<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bank Mandiri (BMRI) Raup Laba Bersih Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026</title><description>PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membukukan laba bersih sebesar Rp23,3 triliun secara bank only atau hingga Mei 2026. Realisasi ini tumbuh 18,6 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/26/320/3226735/bank-mandiri-bmri-raup-laba-bersih-rp23-3-triliun-hingga-mei-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/06/26/320/3226735/bank-mandiri-bmri-raup-laba-bersih-rp23-3-triliun-hingga-mei-2026"/><item><title>Bank Mandiri (BMRI) Raup Laba Bersih Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/06/26/320/3226735/bank-mandiri-bmri-raup-laba-bersih-rp23-3-triliun-hingga-mei-2026</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/06/26/320/3226735/bank-mandiri-bmri-raup-laba-bersih-rp23-3-triliun-hingga-mei-2026</guid><pubDate>Jum'at 26 Juni 2026 17:04 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/26/320/3226735/bank_mandiri-eiym_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Mandiri (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/26/320/3226735/bank_mandiri-eiym_large.jpg</image><title>Bank Mandiri (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membukukan laba bersih sebesar Rp23,3 triliun secara bank only atau hingga Mei 2026. Realisasi ini tumbuh 18,6 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).&#13;
&#13;
Direktur Finance &amp;amp; Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini menjelaskan bahwa raihan rapor hijau ini tidak terlepas dari optimalnya fungsi intermediasi perbankan yang terus memperlihatkan tren ekspansif.&#13;
&#13;
Sepanjang Januari hingga Mei 2026, Bank Mandiri tercatat telah menggelontorkan total kredit bank only senilai Rp1.580 triliun, tumbuh 20,6 persen secara YoY. Aliran modal tersebut didistribusikan secara masif ke berbagai sektor produktif, mulai dari proyek hilirisasi industri nasional hingga pos pelaku UMKM demi memperluas penyerapan lapangan kerja baru.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kinerja ini merupakan hasil dari eksekusi strategi yang terukur dan konsisten di seluruh lini bisnis, dengan pengelolaan risiko yang disiplin dan penuh kehati-hatian untuk menjaga pertumbuhan tetap sehat dalam jangka panjang,&amp;rdquo; kata Novita dalam keterangan resminya, Jumat (26/6/2026).&#13;
&#13;
Tren positif pada laba bersih tersebut otomatis mengunci tingkat pengembalian ekuitas atau Return on Equity (ROE) Bank Mandiri secara stabil di kisaran 20 persen. Daya tahan profitabilitas ini berhasil dipertahankan manajemen di tengah situasi dinamika makroekonomi global yang terus bergerak fluktuatif.&#13;
&#13;
Eksekusi strategi bisnis yang dijalankan secara berkelanjutan dinilai menjadi jangkar utama dalam memperkokoh fondasi finansial emiten berkode saham BMRI tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Melalui modal pertumbuhan ini, Bank Mandiri kian mempertegas posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menggulirkan program akselerasi ekonomi kerakyatan yang inklusif serta berdaya saing tinggi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sejalan dengan lonjakan laba bersih, postur neraca keuangan Bank Mandiri ikut mengalami penggemukan. Hingga akhir Mei 2026, akumulasi total aset bank only milik perseroan tercatat menyentuh angka Rp2.306 triliun, atau meroket 20,0 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.&#13;
&#13;
Dari sisi likuiditas pendanaan, total Dana Pihak Ketiga (DPK) bank only Bank Mandiri ikut terkerek naik 22,0 persen secara YoY menjadi Rp1.716 triliun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Komposisi dana simpanan ini didominasi oleh struktur dana murah (Current Account and Saving Account/CASA) yang berkualitas, dengan rincian saldo giro menembus Rp664 triliun serta saldo tabungan masyarakat di angka Rp559 triliun.&#13;
&#13;
Derasnya aliran dana murah ini didorong oleh keandalan dua super aplikasi digital perseroan, yakni Livin&amp;rsquo; by Mandiri untuk sektor ritel dan Kopra by Mandiri untuk segmen korporasi.&amp;nbsp;&#13;
Selain mempermudah literasi keuangan, penetrasi teknologi ini berjalan selaras dengan visi besar Danantara dalam memastikan pemanfaatan aset negara dikelola secara efektif dan memberikan dampak kesejahteraan yang nyata bagi publik.&#13;
&#13;
Ke depan, Novita menegaskan bahwa Bank Mandiri berkomitmen penuh untuk mempertebal pembiayaan pada program prioritas nasional, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), kredit perumahan (KPR) subsidi, penguatan koperasi, serta hilirisasi industri strategis.&#13;
&#13;
&amp;quot;Melalui sinergi integrasi ekosistem Bank Mandiri yang menghubungkan layanan digital, jaringan distribusi, dan pembiayaan produktif, kami berkomitmen untuk terus hadir bagi seluruh lapisan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan,&amp;quot; pungkas Novita.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membukukan laba bersih sebesar Rp23,3 triliun secara bank only atau hingga Mei 2026. Realisasi ini tumbuh 18,6 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).&#13;
&#13;
Direktur Finance &amp;amp; Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini menjelaskan bahwa raihan rapor hijau ini tidak terlepas dari optimalnya fungsi intermediasi perbankan yang terus memperlihatkan tren ekspansif.&#13;
&#13;
Sepanjang Januari hingga Mei 2026, Bank Mandiri tercatat telah menggelontorkan total kredit bank only senilai Rp1.580 triliun, tumbuh 20,6 persen secara YoY. Aliran modal tersebut didistribusikan secara masif ke berbagai sektor produktif, mulai dari proyek hilirisasi industri nasional hingga pos pelaku UMKM demi memperluas penyerapan lapangan kerja baru.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kinerja ini merupakan hasil dari eksekusi strategi yang terukur dan konsisten di seluruh lini bisnis, dengan pengelolaan risiko yang disiplin dan penuh kehati-hatian untuk menjaga pertumbuhan tetap sehat dalam jangka panjang,&amp;rdquo; kata Novita dalam keterangan resminya, Jumat (26/6/2026).&#13;
&#13;
Tren positif pada laba bersih tersebut otomatis mengunci tingkat pengembalian ekuitas atau Return on Equity (ROE) Bank Mandiri secara stabil di kisaran 20 persen. Daya tahan profitabilitas ini berhasil dipertahankan manajemen di tengah situasi dinamika makroekonomi global yang terus bergerak fluktuatif.&#13;
&#13;
Eksekusi strategi bisnis yang dijalankan secara berkelanjutan dinilai menjadi jangkar utama dalam memperkokoh fondasi finansial emiten berkode saham BMRI tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Melalui modal pertumbuhan ini, Bank Mandiri kian mempertegas posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menggulirkan program akselerasi ekonomi kerakyatan yang inklusif serta berdaya saing tinggi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sejalan dengan lonjakan laba bersih, postur neraca keuangan Bank Mandiri ikut mengalami penggemukan. Hingga akhir Mei 2026, akumulasi total aset bank only milik perseroan tercatat menyentuh angka Rp2.306 triliun, atau meroket 20,0 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.&#13;
&#13;
Dari sisi likuiditas pendanaan, total Dana Pihak Ketiga (DPK) bank only Bank Mandiri ikut terkerek naik 22,0 persen secara YoY menjadi Rp1.716 triliun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Komposisi dana simpanan ini didominasi oleh struktur dana murah (Current Account and Saving Account/CASA) yang berkualitas, dengan rincian saldo giro menembus Rp664 triliun serta saldo tabungan masyarakat di angka Rp559 triliun.&#13;
&#13;
Derasnya aliran dana murah ini didorong oleh keandalan dua super aplikasi digital perseroan, yakni Livin&amp;rsquo; by Mandiri untuk sektor ritel dan Kopra by Mandiri untuk segmen korporasi.&amp;nbsp;&#13;
Selain mempermudah literasi keuangan, penetrasi teknologi ini berjalan selaras dengan visi besar Danantara dalam memastikan pemanfaatan aset negara dikelola secara efektif dan memberikan dampak kesejahteraan yang nyata bagi publik.&#13;
&#13;
Ke depan, Novita menegaskan bahwa Bank Mandiri berkomitmen penuh untuk mempertebal pembiayaan pada program prioritas nasional, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), kredit perumahan (KPR) subsidi, penguatan koperasi, serta hilirisasi industri strategis.&#13;
&#13;
&amp;quot;Melalui sinergi integrasi ekosistem Bank Mandiri yang menghubungkan layanan digital, jaringan distribusi, dan pembiayaan produktif, kami berkomitmen untuk terus hadir bagi seluruh lapisan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan,&amp;quot; pungkas Novita.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
