangan Jumat 22 Mei 2026.&#13;
&#13;
Meski sempat turun ke level terendah, IHSG balik arah lagi ke level 6.000 pada penutupan perdagangan Jumat. Dalam data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG anjlok 8,35 persen dalam perdagangan sepekan.&#13;
&#13;
Berikut ini Okezone rangkum fakta-fakta IHSG anjlok, Jakarta, Minggu (24/5/2026).&#13;
&#13;
1. IHSG Anjlok 8,35 Persen&amp;nbsp;&#13;
&#13;
IHSG selama sepekan terkoreksi sebesar 8,35 persen dan ditutup pada level 6.162,045 dari posisi 6.723,320 pada pekan sebelumnya&#13;
&#13;
Selain itu, kapitalisasi pasar BEI turun 10,07 persen menjadi Rp10.635 triliun dari Rp11.825 triliun pada pekan sebelumnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Transaksi Harian&#13;
&#13;
Rata-rata nilai transaksi harian pekan ini meningkat 15,68 persen menjadi Rp21,77 triliun dari Rp18,82 triliun pada pekan sebelumnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kenaikan juga tercermin pada rata-rata volume transaksi harian BEI yang naik sebesar 2,53 persen menjadi 36,67 miliar lembar saham dari 35,76 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun, rata-rata frekuensi transaksi harian turun 6,5 persen menjadi 2,37 juta kali transaksi dari 2,53 juta kali transaksi pada pekan lalu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Nett Sell Asing&#13;
&#13;
Sementara itu, investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp309,52 miliar dan sepanjang tahun 2026 ini, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp41,63 triliun.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
4. Purbaya Yakin IHSG Menguat Lagi&#13;
&#13;
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis masa depan pasar modal domestik yang saat ini tengah mengalami koreksi. Purbaya meyakini IHSG sangat berpotensi untuk kembali mendaki dan menembus level psikologis 8.000.&#13;
&#13;
Hal tersebut disampaikan Purbaya untuk merespons kekhawatiran pelaku pasar modal setelah laju IHSG dilaporkan tertekan hingga keluar dari zona aman dan terjerembap ke kisaran level 5.900.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Purbaya, pergerakan instrumen saham pada akhirnya akan selalu kembali berkiblat pada kinerja keuangan riil emiten serta ketangguhan makroekonomi nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bisa. Karena gini, pada akhirnya pergerakan harga saham itu tergantung kepada fundamental perusahaannya sendiri kan. Itu akan dimulai oleh fundamental perekonomian. Kalau ekonominya bagus, profitability juga meningkat. Jadi harusnya sih, nggak mungkin kalau perusahaannya untung, sahamnya jatuh. Berarti undervalued, beli aja pasti untungnya,&amp;rdquo; ujar Purbaya di Istana Kepresidenan, Jumat (22/5/2026).&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada periode perdagangan 18-22 Mei 2026. Bahkan, IHSG sempat menyentuh level terendahnya ke 5.966 pada awal perdagangan Jumat 22 Mei 2026.&#13;
&#13;
Meski sempat turun ke level terendah, IHSG balik arah lagi ke level 6.000 pada penutupan perdagangan Jumat. Dalam data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG anjlok 8,35 persen dalam perdagangan sepekan.&#13;
&#13;
Berikut ini Okezone rangkum fakta-fakta IHSG anjlok, Jakarta, Minggu (24/5/2026).&#13;
&#13;
1. IHSG Anjlok 8,35 Persen&amp;nbsp;&#13;
&#13;
IHSG selama sepekan terkoreksi sebesar 8,35 persen dan ditutup pada level 6.162,045 dari posisi 6.723,320 pada pekan sebelumnya&#13;
&#13;
Selain itu, kapitalisasi pasar BEI turun 10,07 persen menjadi Rp10.635 triliun dari Rp11.825 triliun pada pekan sebelumnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Transaksi Harian&#13;
&#13;
Rata-rata nilai transaksi harian pekan ini meningkat 15,68 persen menjadi Rp21,77 triliun dari Rp18,82 triliun pada pekan sebelumnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kenaikan juga tercermin pada rata-rata volume transaksi harian BEI yang naik sebesar 2,53 persen menjadi 36,67 miliar lembar saham dari 35,76 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun, rata-rata frekuensi transaksi harian turun 6,5 persen menjadi 2,37 juta kali transaksi dari 2,53 juta kali transaksi pada pekan lalu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Nett Sell Asing&#13;
&#13;
Sementara itu, investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp309,52 miliar dan sepanjang tahun 2026 ini, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp41,63 triliun.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
4. Purbaya Yakin IHSG Menguat Lagi&#13;
&#13;
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis masa depan pasar modal domestik yang saat ini tengah mengalami koreksi. Purbaya meyakini IHSG sangat berpotensi untuk kembali mendaki dan menembus level psikologis 8.000.&#13;
&#13;
Hal tersebut disampaikan Purbaya untuk merespons kekhawatiran pelaku pasar modal setelah laju IHSG dilaporkan tertekan hingga keluar dari zona aman dan terjerembap ke kisaran level 5.900.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Purbaya, pergerakan instrumen saham pada akhirnya akan selalu kembali berkiblat pada kinerja keuangan riil emiten serta ketangguhan makroekonomi nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bisa. Karena gini, pada akhirnya pergerakan harga saham itu tergantung kepada fundamental perusahaannya sendiri kan. Itu akan dimulai oleh fundamental perekonomian. Kalau ekonominya bagus, profitability juga meningkat. Jadi harusnya sih, nggak mungkin kalau perusahaannya untung, sahamnya jatuh. Berarti undervalued, beli aja pasti untungnya,&amp;rdquo; ujar Purbaya di Istana Kepresidenan, Jumat (22/5/2026).&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
