<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Petrindo (CUAN) Targetkan Produksi 30 Juta Ton Batu Bara pada 2031</title><description>PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menargetkan produksi 30 juta ton batu bara pada 2031.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/02/278/3222044/petrindo-cuan-targetkan-produksi-30-juta-ton-batu-bara-pada-2031</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/06/02/278/3222044/petrindo-cuan-targetkan-produksi-30-juta-ton-batu-bara-pada-2031"/><item><title>Petrindo (CUAN) Targetkan Produksi 30 Juta Ton Batu Bara pada 2031</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/02/278/3222044/petrindo-cuan-targetkan-produksi-30-juta-ton-batu-bara-pada-2031</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/06/02/278/3222044/petrindo-cuan-targetkan-produksi-30-juta-ton-batu-bara-pada-2031</guid><pubDate>Selasa 02 Juni 2026 16:01 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/02/278/3222044/batu_bara-FZgn_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petrindo (CUAN) Targetkan Produksi 30 Juta Ton Batu Bara pada 2031 (Foto: Ilustrasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/02/278/3222044/batu_bara-FZgn_large.jpg</image><title>Petrindo (CUAN) Targetkan Produksi 30 Juta Ton Batu Bara pada 2031 (Foto: Ilustrasi)</title></images><description>JAKARTA - PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menargetkan produksi 30 juta ton batu bara pada 2031. Emiten milik Prajogo Pangestu ini memperkuat sebagai grup pertambangan dan energi terintegrasi melalui rencana pengambilalihan PT Singaraja Putra Tbk (SINI) yang akan dilakukan melalui afiliasi Perseroan, termasuk PT Petrosea Tbk (PTRO).&#13;
&#13;
Pada Desember 2025, Petrindo melalui entitas anaknya PT Kreasi Jasa Persada beserta afiliasinya secara tidak langsung telah memiliki 19,99% saham SINI dan tengah dalam proses untuk mengikuti right issue SINI. Setelah transaksi diselesaikan, Petrindo dan/atau afiliasinya diharapkan memiliki sekurang-kurangnya 29% saham SINI.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Secara teknis, proyeksi total cadangan yang dimiliki oleh perusahaan dan anak usaha akan berkisar sekitar 378 juta ton batu bara. Basis sumber daya tersebut memberikan fondasi yang kuat untuk mendukung pertumbuhan produksi jangka panjang sekaligus memperkuat keberlanjutan operasi grup.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan ekspansi Petrindo bersama anak usaha dengan Singaraja Putra, kami memproyeksikan akan mampu meningkatkan produksi secara bertahap hingga melampaui 30 juta ton per tahun sampai 2031. Hal ini akan berpotensi menempatkan grup menjadi salah satu produsen batu bara enam besar di Indonesia berdasarkan volume produksi tahunan,&amp;quot; ujar Direktur Utama Petrindo Jaya Kreasi Michael dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (2/6/2026).&#13;
&#13;
Nilai strategis transaksi ini tidak hanya terletak pada tambahan cadangan dan peningkatan produksi. Akuisisi SINI memperkuat model bisnis terintegrasi Petrindo yang menggabungkan kepemilikan sumber daya, kemampuan operasional Petrosea, serta infrastruktur logistik yang mampu mengelola volume besar per tahun.&#13;
&#13;
Melalui model tersebut, peningkatan produksi tidak hanya menghasilkan tambahan penjualan batubara, tetapi juga meningkatkan utilisasi jalan tambang, pelabuhan, dan fasilitas logistik yang telah dibangun. Sinergi antara aset tambang dan infrastruktur ini menjadi salah satu faktor utama yang mendukung penciptaan nilai tambah di seluruh rantai bisnis pertambangan Perseroan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari sisi operasional, Petrindo dengan anak usaha juga akan melakukan pengembangan infrastruktur jalan tambang mendukung operasional all-weather road, penggunaan double trailer, serta pengembangan armada kendaraan listrik (EV truck) guna meningkatkan efisiensi logistik dan produktivitas operasional.&#13;
&#13;
Melalui pengambilalihan SINI, Petrindo tidak hanya memperbesar basis sumber daya dan kapasitas produksi, tetapi juga memperkuat integrasi antara tambang, jasa pertambangan, dan infrastruktur logistik dalam satu platform usaha yang terhubung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sekadar informasi, sepanjang tahun 2025 Petrindo Jaya Kreasi membukukan pendapatan mencapai USD1,21 miliar, meningkat 51,63% dibandingkan dengan tahun 2024 UD801,72 juta. Sementara, Ebitda CUAN juga tumbuh 24,49% menjadi USD404,62 juta dibandingkan tahun 2024.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menargetkan produksi 30 juta ton batu bara pada 2031. Emiten milik Prajogo Pangestu ini memperkuat sebagai grup pertambangan dan energi terintegrasi melalui rencana pengambilalihan PT Singaraja Putra Tbk (SINI) yang akan dilakukan melalui afiliasi Perseroan, termasuk PT Petrosea Tbk (PTRO).&#13;
&#13;
Pada Desember 2025, Petrindo melalui entitas anaknya PT Kreasi Jasa Persada beserta afiliasinya secara tidak langsung telah memiliki 19,99% saham SINI dan tengah dalam proses untuk mengikuti right issue SINI. Setelah transaksi diselesaikan, Petrindo dan/atau afiliasinya diharapkan memiliki sekurang-kurangnya 29% saham SINI.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Secara teknis, proyeksi total cadangan yang dimiliki oleh perusahaan dan anak usaha akan berkisar sekitar 378 juta ton batu bara. Basis sumber daya tersebut memberikan fondasi yang kuat untuk mendukung pertumbuhan produksi jangka panjang sekaligus memperkuat keberlanjutan operasi grup.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan ekspansi Petrindo bersama anak usaha dengan Singaraja Putra, kami memproyeksikan akan mampu meningkatkan produksi secara bertahap hingga melampaui 30 juta ton per tahun sampai 2031. Hal ini akan berpotensi menempatkan grup menjadi salah satu produsen batu bara enam besar di Indonesia berdasarkan volume produksi tahunan,&amp;quot; ujar Direktur Utama Petrindo Jaya Kreasi Michael dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (2/6/2026).&#13;
&#13;
Nilai strategis transaksi ini tidak hanya terletak pada tambahan cadangan dan peningkatan produksi. Akuisisi SINI memperkuat model bisnis terintegrasi Petrindo yang menggabungkan kepemilikan sumber daya, kemampuan operasional Petrosea, serta infrastruktur logistik yang mampu mengelola volume besar per tahun.&#13;
&#13;
Melalui model tersebut, peningkatan produksi tidak hanya menghasilkan tambahan penjualan batubara, tetapi juga meningkatkan utilisasi jalan tambang, pelabuhan, dan fasilitas logistik yang telah dibangun. Sinergi antara aset tambang dan infrastruktur ini menjadi salah satu faktor utama yang mendukung penciptaan nilai tambah di seluruh rantai bisnis pertambangan Perseroan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari sisi operasional, Petrindo dengan anak usaha juga akan melakukan pengembangan infrastruktur jalan tambang mendukung operasional all-weather road, penggunaan double trailer, serta pengembangan armada kendaraan listrik (EV truck) guna meningkatkan efisiensi logistik dan produktivitas operasional.&#13;
&#13;
Melalui pengambilalihan SINI, Petrindo tidak hanya memperbesar basis sumber daya dan kapasitas produksi, tetapi juga memperkuat integrasi antara tambang, jasa pertambangan, dan infrastruktur logistik dalam satu platform usaha yang terhubung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sekadar informasi, sepanjang tahun 2025 Petrindo Jaya Kreasi membukukan pendapatan mencapai USD1,21 miliar, meningkat 51,63% dibandingkan dengan tahun 2024 UD801,72 juta. Sementara, Ebitda CUAN juga tumbuh 24,49% menjadi USD404,62 juta dibandingkan tahun 2024.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
