<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mini LNG Plant Tuban Diresmikan, Siap Produksi 55.300 Ton per Tahun</title><description>Fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi maksimal setara 55.300 ton liquefied natural gas (LNG) per tahun.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/26/320/3226649/mini-lng-plant-tuban-diresmikan-siap-produksi-55-300-ton-per-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/06/26/320/3226649/mini-lng-plant-tuban-diresmikan-siap-produksi-55-300-ton-per-tahun"/><item><title>Mini LNG Plant Tuban Diresmikan, Siap Produksi 55.300 Ton per Tahun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/26/320/3226649/mini-lng-plant-tuban-diresmikan-siap-produksi-55-300-ton-per-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/06/26/320/3226649/mini-lng-plant-tuban-diresmikan-siap-produksi-55-300-ton-per-tahun</guid><pubDate>Jum'at 26 Juni 2026 10:41 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/26/320/3226649/bahlil_lng-xFRs_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemerintah meresmikan Mini LNG Plant milik PT Sumber Aneka Gas (SAG) di Tuban, Jawa Timur. (Foto: Okezone.com/IMG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/26/320/3226649/bahlil_lng-xFRs_large.jpg</image><title>Pemerintah meresmikan Mini LNG Plant milik PT Sumber Aneka Gas (SAG) di Tuban, Jawa Timur. (Foto: Okezone.com/IMG)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah meresmikan Mini LNG Plant milik PT Sumber Aneka Gas (SAG) di Tuban, Jawa Timur, sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemanfaatan gas bumi domestik dan memperkuat ketahanan energi nasional. Fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi maksimal setara 55.300 ton liquefied natural gas (LNG) per tahun.&#13;
&#13;
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pembangunan fasilitas pengolahan gas tersebut menjadi langkah nyata untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya energi dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor energi, khususnya liquefied petroleum gas (LPG).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya melihat ini adalah sebuah karya nyata dari sebuah perusahaan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri kita. Apalagi ini menghasilkan LNG, LPG, kondensat, dan CNG. Ini merupakan bentuk bauran energi dalam mengurangi impor LPG kita,&amp;rdquo; kata Bahlil, Jumat (26/6/2026).&#13;
&#13;
Mini LNG Plant PT Sumber Aneka Gas mengolah gas dari Lapangan Sumber yang dipasok PT Pertamina Hulu Energi Tuban East Java. Pasokan gas sebesar 15 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) tersebut telah dikontrak hingga 2035.&#13;
&#13;
Selain mampu memproduksi LNG hingga 55.300 ton per tahun, fasilitas ini juga menghasilkan sekitar 9.800 ton LPG per tahun, 19.600 barel kondensat per tahun, serta dirancang untuk memproduksi 21.000 ton CO2 cair (liquid CO2) per tahun.&#13;
&#13;
Seluruh produk yang dihasilkan akan dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan sektor industri, pelanggan ritel, serta pembangkit listrik di wilayah Jawa, Bali, hingga Sulawesi. Infrastruktur penyimpanan dan distribusi juga telah dirancang untuk mendukung rantai pasok LNG berbasis transportasi darat.&#13;
&#13;
Bahlil mengatakan keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu menjaga pasokan energi bagi industri, terutama di tengah tantangan pasokan gas di sejumlah wilayah.&#13;
&#13;
Ia mencontohkan pasokan gas murah untuk industri atau Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) di Jawa Barat, Banten, Bekasi, dan Jakarta mulai mengalami penurunan akibat berkurangnya lifting gas. Kondisi itu membuat sebagian kebutuhan industri dipenuhi menggunakan LNG yang memiliki harga lebih tinggi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini sangat membantu industri dalam rangka memberikan kepastian terhadap bahan baku. Sekarang di Jawa Timur masih oke, tetapi di Jawa Barat, Banten, Bekasi, dan Jakarta terjadi koreksi karena HGBT menurun. Terpaksa kita memakai LNG sehingga harganya memang agak naik,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Dalam kesempatan tersebut, Bahlil juga meminta PT Pertamina Hulu Energi Tuban East Java menjaga kepastian pasokan gas hingga masa kontrak berakhir pada 2035 agar investasi yang telah ditanamkan dapat berjalan optimal.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tolong disupport. Jangan sampai baru dua tahun kemudian pasokannya bermasalah. Orang sudah investasi besar, jadi kontraknya harus dijaga supaya mereka memiliki kepastian untuk berinvestasi ke depan,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Pemerintah berharap beroperasinya Mini LNG Plant di Tuban dapat meningkatkan pemanfaatan gas bumi domestik, memperkuat keandalan pasokan energi nasional, mengurangi penggunaan bahan bakar yang lebih mahal dan beremisi lebih tinggi, serta meningkatkan daya saing industri nasional.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah meresmikan Mini LNG Plant milik PT Sumber Aneka Gas (SAG) di Tuban, Jawa Timur, sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemanfaatan gas bumi domestik dan memperkuat ketahanan energi nasional. Fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi maksimal setara 55.300 ton liquefied natural gas (LNG) per tahun.&#13;
&#13;
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pembangunan fasilitas pengolahan gas tersebut menjadi langkah nyata untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya energi dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor energi, khususnya liquefied petroleum gas (LPG).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya melihat ini adalah sebuah karya nyata dari sebuah perusahaan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri kita. Apalagi ini menghasilkan LNG, LPG, kondensat, dan CNG. Ini merupakan bentuk bauran energi dalam mengurangi impor LPG kita,&amp;rdquo; kata Bahlil, Jumat (26/6/2026).&#13;
&#13;
Mini LNG Plant PT Sumber Aneka Gas mengolah gas dari Lapangan Sumber yang dipasok PT Pertamina Hulu Energi Tuban East Java. Pasokan gas sebesar 15 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) tersebut telah dikontrak hingga 2035.&#13;
&#13;
Selain mampu memproduksi LNG hingga 55.300 ton per tahun, fasilitas ini juga menghasilkan sekitar 9.800 ton LPG per tahun, 19.600 barel kondensat per tahun, serta dirancang untuk memproduksi 21.000 ton CO2 cair (liquid CO2) per tahun.&#13;
&#13;
Seluruh produk yang dihasilkan akan dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan sektor industri, pelanggan ritel, serta pembangkit listrik di wilayah Jawa, Bali, hingga Sulawesi. Infrastruktur penyimpanan dan distribusi juga telah dirancang untuk mendukung rantai pasok LNG berbasis transportasi darat.&#13;
&#13;
Bahlil mengatakan keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu menjaga pasokan energi bagi industri, terutama di tengah tantangan pasokan gas di sejumlah wilayah.&#13;
&#13;
Ia mencontohkan pasokan gas murah untuk industri atau Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) di Jawa Barat, Banten, Bekasi, dan Jakarta mulai mengalami penurunan akibat berkurangnya lifting gas. Kondisi itu membuat sebagian kebutuhan industri dipenuhi menggunakan LNG yang memiliki harga lebih tinggi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini sangat membantu industri dalam rangka memberikan kepastian terhadap bahan baku. Sekarang di Jawa Timur masih oke, tetapi di Jawa Barat, Banten, Bekasi, dan Jakarta terjadi koreksi karena HGBT menurun. Terpaksa kita memakai LNG sehingga harganya memang agak naik,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Dalam kesempatan tersebut, Bahlil juga meminta PT Pertamina Hulu Energi Tuban East Java menjaga kepastian pasokan gas hingga masa kontrak berakhir pada 2035 agar investasi yang telah ditanamkan dapat berjalan optimal.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tolong disupport. Jangan sampai baru dua tahun kemudian pasokannya bermasalah. Orang sudah investasi besar, jadi kontraknya harus dijaga supaya mereka memiliki kepastian untuk berinvestasi ke depan,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Pemerintah berharap beroperasinya Mini LNG Plant di Tuban dapat meningkatkan pemanfaatan gas bumi domestik, memperkuat keandalan pasokan energi nasional, mengurangi penggunaan bahan bakar yang lebih mahal dan beremisi lebih tinggi, serta meningkatkan daya saing industri nasional.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
