<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mantan Ketua The Fed Alan Greenspan Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun</title><description>Mantan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve Alan Greenspan meninggal dunia pada usia 100. Kabar tersebut disampaikan istri Greenspan Andrea Mitchell Senin (22/6/2026) malam. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/22/320/3225971/mantan-ketua-the-fed-alan-greenspan-meninggal-dunia-pada-usia-100-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/06/22/320/3225971/mantan-ketua-the-fed-alan-greenspan-meninggal-dunia-pada-usia-100-tahun"/><item><title>Mantan Ketua The Fed Alan Greenspan Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/22/320/3225971/mantan-ketua-the-fed-alan-greenspan-meninggal-dunia-pada-usia-100-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/06/22/320/3225971/mantan-ketua-the-fed-alan-greenspan-meninggal-dunia-pada-usia-100-tahun</guid><pubDate>Senin 22 Juni 2026 21:30 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/22/320/3225971/alan-1Yds_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Mantan Ketua The Fed Alan Greenspan Meninggal Dunia  (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/22/320/3225971/alan-1Yds_large.png</image><title>Mantan Ketua The Fed Alan Greenspan Meninggal Dunia  (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Mantan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve Alan Greenspan meninggal dunia pada usia 100. Kabar tersebut disampaikan istri Greenspan Andrea Mitchell Senin (22/6/2026) malam.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dilansir NBC News, Greenspan meninggal akibat komplikasi penyakit Parkinson.&#13;
&#13;
Dia memimpin The Fed dari Agustus 1987 hingga Januari 2006 dan memainkan peran besar dalam membentuk arah ekonomi Amerika Serikat selama hampir dua dekade.&#13;
&#13;
Dia diangkat oleh Presiden Ronald Reagan dan memegang posisi tersebut melalui masa-masa sulit dan masa-masa kejayaan ekonomi hingga pensiun pada tahun 2006.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Masa jabatannya merupakan yang terpanjang kedua, empat bulan lebih pendek dibandingkan almarhum William McChesney Martin yang memimpin The Fed dari tahun 1951 hingga 1970.&#13;
&#13;
Greenspan sering dianggap sebagai tokoh paling berkuasa kedua di Amerika Serikat setelah presiden.&amp;nbsp;Hal ini karena pengaruh besar The Fed terhadap arah ekonomi global melalui kebijakan suku bunga.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia dikenal dengan gaya komunikasi yang sangat hati-hati dan tidak langsung, hingga melahirkan istilah Fed speak &amp;mdash; bahasa tersirat yang sering dianalisis ketat oleh pasar dan ekonom.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Apa yang saya pelajari di The Fed adalah bahasa baru yang disebut &amp;lsquo;bahasa The Fed&amp;rsquo;. Kami belajar berbicara dengan ketidakjelasan yang terukur.&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Greenspan sempat memperingatkan adanya euforia pasar saham pada 1996 dengan istilah irrational exuberance atau euforia tidak rasional.&#13;
&#13;
Namun ia kemudian menarik kembali pernyataan tersebut dengan alasan bahwa tugas bank sentral bukan menilai harga aset secara langsung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Meski demikian, kebijakan moneter era Greenspan kemudian banyak dikritik karena dianggap turut mendorong terbentuknya gelembung aset, khususnya di sektor perumahan yang akhirnya pecah dan memicu krisis keuangan global 2007&amp;ndash;2009.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kritik juga datang dari pendekatannya yang cenderung longgar terhadap regulasi sektor keuangan, yang dinilai memberi ruang bagi bank untuk mengambil risiko besar di pasar properti.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Mantan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve Alan Greenspan meninggal dunia pada usia 100. Kabar tersebut disampaikan istri Greenspan Andrea Mitchell Senin (22/6/2026) malam.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dilansir NBC News, Greenspan meninggal akibat komplikasi penyakit Parkinson.&#13;
&#13;
Dia memimpin The Fed dari Agustus 1987 hingga Januari 2006 dan memainkan peran besar dalam membentuk arah ekonomi Amerika Serikat selama hampir dua dekade.&#13;
&#13;
Dia diangkat oleh Presiden Ronald Reagan dan memegang posisi tersebut melalui masa-masa sulit dan masa-masa kejayaan ekonomi hingga pensiun pada tahun 2006.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Masa jabatannya merupakan yang terpanjang kedua, empat bulan lebih pendek dibandingkan almarhum William McChesney Martin yang memimpin The Fed dari tahun 1951 hingga 1970.&#13;
&#13;
Greenspan sering dianggap sebagai tokoh paling berkuasa kedua di Amerika Serikat setelah presiden.&amp;nbsp;Hal ini karena pengaruh besar The Fed terhadap arah ekonomi global melalui kebijakan suku bunga.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia dikenal dengan gaya komunikasi yang sangat hati-hati dan tidak langsung, hingga melahirkan istilah Fed speak &amp;mdash; bahasa tersirat yang sering dianalisis ketat oleh pasar dan ekonom.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Apa yang saya pelajari di The Fed adalah bahasa baru yang disebut &amp;lsquo;bahasa The Fed&amp;rsquo;. Kami belajar berbicara dengan ketidakjelasan yang terukur.&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Greenspan sempat memperingatkan adanya euforia pasar saham pada 1996 dengan istilah irrational exuberance atau euforia tidak rasional.&#13;
&#13;
Namun ia kemudian menarik kembali pernyataan tersebut dengan alasan bahwa tugas bank sentral bukan menilai harga aset secara langsung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Meski demikian, kebijakan moneter era Greenspan kemudian banyak dikritik karena dianggap turut mendorong terbentuknya gelembung aset, khususnya di sektor perumahan yang akhirnya pecah dan memicu krisis keuangan global 2007&amp;ndash;2009.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kritik juga datang dari pendekatannya yang cenderung longgar terhadap regulasi sektor keuangan, yang dinilai memberi ruang bagi bank untuk mengambil risiko besar di pasar properti.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
