<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mentan Lapor Prabowo: Stok Pangan Aman hingga 10 Bulan</title><description>Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa stok pangan nasional dalam kondisi aman.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/18/320/3225234/mentan-lapor-prabowo-stok-pangan-aman-hingga-10-bulan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/06/18/320/3225234/mentan-lapor-prabowo-stok-pangan-aman-hingga-10-bulan"/><item><title>Mentan Lapor Prabowo: Stok Pangan Aman hingga 10 Bulan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/18/320/3225234/mentan-lapor-prabowo-stok-pangan-aman-hingga-10-bulan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/06/18/320/3225234/mentan-lapor-prabowo-stok-pangan-aman-hingga-10-bulan</guid><pubDate>Kamis 18 Juni 2026 18:13 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/18/320/3225234/mentan-qr8w_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mentan Lapor Prabowo: Stok Pangan Aman hingga 10 Bulan (Foto: Kementan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/18/320/3225234/mentan-qr8w_large.jpg</image><title>Mentan Lapor Prabowo: Stok Pangan Aman hingga 10 Bulan (Foto: Kementan)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa stok pangan nasional dalam kondisi aman dan diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 10 bulan ke depan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Baru saja kami dipanggil Bapak Presiden Republik Indonesia, beliau menanyakan progres tentang pertanian secara umum, mulai dari pangan, hortikultura, peternakan, dan perkebunan,&amp;quot; ujar Amran usai dipanggil Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/6/2026).&#13;
&#13;
Menurutnya, stok beras nasional yang tersedia saat ini mencapai sekitar 5,2 juta ton. Selain itu, terdapat potensi produksi dari tanaman yang masih berada di lahan (standing crop) sebesar 10-11 juta ton, serta cadangan beras yang tersimpan di rumah tangga, hotel, dan restoran sekitar 12,5 juta ton.&#13;
&#13;
&amp;quot;Artinya dengan cadangan ini, tiga-tiganya, itu bisa 10-11 bulan ke depan,&amp;quot; ungkap Amran.&#13;
&#13;
Mentan menjelaskan, dengan asumsi ketahanan pangan berada pada batas terendah, yakni 10 bulan, maka ketersediaan pangan nasional masih aman hingga April 2027. Sementara pada Maret 2027 Indonesia diperkirakan kembali memasuki masa panen raya. Karena itu, Amran optimistis dampak El Nino yang diperkirakan terjadi dapat dimitigasi dengan baik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi dampak El Nino Godzilla sebagaimana disampaikan oleh BMKG, insya Allah itu bisa kita mitigasi risikonya,&amp;quot; jelas Amran.&#13;
&#13;
Selain membahas ketahanan pangan, Amran juga melaporkan perkembangan sektor peternakan. Menurutnya, pemerintah telah berdiskusi dengan para peternak ayam dan telur untuk mencari solusi atas penurunan harga yang terjadi belakangan ini.&#13;
&#13;
Salah satu langkah yang dilakukan adalah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) agar konsumsi telur dan ayam dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat ditingkatkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami langsung telepon kepala BGN, menyampaikan kalau bisa dalam satu minggu biasanya konsumsi telur satu kali bisa menjadi tiga kali termasuk ayam, sehingga harga mulai merangkak naik. Dan itu kita sepakati semua,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sektor hortikultura, pemerintah tengah mempercepat penanaman bawang putih. Sementara pada sektor perkebunan, pemerintah fokus mempercepat hilirisasi sekaligus pengembangan komoditas strategis seperti kakao, kopi, mente, kelapa, dan tebu.&#13;
&#13;
Program pengembangan perkebunan rakyat tersebut mencakup lahan seluas 870.000 hektare yang tersebar di berbagai daerah, termasuk seluruh kabupaten di Papua.&#13;
&#13;
Amran juga melaporkan kepada Presiden bahwa pemerintah telah menyalurkan bantuan kepada petani senilai lebih dari Rp5,5 triliun dalam dua tahun terakhir. Bantuan tersebut berupa hibah alat dan mesin pertanian, pembangunan sawah, hingga perluasan program cetak sawah.&#13;
&#13;
Selain itu, pemerintah terus mempercepat pembangunan fasilitas hilirisasi kelapa. Saat ini satu pabrik telah berdiri di Maluku Utara, sementara beberapa proyek lain sedang dikembangkan di Maluku Utara, Morowali, dan Indragiri Hilir, Riau.&#13;
&#13;
&amp;quot;Insya Allah perkebunan, sektor perkebunan yang tadi 870.000 hektar itu untuk rakyat seluruh Indonesia untuk petani kita, itu hibah dan menciptakan lapangan kerja baru,&amp;quot; pungkas Amran.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa stok pangan nasional dalam kondisi aman dan diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 10 bulan ke depan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Baru saja kami dipanggil Bapak Presiden Republik Indonesia, beliau menanyakan progres tentang pertanian secara umum, mulai dari pangan, hortikultura, peternakan, dan perkebunan,&amp;quot; ujar Amran usai dipanggil Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/6/2026).&#13;
&#13;
Menurutnya, stok beras nasional yang tersedia saat ini mencapai sekitar 5,2 juta ton. Selain itu, terdapat potensi produksi dari tanaman yang masih berada di lahan (standing crop) sebesar 10-11 juta ton, serta cadangan beras yang tersimpan di rumah tangga, hotel, dan restoran sekitar 12,5 juta ton.&#13;
&#13;
&amp;quot;Artinya dengan cadangan ini, tiga-tiganya, itu bisa 10-11 bulan ke depan,&amp;quot; ungkap Amran.&#13;
&#13;
Mentan menjelaskan, dengan asumsi ketahanan pangan berada pada batas terendah, yakni 10 bulan, maka ketersediaan pangan nasional masih aman hingga April 2027. Sementara pada Maret 2027 Indonesia diperkirakan kembali memasuki masa panen raya. Karena itu, Amran optimistis dampak El Nino yang diperkirakan terjadi dapat dimitigasi dengan baik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi dampak El Nino Godzilla sebagaimana disampaikan oleh BMKG, insya Allah itu bisa kita mitigasi risikonya,&amp;quot; jelas Amran.&#13;
&#13;
Selain membahas ketahanan pangan, Amran juga melaporkan perkembangan sektor peternakan. Menurutnya, pemerintah telah berdiskusi dengan para peternak ayam dan telur untuk mencari solusi atas penurunan harga yang terjadi belakangan ini.&#13;
&#13;
Salah satu langkah yang dilakukan adalah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) agar konsumsi telur dan ayam dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat ditingkatkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami langsung telepon kepala BGN, menyampaikan kalau bisa dalam satu minggu biasanya konsumsi telur satu kali bisa menjadi tiga kali termasuk ayam, sehingga harga mulai merangkak naik. Dan itu kita sepakati semua,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sektor hortikultura, pemerintah tengah mempercepat penanaman bawang putih. Sementara pada sektor perkebunan, pemerintah fokus mempercepat hilirisasi sekaligus pengembangan komoditas strategis seperti kakao, kopi, mente, kelapa, dan tebu.&#13;
&#13;
Program pengembangan perkebunan rakyat tersebut mencakup lahan seluas 870.000 hektare yang tersebar di berbagai daerah, termasuk seluruh kabupaten di Papua.&#13;
&#13;
Amran juga melaporkan kepada Presiden bahwa pemerintah telah menyalurkan bantuan kepada petani senilai lebih dari Rp5,5 triliun dalam dua tahun terakhir. Bantuan tersebut berupa hibah alat dan mesin pertanian, pembangunan sawah, hingga perluasan program cetak sawah.&#13;
&#13;
Selain itu, pemerintah terus mempercepat pembangunan fasilitas hilirisasi kelapa. Saat ini satu pabrik telah berdiri di Maluku Utara, sementara beberapa proyek lain sedang dikembangkan di Maluku Utara, Morowali, dan Indragiri Hilir, Riau.&#13;
&#13;
&amp;quot;Insya Allah perkebunan, sektor perkebunan yang tadi 870.000 hektar itu untuk rakyat seluruh Indonesia untuk petani kita, itu hibah dan menciptakan lapangan kerja baru,&amp;quot; pungkas Amran.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
