<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Brantas Abipraya Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Jabar II, Siap Tampung 1.080 Siswa</title><description>Komisi V DPR optimistis pembangunan Sekolah Rakyat Jabar II di Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dapat rampung.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/15/470/3224641/brantas-abipraya-percepat-pembangunan-sekolah-rakyat-jabar-ii-siap-tampung-1-080-siswa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/06/15/470/3224641/brantas-abipraya-percepat-pembangunan-sekolah-rakyat-jabar-ii-siap-tampung-1-080-siswa"/><item><title>Brantas Abipraya Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Jabar II, Siap Tampung 1.080 Siswa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/15/470/3224641/brantas-abipraya-percepat-pembangunan-sekolah-rakyat-jabar-ii-siap-tampung-1-080-siswa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/06/15/470/3224641/brantas-abipraya-percepat-pembangunan-sekolah-rakyat-jabar-ii-siap-tampung-1-080-siswa</guid><pubDate>Senin 15 Juni 2026 14:01 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/15/470/3224641/sekolah-n1yu_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Brantas Abipraya Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Jabar II, Siap Tampung 1.080 Siswa (Foto: Dokumentasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/15/470/3224641/sekolah-n1yu_large.jpg</image><title>Brantas Abipraya Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Jabar II, Siap Tampung 1.080 Siswa (Foto: Dokumentasi)</title></images><description>JAKARTA - Komisi V DPR optimistis pembangunan Sekolah Rakyat Jabar II di Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dapat rampung dan siap dimanfaatkan sebelum dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Optimisme tersebut disampaikan usai Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke lokasi pembangunan pada Jumat (12/6) untuk meninjau langsung progres proyek yang dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya (Persero).&#13;
&#13;
Wakil Ketua Komisi V DPR Syaiful Huda menilai progres pembangunan menunjukkan hasil yang positif. Meski waktu pelaksanaan relatif terbatas, dia menegaskan kualitas pembangunan harus tetap menjadi prioritas utama.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Komisi V DPR juga meminta Brantas Abipraya dan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terus melakukan pemantauan dan pengawasan hingga seluruh pekerjaan selesai.&#13;
&#13;
Dalam kunjungan tersebut, Komisi V DPR RI meninjau sejumlah fasilitas utama yang tengah dibangun, antara lain ruang kelas, asrama putra dan putri, rumah susun guru, serta dapur.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain itu, turut dibahas pentingnya integrasi tata ruang mengingat Sekolah Rakyat mengusung konsep boarding school yang akan menampung peserta didik dari jenjang SD, SMP hingga SMA.&#13;
&#13;
Menanggapi hasil kunjungan tersebut, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya Dian Sovana menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Komisi V DPR terhadap pembangunan Sekolah Rakyat Jabar II.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami menyambut baik kunjungan kerja Komisi V DPR RI sebagai bentuk dukungan dan pengawasan terhadap pembangunan Sekolah Rakyat Jabar II,&amp;quot; ujar Dian dalam keterangannya, Jakarta, Senin (15/6/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, masukan yang disampaikan menjadi motivasi bagi Brantas Abipraya untuk terus menjaga kualitas pekerjaan sekaligus memastikan penyelesaian proyek sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami berkomitmen menghadirkan fasilitas pendidikan yang aman, nyaman, dan layak bagi para siswa yang nantinya akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat ini,&amp;quot; ujar Dian.&#13;
&#13;
Ditambahkan Dian, saat ini pembangunan Sekolah Rakyat Jabar II telah memasuki tahap penyelesaian akhir. Bersama seluruh pemangku kepentingan, Brantas Abipraya terus melakukan percepatan dan pengawasan secara ketat agar seluruh fasilitas dapat berfungsi optimal tepat pada tahun ajaran baru dimulai. Kualitas tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pekerjaan.&#13;
&#13;
Sekolah Rakyat Jabar II dirancang untuk menampung sekitar 900 hingga 1.080 siswa yang terbagi dalam 36 rombongan belajar. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyediakan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi masyarakat kategori desil 1 dan desil 2 atau kelompok miskin dan miskin ekstrem.&#13;
&#13;
Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan generasi unggul melalui lingkungan belajar yang terintegrasi dan didukung fasilitas yang memadai.&#13;
&#13;
Brantas Abipraya terus berkomitmen menghadirkan pembangunan yang berkualitas, tepat mutu, tepat waktu, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekolah Rakyat merupakan program yang memiliki dampak sosial yang sangat besar karena membuka akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat yang membutuhkan,&amp;quot; katanya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi V DPR optimistis pembangunan Sekolah Rakyat Jabar II di Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dapat rampung dan siap dimanfaatkan sebelum dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Optimisme tersebut disampaikan usai Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke lokasi pembangunan pada Jumat (12/6) untuk meninjau langsung progres proyek yang dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya (Persero).&#13;
&#13;
Wakil Ketua Komisi V DPR Syaiful Huda menilai progres pembangunan menunjukkan hasil yang positif. Meski waktu pelaksanaan relatif terbatas, dia menegaskan kualitas pembangunan harus tetap menjadi prioritas utama.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Komisi V DPR juga meminta Brantas Abipraya dan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terus melakukan pemantauan dan pengawasan hingga seluruh pekerjaan selesai.&#13;
&#13;
Dalam kunjungan tersebut, Komisi V DPR RI meninjau sejumlah fasilitas utama yang tengah dibangun, antara lain ruang kelas, asrama putra dan putri, rumah susun guru, serta dapur.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain itu, turut dibahas pentingnya integrasi tata ruang mengingat Sekolah Rakyat mengusung konsep boarding school yang akan menampung peserta didik dari jenjang SD, SMP hingga SMA.&#13;
&#13;
Menanggapi hasil kunjungan tersebut, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya Dian Sovana menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Komisi V DPR terhadap pembangunan Sekolah Rakyat Jabar II.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami menyambut baik kunjungan kerja Komisi V DPR RI sebagai bentuk dukungan dan pengawasan terhadap pembangunan Sekolah Rakyat Jabar II,&amp;quot; ujar Dian dalam keterangannya, Jakarta, Senin (15/6/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, masukan yang disampaikan menjadi motivasi bagi Brantas Abipraya untuk terus menjaga kualitas pekerjaan sekaligus memastikan penyelesaian proyek sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami berkomitmen menghadirkan fasilitas pendidikan yang aman, nyaman, dan layak bagi para siswa yang nantinya akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat ini,&amp;quot; ujar Dian.&#13;
&#13;
Ditambahkan Dian, saat ini pembangunan Sekolah Rakyat Jabar II telah memasuki tahap penyelesaian akhir. Bersama seluruh pemangku kepentingan, Brantas Abipraya terus melakukan percepatan dan pengawasan secara ketat agar seluruh fasilitas dapat berfungsi optimal tepat pada tahun ajaran baru dimulai. Kualitas tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pekerjaan.&#13;
&#13;
Sekolah Rakyat Jabar II dirancang untuk menampung sekitar 900 hingga 1.080 siswa yang terbagi dalam 36 rombongan belajar. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyediakan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi masyarakat kategori desil 1 dan desil 2 atau kelompok miskin dan miskin ekstrem.&#13;
&#13;
Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan generasi unggul melalui lingkungan belajar yang terintegrasi dan didukung fasilitas yang memadai.&#13;
&#13;
Brantas Abipraya terus berkomitmen menghadirkan pembangunan yang berkualitas, tepat mutu, tepat waktu, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekolah Rakyat merupakan program yang memiliki dampak sosial yang sangat besar karena membuka akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat yang membutuhkan,&amp;quot; katanya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
