<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Garuda Maintenance (GMFI) Bakal Right Issue untuk Penuhi Free Float 15 Persen</title><description>PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) berencana melakukan right issue atau Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) untuk memenuhi kewajiban free float minimum 15 persen hingga Maret 2027 mendatang.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/10/278/3223721/garuda-maintenance-gmfi-bakal-right-issue-untuk-penuhi-free-float-15-persen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/06/10/278/3223721/garuda-maintenance-gmfi-bakal-right-issue-untuk-penuhi-free-float-15-persen"/><item><title>Garuda Maintenance (GMFI) Bakal Right Issue untuk Penuhi Free Float 15 Persen</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/10/278/3223721/garuda-maintenance-gmfi-bakal-right-issue-untuk-penuhi-free-float-15-persen</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/06/10/278/3223721/garuda-maintenance-gmfi-bakal-right-issue-untuk-penuhi-free-float-15-persen</guid><pubDate>Rabu 10 Juni 2026 11:57 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/10/278/3223721/emiten-6Zbx_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Garuda Maintenance (GMFI) Bakal Right Issue (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/10/278/3223721/emiten-6Zbx_large.jpg</image><title>Garuda Maintenance (GMFI) Bakal Right Issue (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) berencana melakukan right issue atau Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) untuk memenuhi kewajiban free float minimum 15 persen hingga Maret 2027 mendatang.&#13;
&#13;
Direktur Utama Garuda Maintenance Facility, Andi Fahrurrozi menjelaskan ada dua upaya perseroan untuk meningkatkan kepemilikan saham publik atau free float. Pertama pemegang saham melepas sahamnya ke publik, dan melakukan right issue dalam waktu mendatang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sedang intens berdiskusi dengan pemegang saham kami, baik dengan Garuda maupun dengan Danantara, langkah apa yang akan kami lakukan. Tapi yang pasti untuk mengantisipasi aturan di Maret 2027 kami sudah punya plan untuk melakukan rights issue untuk memenuhi peraturan mengenai free float tersebut,&amp;quot; ujarnya dalam Public Expose Live 2026, Rabu (10/6/2026).&#13;
&#13;
Andi mengatakan, perseroan berkomitmen untuk terus meningkatkan visibilitas perusahaan di pasar modal dan menciptakan nilai bagi pemegang saham melalui implementasi strategi pertumbuhan yang konsisten serta komunikasi yang transparan dengan komunitas investasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tujuan kami adalah memperkuat kepercayaan pasar, meningkatkan likuiditas perdagangan saham, dan memperluas basis investor secara berkelanjutan,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Adapun saat ini komposisi pemegang saham GMFI 65,76 persen dimiliki oleh PT Angkasa Pura Indonesia, kemudian 27,43 persen dimiliki oleh PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Sementara masyarakat non warakat memiliki porsi kepemilikan saham sekitar 6,5 persen, dan masyarakat warakat punya porsi 0,27 persen. Sedangkan Andi Fahrurrozi sendiri memiliki saham 0,002 persen.&#13;
&#13;
Pada kesempatan itu Andi menambahkan, di tahun 2026 GMFI berkomitmen untuk memperkuat basis aset, menata posisi ekuitas yang baik (positif), serta menciptakan struktur keuangan yang lebih sehat dan resilient.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mendukung target tersebut, perseroan berfokus pada empat prioritas utama dalam pengelolaan likuiditas: pertama, memperkuat disiplin konversi kas melalui pengelolaan milestone penagihan yang lebih efektif, pemantauan koleksi yang proaktif, serta tata kelola syarat pembayaran yang lebih baik guna meningkatkan visibilitas arus kas dan cash flow operasional.&#13;
&#13;
Kedua, mengoptimalkan modal kerja dengan memprioritaskan proyek-proyek yang memiliki pendanaan yang jelas, margin yang lebih tinggi, serta memiliki nilai tambah strategis sambil memastikan pengelolaan persediaan dan pengadaan selaras dengan kebutuhan pasar dan target pembangkitan kasnya.&#13;
&#13;
Ketiga, menjalankan pengelolaan kewajiban secara disiplin melalui pencocokan arus kas, optimalisasi termin pembayaran kepada vendor, serta alokasi pendanaan yang prudent. Keempat, memperkuat posisi ekuitas dengan menjaga profitabilitas dan melanjutkan berbagai upaya untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Melalui berbagai inisiatif tersebut GMF tidak hanya meningkatkan profil likuiditasnya tetapi juga membangun ketahanan keuangan yang lebih kuat untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham,&amp;quot; pungkas Andi Fahrurrozi.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) berencana melakukan right issue atau Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) untuk memenuhi kewajiban free float minimum 15 persen hingga Maret 2027 mendatang.&#13;
&#13;
Direktur Utama Garuda Maintenance Facility, Andi Fahrurrozi menjelaskan ada dua upaya perseroan untuk meningkatkan kepemilikan saham publik atau free float. Pertama pemegang saham melepas sahamnya ke publik, dan melakukan right issue dalam waktu mendatang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sedang intens berdiskusi dengan pemegang saham kami, baik dengan Garuda maupun dengan Danantara, langkah apa yang akan kami lakukan. Tapi yang pasti untuk mengantisipasi aturan di Maret 2027 kami sudah punya plan untuk melakukan rights issue untuk memenuhi peraturan mengenai free float tersebut,&amp;quot; ujarnya dalam Public Expose Live 2026, Rabu (10/6/2026).&#13;
&#13;
Andi mengatakan, perseroan berkomitmen untuk terus meningkatkan visibilitas perusahaan di pasar modal dan menciptakan nilai bagi pemegang saham melalui implementasi strategi pertumbuhan yang konsisten serta komunikasi yang transparan dengan komunitas investasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tujuan kami adalah memperkuat kepercayaan pasar, meningkatkan likuiditas perdagangan saham, dan memperluas basis investor secara berkelanjutan,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Adapun saat ini komposisi pemegang saham GMFI 65,76 persen dimiliki oleh PT Angkasa Pura Indonesia, kemudian 27,43 persen dimiliki oleh PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Sementara masyarakat non warakat memiliki porsi kepemilikan saham sekitar 6,5 persen, dan masyarakat warakat punya porsi 0,27 persen. Sedangkan Andi Fahrurrozi sendiri memiliki saham 0,002 persen.&#13;
&#13;
Pada kesempatan itu Andi menambahkan, di tahun 2026 GMFI berkomitmen untuk memperkuat basis aset, menata posisi ekuitas yang baik (positif), serta menciptakan struktur keuangan yang lebih sehat dan resilient.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mendukung target tersebut, perseroan berfokus pada empat prioritas utama dalam pengelolaan likuiditas: pertama, memperkuat disiplin konversi kas melalui pengelolaan milestone penagihan yang lebih efektif, pemantauan koleksi yang proaktif, serta tata kelola syarat pembayaran yang lebih baik guna meningkatkan visibilitas arus kas dan cash flow operasional.&#13;
&#13;
Kedua, mengoptimalkan modal kerja dengan memprioritaskan proyek-proyek yang memiliki pendanaan yang jelas, margin yang lebih tinggi, serta memiliki nilai tambah strategis sambil memastikan pengelolaan persediaan dan pengadaan selaras dengan kebutuhan pasar dan target pembangkitan kasnya.&#13;
&#13;
Ketiga, menjalankan pengelolaan kewajiban secara disiplin melalui pencocokan arus kas, optimalisasi termin pembayaran kepada vendor, serta alokasi pendanaan yang prudent. Keempat, memperkuat posisi ekuitas dengan menjaga profitabilitas dan melanjutkan berbagai upaya untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Melalui berbagai inisiatif tersebut GMF tidak hanya meningkatkan profil likuiditasnya tetapi juga membangun ketahanan keuangan yang lebih kuat untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham,&amp;quot; pungkas Andi Fahrurrozi.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
