<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>10 Tol Baru Siap Beroperasi Fungsional Jelang Nataru, Ini Daftarnya&amp;nbsp;</title><description>Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan sedikitnya 10 ruas jalan tol baru dapat difungsionalkan guna mendukung kelancaran arus mudik Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/22/320/3225938/10-tol-baru-siap-beroperasi-fungsional-jelang-nataru-ini-daftarnya-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/06/22/320/3225938/10-tol-baru-siap-beroperasi-fungsional-jelang-nataru-ini-daftarnya-nbsp"/><item><title>10 Tol Baru Siap Beroperasi Fungsional Jelang Nataru, Ini Daftarnya&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/22/320/3225938/10-tol-baru-siap-beroperasi-fungsional-jelang-nataru-ini-daftarnya-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/06/22/320/3225938/10-tol-baru-siap-beroperasi-fungsional-jelang-nataru-ini-daftarnya-nbsp</guid><pubDate>Senin 22 Juni 2026 22:15 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/22/320/3225938/jalan_tol-xpgo_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan Tol (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/22/320/3225938/jalan_tol-xpgo_large.jpg</image><title>Jalan Tol (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan sedikitnya 10 ruas jalan tol baru dapat difungsionalkan guna mendukung kelancaran arus mudik Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menteri PU, Dody Hanggodo menegaskan pembangunan jalan tol tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur transportasi, tetapi juga menjadi instrumen pemerataan pembangunan wilayah dan penguatan ekonomi daerah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pembangunan jalan tol selalu memiliki arti strategis, tidak hanya bagi infrastruktur fisik, tetapi juga bagi penguatan fondasi ekonomi nasional,&amp;quot; ujar Menteri Dody dalam keterangan resmi, Minggu (21/6/2026).&#13;
&#13;
Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Ni Komang Rasminiati mengungkapkan berdasarkan progres konstruksi saat ini, sebanyak 10 ruas tol berpotensi rampung pada akhir 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Memang sesuai dengan progres konstruksi sampai sekarang, ada rencana sekitar 10 ruas. Harapannya dapat diselesaikan di akhir 2026 dan dapat difungsionalkan untuk menunjang pergerakan lalu lintas Nataru,&amp;quot; kata Ni Komang.&#13;
&#13;
Berdasarkan progres konstruksi dan target penyelesaian pekerjaan, terdapat 10 (sepuluh) ruas jalan tol sepanjang 201,12 km yang direncanakan selesai konstruksi pada tahun 2026 antara lain:&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Sigli - Banda Aceh seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) sepanjang 24,67 km akan difungsikan dua jalur dua arah (A&amp;amp;B) untuk seluruh golongan kendaraan.&#13;
&#13;
2. Palembang - Betung seksi 1 - 4 (Kramasan-Pulo Rimo) sepanjang 54,50 km, juga akan dioperasikan dua jalur dua arah, namun khusus untuk kendaraan Golongan I (non-bus).&#13;
&#13;
3. Probolinggo - Banyuwangi seksi 3 (Paiton-Besuki) sepanjang 25,60 km, akan difungsikan dua jalur dua arah, namun khusus untuk kendaraan Golongan I (non-bus).&#13;
&#13;
4. Serang - Panimbang seksi 2 (Rangkasbitung-Cileles) sepanjang 24,17 km, akan dioperasikan satu jalur satu arah melalui jalur A untuk kendaraan Golongan I (non-bus).&#13;
&#13;
5. ⁠Jakarta Cikampek II Sisi Selatan seksi 6 (Kutanegara-Sadang) sepanjang 8,50 km, akan difungsikan secara khusus untuk arus balik dari Sadang menuju Jakarta bagi kendaraan Golongan I (non-bus). Lalu akses Patimbang Sta 14+110 &amp;ndash; 33+500 sepanjang 19,39 km.&#13;
&#13;
6. Ruas tol Akses Patimbang di Subang Sta 14+110 &amp;ndash; 33+500 sepanjang 19,39 km, difungsikan sebanyak 4 lajur dua arah.&#13;
&#13;
7. Semarang - Demak Seksi 1A dan 1C sepanjang 3,66 km, dirancang untuk difungsikan sebanyak 2 jalur (2 arah) dengan masing-masing jalur memiliki 2 lajur.&#13;
&#13;
8. Solo - Yogyakarta - NYIA Kulonprogo Paket 1.2B, 2.1A dan 2.2B sepanjang 18,36 km, akan dioperasikan satu jalur satu arah untuk kendaraan Golongan I (non-bus).&#13;
&#13;
9. Yogyakarta - Bawen seksi 1 dan 6 sepanjang 15,10 km, akan dioperasikan satu jalur satu arah untuk kendaraan Golongan I (non-bus).&#13;
&#13;
10. Kediri &amp;ndash; Tulungagung segmen Akses Tol Bandara sepanjang 7,17 km, yang akan menghubungkan langsung Kota Kediri menuju Bandara Internasional Dhoho.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan sedikitnya 10 ruas jalan tol baru dapat difungsionalkan guna mendukung kelancaran arus mudik Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menteri PU, Dody Hanggodo menegaskan pembangunan jalan tol tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur transportasi, tetapi juga menjadi instrumen pemerataan pembangunan wilayah dan penguatan ekonomi daerah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pembangunan jalan tol selalu memiliki arti strategis, tidak hanya bagi infrastruktur fisik, tetapi juga bagi penguatan fondasi ekonomi nasional,&amp;quot; ujar Menteri Dody dalam keterangan resmi, Minggu (21/6/2026).&#13;
&#13;
Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Ni Komang Rasminiati mengungkapkan berdasarkan progres konstruksi saat ini, sebanyak 10 ruas tol berpotensi rampung pada akhir 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Memang sesuai dengan progres konstruksi sampai sekarang, ada rencana sekitar 10 ruas. Harapannya dapat diselesaikan di akhir 2026 dan dapat difungsionalkan untuk menunjang pergerakan lalu lintas Nataru,&amp;quot; kata Ni Komang.&#13;
&#13;
Berdasarkan progres konstruksi dan target penyelesaian pekerjaan, terdapat 10 (sepuluh) ruas jalan tol sepanjang 201,12 km yang direncanakan selesai konstruksi pada tahun 2026 antara lain:&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Sigli - Banda Aceh seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) sepanjang 24,67 km akan difungsikan dua jalur dua arah (A&amp;amp;B) untuk seluruh golongan kendaraan.&#13;
&#13;
2. Palembang - Betung seksi 1 - 4 (Kramasan-Pulo Rimo) sepanjang 54,50 km, juga akan dioperasikan dua jalur dua arah, namun khusus untuk kendaraan Golongan I (non-bus).&#13;
&#13;
3. Probolinggo - Banyuwangi seksi 3 (Paiton-Besuki) sepanjang 25,60 km, akan difungsikan dua jalur dua arah, namun khusus untuk kendaraan Golongan I (non-bus).&#13;
&#13;
4. Serang - Panimbang seksi 2 (Rangkasbitung-Cileles) sepanjang 24,17 km, akan dioperasikan satu jalur satu arah melalui jalur A untuk kendaraan Golongan I (non-bus).&#13;
&#13;
5. ⁠Jakarta Cikampek II Sisi Selatan seksi 6 (Kutanegara-Sadang) sepanjang 8,50 km, akan difungsikan secara khusus untuk arus balik dari Sadang menuju Jakarta bagi kendaraan Golongan I (non-bus). Lalu akses Patimbang Sta 14+110 &amp;ndash; 33+500 sepanjang 19,39 km.&#13;
&#13;
6. Ruas tol Akses Patimbang di Subang Sta 14+110 &amp;ndash; 33+500 sepanjang 19,39 km, difungsikan sebanyak 4 lajur dua arah.&#13;
&#13;
7. Semarang - Demak Seksi 1A dan 1C sepanjang 3,66 km, dirancang untuk difungsikan sebanyak 2 jalur (2 arah) dengan masing-masing jalur memiliki 2 lajur.&#13;
&#13;
8. Solo - Yogyakarta - NYIA Kulonprogo Paket 1.2B, 2.1A dan 2.2B sepanjang 18,36 km, akan dioperasikan satu jalur satu arah untuk kendaraan Golongan I (non-bus).&#13;
&#13;
9. Yogyakarta - Bawen seksi 1 dan 6 sepanjang 15,10 km, akan dioperasikan satu jalur satu arah untuk kendaraan Golongan I (non-bus).&#13;
&#13;
10. Kediri &amp;ndash; Tulungagung segmen Akses Tol Bandara sepanjang 7,17 km, yang akan menghubungkan langsung Kota Kediri menuju Bandara Internasional Dhoho.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
