<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SMRA Bagikan Dividen Rp5 per Saham</title><description>Keputusan ini diambil setelah SMRA mencatat kinerja operasional yang positif sepanjang 2025&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/11/278/3223989/smra-bagikan-dividen-rp5-per-saham</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/06/11/278/3223989/smra-bagikan-dividen-rp5-per-saham"/><item><title>SMRA Bagikan Dividen Rp5 per Saham</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/11/278/3223989/smra-bagikan-dividen-rp5-per-saham</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/06/11/278/3223989/smra-bagikan-dividen-rp5-per-saham</guid><pubDate>Kamis 11 Juni 2026 18:10 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/11/278/3223989/rups-pwTS_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) memutuskan membagikan dividen sebesar Rp5 per lembar. (Foto :Okezone.com/Summarecon)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/11/278/3223989/rups-pwTS_large.jpg</image><title>PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) memutuskan membagikan dividen sebesar Rp5 per lembar. (Foto :Okezone.com/Summarecon)</title></images><description>JAKARTA - PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) memutuskan membagikan dividen sebesar Rp5 per lembar saham atau total Rp82,5 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Public Expose yang digelar hari ini.&#13;
&#13;
Keputusan ini diambil setelah SMRA mencatat kinerja operasional yang positif sepanjang 2025. Summarecon berhasil membukukan marketing sales sebesar Rp5,53 triliun pada 2025, meningkat 27% dan melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp5 triliun.&#13;
&#13;
Menurut President Director Summarecon, Adrianto P. Adhi, di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih berlangsung, SMRA bersyukur pasar hunian menengah dan menengah atas tetap menunjukkan resiliensi yang baik terhadap permintaan produk dengan kualitas pembangunan tinggi, konsep pengembangan kawasan terintegrasi, serta nilai investasi jangka panjang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ke depan, dalam menghadapi tantangan ekonomi yang masih berlangsung saat ini, Summarecon akan tetap menjaga pengelolaan cash management secara prudent, mencermati perubahan pasar yang terjadi, dan tetap berfokus pada pengembangan kota terpadu yang berkelanjutan untuk menciptakan pertumbuhan jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,&amp;rdquo; ujarnya, Rabu (11/6/2026).&#13;
&#13;
Sepanjang 2025, Summarecon membukukan pendapatan sebesar Rp8,77 triliun. Sementara itu, laba bersih tercatat mencapai Rp1,20 triliun. Unit Pengembangan Properti (Property Development) yang meliputi penjualan hunian, komersial, dan apartemen membukukan pendapatan sebesar Rp5,51 triliun dan masih menjadi penyumbang terbesar terhadap total pendapatan Summarecon, yaitu 63%.&#13;
&#13;
Sementara itu, segmen Investasi Properti dan Manajemen (Investment Property) menunjukkan pertumbuhan positif dengan pendapatan mencapai Rp2,28 triliun pada 2025, meningkat 6%, terutama ditopang oleh kenaikan pendapatan sewa pusat perbelanjaan sebesar Rp113,85 miliar.&#13;
&#13;
Dalam RUPST tahun buku 2025, Summarecon juga mengumumkan jajaran dewan komisaris dan direksi sebagai berikut:&#13;
&#13;
Dewan Komisaris&#13;
Soetjipto Nagaria: Komisaris Utama&#13;
Harto Djojo Nagaria: Komisaris&#13;
Liliawati Rahardjo: Komisaris&#13;
Hendri Rahardja: Komisaris&#13;
Edi Darnadi: Komisaris Independen&#13;
Kris Erlangga Adji Widjaya: Komisaris Independen&#13;
&#13;
Dewan Direksi&#13;
Adrianto Pitojo Adi: Direktur Utama&#13;
Soegianto Nagaria: Direktur&#13;
Herman Nagaria: Direktur&#13;
Sharif Benyamin: Direktur&#13;
Lydia Tjio: Direktur&#13;
Nanik Widjaja: Direktur&#13;
Jason Lim: Direktur&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) memutuskan membagikan dividen sebesar Rp5 per lembar saham atau total Rp82,5 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Public Expose yang digelar hari ini.&#13;
&#13;
Keputusan ini diambil setelah SMRA mencatat kinerja operasional yang positif sepanjang 2025. Summarecon berhasil membukukan marketing sales sebesar Rp5,53 triliun pada 2025, meningkat 27% dan melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp5 triliun.&#13;
&#13;
Menurut President Director Summarecon, Adrianto P. Adhi, di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih berlangsung, SMRA bersyukur pasar hunian menengah dan menengah atas tetap menunjukkan resiliensi yang baik terhadap permintaan produk dengan kualitas pembangunan tinggi, konsep pengembangan kawasan terintegrasi, serta nilai investasi jangka panjang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ke depan, dalam menghadapi tantangan ekonomi yang masih berlangsung saat ini, Summarecon akan tetap menjaga pengelolaan cash management secara prudent, mencermati perubahan pasar yang terjadi, dan tetap berfokus pada pengembangan kota terpadu yang berkelanjutan untuk menciptakan pertumbuhan jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,&amp;rdquo; ujarnya, Rabu (11/6/2026).&#13;
&#13;
Sepanjang 2025, Summarecon membukukan pendapatan sebesar Rp8,77 triliun. Sementara itu, laba bersih tercatat mencapai Rp1,20 triliun. Unit Pengembangan Properti (Property Development) yang meliputi penjualan hunian, komersial, dan apartemen membukukan pendapatan sebesar Rp5,51 triliun dan masih menjadi penyumbang terbesar terhadap total pendapatan Summarecon, yaitu 63%.&#13;
&#13;
Sementara itu, segmen Investasi Properti dan Manajemen (Investment Property) menunjukkan pertumbuhan positif dengan pendapatan mencapai Rp2,28 triliun pada 2025, meningkat 6%, terutama ditopang oleh kenaikan pendapatan sewa pusat perbelanjaan sebesar Rp113,85 miliar.&#13;
&#13;
Dalam RUPST tahun buku 2025, Summarecon juga mengumumkan jajaran dewan komisaris dan direksi sebagai berikut:&#13;
&#13;
Dewan Komisaris&#13;
Soetjipto Nagaria: Komisaris Utama&#13;
Harto Djojo Nagaria: Komisaris&#13;
Liliawati Rahardjo: Komisaris&#13;
Hendri Rahardja: Komisaris&#13;
Edi Darnadi: Komisaris Independen&#13;
Kris Erlangga Adji Widjaya: Komisaris Independen&#13;
&#13;
Dewan Direksi&#13;
Adrianto Pitojo Adi: Direktur Utama&#13;
Soegianto Nagaria: Direktur&#13;
Herman Nagaria: Direktur&#13;
Sharif Benyamin: Direktur&#13;
Lydia Tjio: Direktur&#13;
Nanik Widjaja: Direktur&#13;
Jason Lim: Direktur&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
