<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Harga BBM dan LPG Subsidi Dijamin Tidak Naik&amp;nbsp;</title><description>Harga BBM dan LPG subsidi dipastikan tidak akan naik meski harga BBM nonsubsidi, seperti Pertamax dan Pertamax Green, telah mengalami kenaikan signifikan beberapa waktu lalu.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/15/320/3224453/4-fakta-harga-bbm-dan-lpg-subsidi-dijamin-tidak-naik-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/06/15/320/3224453/4-fakta-harga-bbm-dan-lpg-subsidi-dijamin-tidak-naik-nbsp"/><item><title>4 Fakta Harga BBM dan LPG Subsidi Dijamin Tidak Naik&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/15/320/3224453/4-fakta-harga-bbm-dan-lpg-subsidi-dijamin-tidak-naik-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/06/15/320/3224453/4-fakta-harga-bbm-dan-lpg-subsidi-dijamin-tidak-naik-nbsp</guid><pubDate>Senin 15 Juni 2026 09:14 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/14/320/3224453/harga_bbm-9uB8_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga BBM (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/14/320/3224453/harga_bbm-9uB8_large.jpg</image><title>Harga BBM (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Harga BBM dan LPG subsidi dipastikan tidak akan naik meski harga BBM nonsubsidi, seperti Pertamax dan Pertamax Green, telah mengalami kenaikan signifikan beberapa waktu lalu.&#13;
&#13;
Berikut fakta-fakta harga BBM dan LPG subsidi tak naik yang dirangkum Okezone, Senin (15/6/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Arahan Prabowo&#13;
&#13;
Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, keputusan untuk tidak menaikkan harga BBM dan LPG subsidi merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu perintah Bapak Presiden. Tidak ada kenaikan,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Alasan Pertamax Naik&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkap alasan penyesuaian harga Pertamax.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
DIa menjelaskan, Pertamax merupakan bahan bakar minyak atau BBM non-subsidi sehingga harganya harus mengikuti harga minyak dunia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pertamax adalah BBM Non-Subsidi. Artinya, harga Pertamax harus mengikuti harga minyak dunia,&amp;quot; kata Teddy dalam unggahan akun Instagram.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. BBM Subsidi Tak Naik&#13;
&#13;
Teddy menegaskan, BBM yang bersubsidi tidak ikut naik. &amp;quot;Apa saja BBM bersubsidi? Pertalite dan Solar. Harga BBM Subsidi tidak naik. Pertalite Rp10.000. Solar Rp6.800,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Teddy menambahkan, harga minyak dunia sudah naik sejak Maret. Sementara itu, pemerintah telah menahan kenaikan harga selama berbulan-bulan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Harga minyak dunia naik drastis sejak Maret. Tetapi Pemerintah sudah menahan kenaikan selama berbulan-bulan,&amp;quot; ungkapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Meskipun Pertamax di Indonesia mengalami kenaikan harga, Teddy menegaskan bahwa harga di Indonesia masih jauh lebih murah dibandingkan negara lain.&#13;
&#13;
&amp;quot;Walaupun naik, harga Pertamax di Indonesia jauh lebih murah dibanding BBM RON 92/95 di negara lain,&amp;quot; ujar Teddy.&#13;
&#13;
4. Harga BBM&#13;
&#13;
Berikut harga BBM RON 92/95:&#13;
&#13;
Indonesia Rp16.260&#13;
Filipina Rp22.158&#13;
Laos Rp31.945&#13;
Thailand Rp28.910&#13;
Myanmar Rp25.085&#13;
Singapura Rp42.971&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Harga BBM dan LPG subsidi dipastikan tidak akan naik meski harga BBM nonsubsidi, seperti Pertamax dan Pertamax Green, telah mengalami kenaikan signifikan beberapa waktu lalu.&#13;
&#13;
Berikut fakta-fakta harga BBM dan LPG subsidi tak naik yang dirangkum Okezone, Senin (15/6/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Arahan Prabowo&#13;
&#13;
Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, keputusan untuk tidak menaikkan harga BBM dan LPG subsidi merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu perintah Bapak Presiden. Tidak ada kenaikan,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Alasan Pertamax Naik&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkap alasan penyesuaian harga Pertamax.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
DIa menjelaskan, Pertamax merupakan bahan bakar minyak atau BBM non-subsidi sehingga harganya harus mengikuti harga minyak dunia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pertamax adalah BBM Non-Subsidi. Artinya, harga Pertamax harus mengikuti harga minyak dunia,&amp;quot; kata Teddy dalam unggahan akun Instagram.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. BBM Subsidi Tak Naik&#13;
&#13;
Teddy menegaskan, BBM yang bersubsidi tidak ikut naik. &amp;quot;Apa saja BBM bersubsidi? Pertalite dan Solar. Harga BBM Subsidi tidak naik. Pertalite Rp10.000. Solar Rp6.800,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Teddy menambahkan, harga minyak dunia sudah naik sejak Maret. Sementara itu, pemerintah telah menahan kenaikan harga selama berbulan-bulan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Harga minyak dunia naik drastis sejak Maret. Tetapi Pemerintah sudah menahan kenaikan selama berbulan-bulan,&amp;quot; ungkapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Meskipun Pertamax di Indonesia mengalami kenaikan harga, Teddy menegaskan bahwa harga di Indonesia masih jauh lebih murah dibandingkan negara lain.&#13;
&#13;
&amp;quot;Walaupun naik, harga Pertamax di Indonesia jauh lebih murah dibanding BBM RON 92/95 di negara lain,&amp;quot; ujar Teddy.&#13;
&#13;
4. Harga BBM&#13;
&#13;
Berikut harga BBM RON 92/95:&#13;
&#13;
Indonesia Rp16.260&#13;
Filipina Rp22.158&#13;
Laos Rp31.945&#13;
Thailand Rp28.910&#13;
Myanmar Rp25.085&#13;
Singapura Rp42.971&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
