<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Apakah Pencairan JHT Kena Pajak? Ini Penjelasannya&amp;nbsp;</title><description>Apakah pencairan JHT kena pajak? Jaminan Hari Tua (JHT) program perlindungan sosial yang memberikan manfaat berupa uang tunai kepada peserta ketika memasuki usia pensiun, meninggal dunia, atau mengalami cacat total. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/19/320/3225405/apakah-pencairan-jht-kena-pajak-ini-penjelasannya-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/06/19/320/3225405/apakah-pencairan-jht-kena-pajak-ini-penjelasannya-nbsp"/><item><title>Apakah Pencairan JHT Kena Pajak? Ini Penjelasannya&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/19/320/3225405/apakah-pencairan-jht-kena-pajak-ini-penjelasannya-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/06/19/320/3225405/apakah-pencairan-jht-kena-pajak-ini-penjelasannya-nbsp</guid><pubDate>Jum'at 19 Juni 2026 22:15 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/19/320/3225405/bpjs_ketenagakerjaan-6hHz_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BPJS Ketenagakerjaan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/19/320/3225405/bpjs_ketenagakerjaan-6hHz_large.jpg</image><title>BPJS Ketenagakerjaan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Apakah pencairan JHT kena pajak? Jaminan Hari Tua (JHT) program perlindungan sosial yang memberikan manfaat berupa uang tunai kepada peserta ketika memasuki usia pensiun, meninggal dunia, atau mengalami cacat total.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di mana aspek yang perlu dipahami oleh karyawan adalah pajak yang dikenakan saat pencairan dana JHT.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pencairan dana Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun, tarif pajaknya tidak sama rata dan bergantung pada nominal saldo, kepemilikan NPWP, serta apakah Anda pernah melakukan pencairan sebagian sebelumnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berikut skema pengenaan pajak pencairan JHT yang dirangkum Okezone, Jumat (19/6/2026):&#13;
&#13;
1. Pencairan Sekaligus Pertama Kali&#13;
&#13;
Jika Anda baru pertama kali mencairkan seluruh saldo JHT (misalnya saat pensiun, resign, atau di-PHK), berlaku tarif pajak tetap (Final).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saldo &amp;le; Rp50 juta: Bebas pajak atau 0%.Saldo &amp;gt; Rp50 juta: Dikenakan PPh Final sebesar 5% dari jumlah bruto.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Pencairan Sebagian&#13;
&#13;
Apabila mencairkan sebagian saldo JHT saat masih aktif bekerja, perhitungannya masuk ke kategori pajak progresif.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saldo akan diakumulasikan dan saat pensiun nanti sisa dana akan dikenakan tarif progresif Pasal 17:&#13;
&#13;
Lapisan Rp0 &amp;ndash; Rp60 juta: 5%Lapisan Rp60 juta &amp;ndash; Rp250 juta: 15%&#13;
&#13;
Lapisan Rp250 juta &amp;ndash; Rp500 juta: 25%&#13;
&#13;
Lapisan di atas Rp500 juta: 30%.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Pengaruh NPWP Terhadap Pajak&#13;
&#13;
Memiliki NPWP sangat penting saat proses pencairan JHT.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Jika Anda tidak memiliki NPWP dan saldo berada di atas ambang batas pajak, potongan pajak yang dikenakan akan 20% lebih tinggi dari tarif normal yang berlaku.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Untuk informasi lebih lanjut mengenai tata cara dan pengajuan klaim JHT, Anda dapat mengakses menu panduan di situs resmi BPJS Ketenagakerjaan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Apakah pencairan JHT kena pajak? Jaminan Hari Tua (JHT) program perlindungan sosial yang memberikan manfaat berupa uang tunai kepada peserta ketika memasuki usia pensiun, meninggal dunia, atau mengalami cacat total.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di mana aspek yang perlu dipahami oleh karyawan adalah pajak yang dikenakan saat pencairan dana JHT.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pencairan dana Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun, tarif pajaknya tidak sama rata dan bergantung pada nominal saldo, kepemilikan NPWP, serta apakah Anda pernah melakukan pencairan sebagian sebelumnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berikut skema pengenaan pajak pencairan JHT yang dirangkum Okezone, Jumat (19/6/2026):&#13;
&#13;
1. Pencairan Sekaligus Pertama Kali&#13;
&#13;
Jika Anda baru pertama kali mencairkan seluruh saldo JHT (misalnya saat pensiun, resign, atau di-PHK), berlaku tarif pajak tetap (Final).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saldo &amp;le; Rp50 juta: Bebas pajak atau 0%.Saldo &amp;gt; Rp50 juta: Dikenakan PPh Final sebesar 5% dari jumlah bruto.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Pencairan Sebagian&#13;
&#13;
Apabila mencairkan sebagian saldo JHT saat masih aktif bekerja, perhitungannya masuk ke kategori pajak progresif.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saldo akan diakumulasikan dan saat pensiun nanti sisa dana akan dikenakan tarif progresif Pasal 17:&#13;
&#13;
Lapisan Rp0 &amp;ndash; Rp60 juta: 5%Lapisan Rp60 juta &amp;ndash; Rp250 juta: 15%&#13;
&#13;
Lapisan Rp250 juta &amp;ndash; Rp500 juta: 25%&#13;
&#13;
Lapisan di atas Rp500 juta: 30%.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Pengaruh NPWP Terhadap Pajak&#13;
&#13;
Memiliki NPWP sangat penting saat proses pencairan JHT.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Jika Anda tidak memiliki NPWP dan saldo berada di atas ambang batas pajak, potongan pajak yang dikenakan akan 20% lebih tinggi dari tarif normal yang berlaku.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Untuk informasi lebih lanjut mengenai tata cara dan pengajuan klaim JHT, Anda dapat mengakses menu panduan di situs resmi BPJS Ketenagakerjaan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
