<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Merapat ke Istana Bareng Chatib Basri, Luhut Respons Kenaikan Suku Bunga BI</title><description>Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Chatib Basri merapat ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/6/2026). &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/09/320/3223566/merapat-ke-istana-bareng-chatib-basri-luhut-respons-kenaikan-suku-bunga-bi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/06/09/320/3223566/merapat-ke-istana-bareng-chatib-basri-luhut-respons-kenaikan-suku-bunga-bi"/><item><title>Merapat ke Istana Bareng Chatib Basri, Luhut Respons Kenaikan Suku Bunga BI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/09/320/3223566/merapat-ke-istana-bareng-chatib-basri-luhut-respons-kenaikan-suku-bunga-bi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/06/09/320/3223566/merapat-ke-istana-bareng-chatib-basri-luhut-respons-kenaikan-suku-bunga-bi</guid><pubDate>Selasa 09 Juni 2026 16:45 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/09/320/3223566/luhut-RGgo_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Luhut (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/09/320/3223566/luhut-RGgo_large.jpg</image><title>Luhut (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Chatib Basri merapat ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Luhut menjelaskan kedatangannya ke Istana untuk menyampaikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto. Tidak ada jadwal khusus mengenai kapan dia harus datang dan melapor kepada kepala negara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nggak ada jadwal. Ya, kita, kita melaporkan apa aja tiap Dewan Ekonomi tiap bulan atau tiap 5 Minggu gitu,&amp;quot; kata Luhut di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (9/6/2026).&#13;
&#13;
Luhut tidak menjelaskan apakah kedatangannya ke Istana untuk membahas langkah Bank Sentral yang memutuskan menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate. Dirinya hanya berkomentar singkat. &amp;quot;Kan bagus, ngerem anu,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Sementara, Luhut juga memberikan pandangannya mengenai keputusan Bank Indonesia (BI) yang dianggap menaikkan BI-Rate secara mendadak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nggak. Bagus-bagus kok, ekonomi kita, fundamental masih oke, tapi memang kita perlu ada perhatian di beberapa titik karena perang Teluk ini juga masih perang apa, perang Hormuz ini masih berkelanjutan,&amp;quot; kata Luhut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Chatib Basri juga terlihat merapat ke Istana Kepresidenan Jakarta. Kedatangan Chatib kali ini menjadi perhatian di tengah namanya yang santer dikabarkan menggantikan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.&#13;
&#13;
Chatib mengaku kehadirannya untuk bertemu secara langsung dengan Presiden Prabowo Subianto. &amp;quot;Iya,&amp;quot; kata Chatib.&#13;
&#13;
Chatib menjelaskan pertemuan dengan Prabowo tidak dilakukan secara empat mata, melainkan bersama dengan Luhut. Meski demikian, terkait apa pembahasan dalam pertemuan, Chatib tidak menjawab. &amp;quot;Tanya Pak Luhut. tuh ada rame-rame kok,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Chatib pun menanggapi namanya yang santer disebut bakal menggantikan Purbaya sebagai Menkeu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya nggak tahu,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
Ia tidak menjelaskan gambalang saat ditanya kepulangannya ke tanah air dari Amerika Serikat perihal rumor bakal menjadi bendahara negara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Nggak baru diurus sekarang,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Chatib Basri merapat ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Luhut menjelaskan kedatangannya ke Istana untuk menyampaikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto. Tidak ada jadwal khusus mengenai kapan dia harus datang dan melapor kepada kepala negara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nggak ada jadwal. Ya, kita, kita melaporkan apa aja tiap Dewan Ekonomi tiap bulan atau tiap 5 Minggu gitu,&amp;quot; kata Luhut di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (9/6/2026).&#13;
&#13;
Luhut tidak menjelaskan apakah kedatangannya ke Istana untuk membahas langkah Bank Sentral yang memutuskan menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate. Dirinya hanya berkomentar singkat. &amp;quot;Kan bagus, ngerem anu,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Sementara, Luhut juga memberikan pandangannya mengenai keputusan Bank Indonesia (BI) yang dianggap menaikkan BI-Rate secara mendadak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nggak. Bagus-bagus kok, ekonomi kita, fundamental masih oke, tapi memang kita perlu ada perhatian di beberapa titik karena perang Teluk ini juga masih perang apa, perang Hormuz ini masih berkelanjutan,&amp;quot; kata Luhut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Chatib Basri juga terlihat merapat ke Istana Kepresidenan Jakarta. Kedatangan Chatib kali ini menjadi perhatian di tengah namanya yang santer dikabarkan menggantikan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.&#13;
&#13;
Chatib mengaku kehadirannya untuk bertemu secara langsung dengan Presiden Prabowo Subianto. &amp;quot;Iya,&amp;quot; kata Chatib.&#13;
&#13;
Chatib menjelaskan pertemuan dengan Prabowo tidak dilakukan secara empat mata, melainkan bersama dengan Luhut. Meski demikian, terkait apa pembahasan dalam pertemuan, Chatib tidak menjawab. &amp;quot;Tanya Pak Luhut. tuh ada rame-rame kok,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Chatib pun menanggapi namanya yang santer disebut bakal menggantikan Purbaya sebagai Menkeu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya nggak tahu,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
Ia tidak menjelaskan gambalang saat ditanya kepulangannya ke tanah air dari Amerika Serikat perihal rumor bakal menjadi bendahara negara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Nggak baru diurus sekarang,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
