<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasar Modal Indonesia Lolos dari Ancaman Turun Kelas Usai Pengumuman MSCI</title><description>MSCI masih mempertahankan status pasar modal Indonesia pada posisi Emerging Market. Kekhawatiran investor mulai mereda.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/24/278/3226257/pasar-modal-indonesia-lolos-dari-ancaman-turun-kelas-usai-pengumuman-msci</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/06/24/278/3226257/pasar-modal-indonesia-lolos-dari-ancaman-turun-kelas-usai-pengumuman-msci"/><item><title>Pasar Modal Indonesia Lolos dari Ancaman Turun Kelas Usai Pengumuman MSCI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/24/278/3226257/pasar-modal-indonesia-lolos-dari-ancaman-turun-kelas-usai-pengumuman-msci</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/06/24/278/3226257/pasar-modal-indonesia-lolos-dari-ancaman-turun-kelas-usai-pengumuman-msci</guid><pubDate>Rabu 24 Juni 2026 11:55 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/24/278/3226257/saham-hDBP_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasar Modal Indonesia Lolos dari Ancaman Turun Kelas Usai Pengumuman MSCI (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/24/278/3226257/saham-hDBP_large.jpg</image><title>Pasar Modal Indonesia Lolos dari Ancaman Turun Kelas Usai Pengumuman MSCI (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Analis pasar modal Hans Kwee menilai kekhawatiran investor terhadap kemungkinan pasar modal Indonesia turun kelas dari Emerging Market (EM) menjadi Frontier Market dinilai telah hilang setelah hasil review MSCI dalam Market Classification Review 2026. MSCI masih mempertahankan status pasar modal Indonesia pada posisi Emerging Market.&#13;
&#13;
Hans melihat hasil MSCI Accessibility Review, Indonesia sebenarnya menjadi salah satu negara yang termasuk paling baik aksesibilitasnya bagi investor asing. Berbagai langkah reformasi dianggap telah mendapat pengakuan dari MSCI.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Melihat hasil MSCI Accessibility Review, Indonesia sebenarnya menjadi salah satu negara yang termasuk paling baik aksesibilitasnya bagi investor asing. Kekhawatiran investor akan risiko Indonesia turun dari Emerging Market ke Frontier Market telah menghilang pada MSCI Market Classification Review Juni 2026,&amp;quot; ujar Hans dalam keterangan tertulis, Rabu (24/6/2026).&#13;
&#13;
Meski Indonesia sejauh ini tetap dipertahankan sebagai emerging market, MSCI tetap memberikan dua catatan terhadap aspek transparansi kepemilikan saham dan praktik coordinated trading. Lembaga penyedia indeks global itu akan kembali mengevaluasi perkembangan pasar modal Indonesia hingga jadwal peninjauan berikutnya pada November 2026.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hans menilai catatan MSCI tersebut menunjukkan bahwa reformasi pasar modal Indonesia pada dasarnya telah menjawab berbagai keraguan yang muncul ketika Indonesia dikenakan status interim freeze pada Januari 2026. Meski demikian, keberhasilan reformasi tetap ditentukan oleh konsistensi pelaksanaannya.&#13;
&#13;
Dia menjelaskan, pasar modal Indonesia saat ini telah mengalami peningkatan transparansi yang signifikan. Salah satunya melalui penyediaan data kepemilikan saham hingga level di atas 1 persen, lebih rinci dibandingkan praktik di banyak bursa luar negeri yang umumnya hanya membuka data kepemilikan di atas 5 persen.&#13;
&#13;
Selain itu, regulator juga telah meningkatkan granularitas klasifikasi investor dari sembilan kategori menjadi 39 kategori. Reformasi lainnya dilakukan melalui pengembangan pelaporan Ultimate Beneficial Owner (UBO) atau pemilik manfaat yang dapat diakses melalui mekanisme permintaan tertentu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pasar modal Indonesia pasca reformasi telah menjadi salah satu pasar modal paling transparan di dunia,&amp;quot; kata Hans.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Analis pasar modal Hans Kwee menilai kekhawatiran investor terhadap kemungkinan pasar modal Indonesia turun kelas dari Emerging Market (EM) menjadi Frontier Market dinilai telah hilang setelah hasil review MSCI dalam Market Classification Review 2026. MSCI masih mempertahankan status pasar modal Indonesia pada posisi Emerging Market.&#13;
&#13;
Hans melihat hasil MSCI Accessibility Review, Indonesia sebenarnya menjadi salah satu negara yang termasuk paling baik aksesibilitasnya bagi investor asing. Berbagai langkah reformasi dianggap telah mendapat pengakuan dari MSCI.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Melihat hasil MSCI Accessibility Review, Indonesia sebenarnya menjadi salah satu negara yang termasuk paling baik aksesibilitasnya bagi investor asing. Kekhawatiran investor akan risiko Indonesia turun dari Emerging Market ke Frontier Market telah menghilang pada MSCI Market Classification Review Juni 2026,&amp;quot; ujar Hans dalam keterangan tertulis, Rabu (24/6/2026).&#13;
&#13;
Meski Indonesia sejauh ini tetap dipertahankan sebagai emerging market, MSCI tetap memberikan dua catatan terhadap aspek transparansi kepemilikan saham dan praktik coordinated trading. Lembaga penyedia indeks global itu akan kembali mengevaluasi perkembangan pasar modal Indonesia hingga jadwal peninjauan berikutnya pada November 2026.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hans menilai catatan MSCI tersebut menunjukkan bahwa reformasi pasar modal Indonesia pada dasarnya telah menjawab berbagai keraguan yang muncul ketika Indonesia dikenakan status interim freeze pada Januari 2026. Meski demikian, keberhasilan reformasi tetap ditentukan oleh konsistensi pelaksanaannya.&#13;
&#13;
Dia menjelaskan, pasar modal Indonesia saat ini telah mengalami peningkatan transparansi yang signifikan. Salah satunya melalui penyediaan data kepemilikan saham hingga level di atas 1 persen, lebih rinci dibandingkan praktik di banyak bursa luar negeri yang umumnya hanya membuka data kepemilikan di atas 5 persen.&#13;
&#13;
Selain itu, regulator juga telah meningkatkan granularitas klasifikasi investor dari sembilan kategori menjadi 39 kategori. Reformasi lainnya dilakukan melalui pengembangan pelaporan Ultimate Beneficial Owner (UBO) atau pemilik manfaat yang dapat diakses melalui mekanisme permintaan tertentu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pasar modal Indonesia pasca reformasi telah menjadi salah satu pasar modal paling transparan di dunia,&amp;quot; kata Hans.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
