<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Provinsi dengan Korban PHK Terbanyak Sepanjang 2026</title><description>Sepanjang Januari hingga Mei 2026, Kementerian Ketenagakerjaan mencatat sebanyak 23.470 pekerja mengalami PHK&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/05/320/3222735/5-provinsi-dengan-korban-phk-terbanyak-sepanjang-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/06/05/320/3222735/5-provinsi-dengan-korban-phk-terbanyak-sepanjang-2026"/><item><title>5 Provinsi dengan Korban PHK Terbanyak Sepanjang 2026</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/05/320/3222735/5-provinsi-dengan-korban-phk-terbanyak-sepanjang-2026</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/06/05/320/3222735/5-provinsi-dengan-korban-phk-terbanyak-sepanjang-2026</guid><pubDate>Jum'at 05 Juni 2026 22:05 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/05/320/3222735/phk-NEvb_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">5 Provinsi dengan korban PHK terbanyak sepanjang 2026. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/05/320/3222735/phk-NEvb_large.jpg</image><title>5 Provinsi dengan korban PHK terbanyak sepanjang 2026. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; 5 Provinsi dengan korban PHK terbanyak sepanjang 2026.&#13;
&#13;
Sepanjang Januari hingga Mei 2026, Kementerian Ketenagakerjaan mencatat sebanyak 23.470 pekerja mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai daerah di Indonesia.&#13;
&#13;
Data dalam Satu Data Kemnaker menunjukkan bahwa kasus PHK paling banyak terkonsentrasi di beberapa provinsi industri utama, dengan kontribusi terbesar berasal dari wilayah Jawa dan Kalimantan.&#13;
&#13;
5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi 2026:&#13;
&#13;
1. Jawa Barat &amp;ndash; 5.044 pekerja (21,49% dari total nasional)&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Banten &amp;ndash; 2.596 pekerja&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Jawa Timur &amp;ndash; 2.332 pekerja&amp;nbsp;&#13;
&#13;
4. Kalimantan Selatan &amp;ndash; 1.841 pekerja&amp;nbsp;&#13;
&#13;
5. Kalimantan Timur &amp;ndash; 1.831 pekerja&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dominasi Jawa Barat menunjukkan bahwa kawasan industri padat tenaga kerja masih menjadi titik paling rentan terhadap gelombang PHK di awal 2026.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh memperkirakan gelombang PHK akan terus berlanjut dalam beberapa bulan ke depan, dengan potensi mencapai sekitar 9.000 pekerja di sedikitnya 10 perusahaan.&#13;
&#13;
Wakil Presiden KSPI, Kahar S. Cahyono, menyebut sejumlah PHK telah terjadi di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Serang dan Jawa Timur, yang melibatkan ratusan pekerja di sektor manufaktur dan otomotif.&#13;
&#13;
KSPI menilai tekanan biaya produksi menjadi salah satu pemicu utama, terutama akibat kenaikan harga bahan bakar industri dan pelemahan nilai tukar rupiah yang mendorong lonjakan biaya bahan baku impor.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kenaikan ongkos produksi membuat perusahaan memilih efisiensi melalui PHK, dan dampaknya langsung dirasakan pekerja,&amp;rdquo; ujar Kahar.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; 5 Provinsi dengan korban PHK terbanyak sepanjang 2026.&#13;
&#13;
Sepanjang Januari hingga Mei 2026, Kementerian Ketenagakerjaan mencatat sebanyak 23.470 pekerja mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai daerah di Indonesia.&#13;
&#13;
Data dalam Satu Data Kemnaker menunjukkan bahwa kasus PHK paling banyak terkonsentrasi di beberapa provinsi industri utama, dengan kontribusi terbesar berasal dari wilayah Jawa dan Kalimantan.&#13;
&#13;
5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi 2026:&#13;
&#13;
1. Jawa Barat &amp;ndash; 5.044 pekerja (21,49% dari total nasional)&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Banten &amp;ndash; 2.596 pekerja&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Jawa Timur &amp;ndash; 2.332 pekerja&amp;nbsp;&#13;
&#13;
4. Kalimantan Selatan &amp;ndash; 1.841 pekerja&amp;nbsp;&#13;
&#13;
5. Kalimantan Timur &amp;ndash; 1.831 pekerja&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dominasi Jawa Barat menunjukkan bahwa kawasan industri padat tenaga kerja masih menjadi titik paling rentan terhadap gelombang PHK di awal 2026.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh memperkirakan gelombang PHK akan terus berlanjut dalam beberapa bulan ke depan, dengan potensi mencapai sekitar 9.000 pekerja di sedikitnya 10 perusahaan.&#13;
&#13;
Wakil Presiden KSPI, Kahar S. Cahyono, menyebut sejumlah PHK telah terjadi di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Serang dan Jawa Timur, yang melibatkan ratusan pekerja di sektor manufaktur dan otomotif.&#13;
&#13;
KSPI menilai tekanan biaya produksi menjadi salah satu pemicu utama, terutama akibat kenaikan harga bahan bakar industri dan pelemahan nilai tukar rupiah yang mendorong lonjakan biaya bahan baku impor.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kenaikan ongkos produksi membuat perusahaan memilih efisiensi melalui PHK, dan dampaknya langsung dirasakan pekerja,&amp;rdquo; ujar Kahar.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
