<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Profesi Bergaji Tinggi di AS Tanpa Perlu Gelar Sarjana&amp;nbsp;</title><description>5 profesi bergaji tinggi di AS tanpa perlu gelar sarjana. Gelar sarjana dengan pendidikan empat tahun bukan lagi satu-satunya jalan untuk mendapatkan pekerjaan dengan gaji besar. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/23/320/3226187/5-profesi-bergaji-tinggi-di-as-tanpa-perlu-gelar-sarjana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/06/23/320/3226187/5-profesi-bergaji-tinggi-di-as-tanpa-perlu-gelar-sarjana"/><item><title>5 Profesi Bergaji Tinggi di AS Tanpa Perlu Gelar Sarjana&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/23/320/3226187/5-profesi-bergaji-tinggi-di-as-tanpa-perlu-gelar-sarjana</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/06/23/320/3226187/5-profesi-bergaji-tinggi-di-as-tanpa-perlu-gelar-sarjana</guid><pubDate>Selasa 23 Juni 2026 21:33 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/23/320/3226187/gaji_besar-ptZx_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gaji Besar (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/23/320/3226187/gaji_besar-ptZx_large.jpg</image><title>Gaji Besar (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - 5 profesi bergaji tinggi di AS tanpa perlu gelar sarjana. Gelar sarjana dengan pendidikan empat tahun bukan lagi satu-satunya jalan untuk mendapatkan pekerjaan dengan gaji besar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Biaya pendidikan tinggi di Amerika Serikat terus meroket, meningkat dua kali lipat sejak tahun 2000.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berdasarkan data dari Education Data Initiative, rata-rata biaya kuliah empat tahun kini mencapai komitmen finansial sebesar USD153.000 (sekitar Rp2,5 miliar).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Para pakar menyatakan saat ini tersedia banyak lapangan kerja yang menawarkan gaji per tahun USD100.000 (sekitar Rp1,6 miliar) atau lebih tanpa memerlukan gelar sarjana formal.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Teknisi Listrik&#13;
&#13;
Teknisi listrik menjadi salah satu profesi yang paling dicari.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS), pekerjaan ini diproyeksikan tumbuh 9 persen hingga tahun 2034, jauh lebih cepat dibandingkan rata-rata pekerjaan lain.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Potensi Gaji: Anggota serikat pekerja di kota-kota besar seperti San Francisco dapat mengantongi hingga USD182.500 per tahun.&#13;
&#13;
Jalur Karier: Memerlukan masa magang (apprenticeship) selama kurang lebih lima tahun untuk membangun reputasi dan keahlian teknis.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Teknisi Lift&#13;
&#13;
Profesi ini merupakan salah satu pekerjaan teknis dengan bayaran tertinggi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tugas utamanya meliputi pemasangan, pemeliharaan, dan perbaikan lift, eskalator, hingga jalur pejalan kaki bergerak.&#13;
&#13;
Gaji Median: USD106.580 per tahun.&#13;
&#13;
Lokasi Gaji Tertinggi: San Francisco (USD174.960), Boston (USD154.520), dan Honolulu (USD153.860).&#13;
&#13;
Syarat: Pelatihan intensif melalui program magang selama dua hingga lima tahun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Penjualan Teknologi Komersial&#13;
&#13;
Berbeda dengan pekerjaan teknis, bidang ini sangat bergantung pada performa individu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Karier biasanya dimulai dari posisi Sales Development Representative hingga mencapai puncak sebagai Account Executive.&#13;
&#13;
Psikolog tempat kerja, Tishayla Williams, menekankan bahwa dalam bidang ini, hasil yang terdokumentasi--seperti pendapatan yang dihasilkan atau proyek yang dipimpin--menjadi alat negosiasi yang jauh lebih kuat daripada selembar ijazah.&#13;
&#13;
Rata-rata Gaji: USD99.069 (termasuk bonus).&#13;
&#13;
Proyeksi: Setelah lima tahun pengalaman, rata-rata gaji dapat meningkat menjadi USD112.528.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
4. Pilot Komersial&#13;
&#13;
Menerbangkan pesawat untuk keperluan komersial seperti penumpang atau kargo.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kisaran Gaji: USD100.000 &amp;ndash; USD130.000 (sekitar Rp1,6 - Rp2,1 miliar) per tahun.&#13;
&#13;
Kualifikasi: Tidak memerlukan gelar sarjana, namun diwajibkan mengantongi berbagai lisensi komersial (seperti Commercial Pilot License dan Instrument Rating) dari FAA serta memiliki jumlah jam terbang tertentu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
5. Manajer Sistem Informasi&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berperan krusial dalam mengawasi kebutuhan jaringan dan teknologi informasi (TI) sebuah perusahaan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kisaran Gaji: USD96.000 &amp;ndash; USD115.000 (sekitar Rp1,6 - Rp1,9 miliar) per tahun.&#13;
&#13;
Kualifikasi: Jenjang karier ini biasanya menuntut sertifikasi TI terapan (seperti Cisco atau AWS), portofolio yang kuat, dan pengalaman kerja lapangan, bukan ijazah S1.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - 5 profesi bergaji tinggi di AS tanpa perlu gelar sarjana. Gelar sarjana dengan pendidikan empat tahun bukan lagi satu-satunya jalan untuk mendapatkan pekerjaan dengan gaji besar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Biaya pendidikan tinggi di Amerika Serikat terus meroket, meningkat dua kali lipat sejak tahun 2000.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berdasarkan data dari Education Data Initiative, rata-rata biaya kuliah empat tahun kini mencapai komitmen finansial sebesar USD153.000 (sekitar Rp2,5 miliar).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Para pakar menyatakan saat ini tersedia banyak lapangan kerja yang menawarkan gaji per tahun USD100.000 (sekitar Rp1,6 miliar) atau lebih tanpa memerlukan gelar sarjana formal.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Teknisi Listrik&#13;
&#13;
Teknisi listrik menjadi salah satu profesi yang paling dicari.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS), pekerjaan ini diproyeksikan tumbuh 9 persen hingga tahun 2034, jauh lebih cepat dibandingkan rata-rata pekerjaan lain.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Potensi Gaji: Anggota serikat pekerja di kota-kota besar seperti San Francisco dapat mengantongi hingga USD182.500 per tahun.&#13;
&#13;
Jalur Karier: Memerlukan masa magang (apprenticeship) selama kurang lebih lima tahun untuk membangun reputasi dan keahlian teknis.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Teknisi Lift&#13;
&#13;
Profesi ini merupakan salah satu pekerjaan teknis dengan bayaran tertinggi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tugas utamanya meliputi pemasangan, pemeliharaan, dan perbaikan lift, eskalator, hingga jalur pejalan kaki bergerak.&#13;
&#13;
Gaji Median: USD106.580 per tahun.&#13;
&#13;
Lokasi Gaji Tertinggi: San Francisco (USD174.960), Boston (USD154.520), dan Honolulu (USD153.860).&#13;
&#13;
Syarat: Pelatihan intensif melalui program magang selama dua hingga lima tahun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Penjualan Teknologi Komersial&#13;
&#13;
Berbeda dengan pekerjaan teknis, bidang ini sangat bergantung pada performa individu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Karier biasanya dimulai dari posisi Sales Development Representative hingga mencapai puncak sebagai Account Executive.&#13;
&#13;
Psikolog tempat kerja, Tishayla Williams, menekankan bahwa dalam bidang ini, hasil yang terdokumentasi--seperti pendapatan yang dihasilkan atau proyek yang dipimpin--menjadi alat negosiasi yang jauh lebih kuat daripada selembar ijazah.&#13;
&#13;
Rata-rata Gaji: USD99.069 (termasuk bonus).&#13;
&#13;
Proyeksi: Setelah lima tahun pengalaman, rata-rata gaji dapat meningkat menjadi USD112.528.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
4. Pilot Komersial&#13;
&#13;
Menerbangkan pesawat untuk keperluan komersial seperti penumpang atau kargo.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kisaran Gaji: USD100.000 &amp;ndash; USD130.000 (sekitar Rp1,6 - Rp2,1 miliar) per tahun.&#13;
&#13;
Kualifikasi: Tidak memerlukan gelar sarjana, namun diwajibkan mengantongi berbagai lisensi komersial (seperti Commercial Pilot License dan Instrument Rating) dari FAA serta memiliki jumlah jam terbang tertentu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
5. Manajer Sistem Informasi&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berperan krusial dalam mengawasi kebutuhan jaringan dan teknologi informasi (TI) sebuah perusahaan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kisaran Gaji: USD96.000 &amp;ndash; USD115.000 (sekitar Rp1,6 - Rp1,9 miliar) per tahun.&#13;
&#13;
Kualifikasi: Jenjang karier ini biasanya menuntut sertifikasi TI terapan (seperti Cisco atau AWS), portofolio yang kuat, dan pengalaman kerja lapangan, bukan ijazah S1.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
