<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IPO RANS di BEI: Raffi Ahmad-Nagita Raup Rp429,2 Miliar, Ada Sosok Haji Isam</title><description>PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) resmi mencatatkan saham perdananya di BEI. Ada sosok Haji Isam punya 1 persen saham RANS.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/07/11/278/3229304/ipo-rans-di-bei-raffi-ahmad-nagita-raup-rp429-2-miliar-ada-sosok-haji-isam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/07/11/278/3229304/ipo-rans-di-bei-raffi-ahmad-nagita-raup-rp429-2-miliar-ada-sosok-haji-isam"/><item><title>IPO RANS di BEI: Raffi Ahmad-Nagita Raup Rp429,2 Miliar, Ada Sosok Haji Isam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/07/11/278/3229304/ipo-rans-di-bei-raffi-ahmad-nagita-raup-rp429-2-miliar-ada-sosok-haji-isam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/07/11/278/3229304/ipo-rans-di-bei-raffi-ahmad-nagita-raup-rp429-2-miliar-ada-sosok-haji-isam</guid><pubDate>Sabtu 11 Juli 2026 05:00 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/10/278/3229304/rans-49WS_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IPO RANS di BEI: Raffi Ahmad-Nagita Raup Rp429,2 Miliar, Ada Sosok Haji Isam (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/10/278/3229304/rans-49WS_large.jpg</image><title>IPO RANS di BEI: Raffi Ahmad-Nagita Raup Rp429,2 Miliar, Ada Sosok Haji Isam (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (10/7/2026).&#13;
&#13;
Pada debut perdananya, saham emiten milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ini langsung melesat 34,12% ke level Rp228 per saham dari harga yang ditawarkan Rp170 per saham, menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA)&#13;
&#13;
Melalui penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO), perusahaan media dan hiburan berbasis kreator tersebut berhasil menghimpun dana sebesar Rp429,25 miliar untuk mendukung strategi ekspansi bisnis jangka panjang.&#13;
&#13;
Dalam aksi korporasi ini, RANS melepas sebanyak 2,525 miliar saham baru atau setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran Rp170 per saham.&#13;
&#13;
Perseroan menyebut pencatatan saham ini menjadi tonggak penting, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi perkembangan industri kreatif nasional.&#13;
&#13;
RANS menilai langkah menjadi perusahaan terbuka merupakan bukti bahwa bisnis yang lahir dari creator economy mampu berkembang menjadi institusi yang profesional, transparan, dan memiliki tata kelola yang baik.&#13;
&#13;
Antusiasme investor terhadap IPO RANS juga terbilang tinggi. Perseroan mengungkapkan penawaran umum saham mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed), dengan hampir satu juta investor mengikuti proses pemesanan saham. Pada perdagangan perdana di BEI, saham RANS juga dibuka dengan kinerja positif.&#13;
&#13;
Dana hasil IPO akan dimanfaatkan untuk memperkuat sejumlah lini bisnis strategis. Sekitar 37,61 persen atau Rp161,5 miliar dialokasikan untuk penyelenggaraan konser.&#13;
&#13;
Selanjutnya, 19,80 persen atau Rp85 miliar akan digunakan untuk mengakuisisi 51 persen saham PT Rans Kosmetika Indonesia.&#13;
&#13;
Selain itu, sekitar Rp80 miliar akan digunakan untuk pengembangan wahana bermain dan belajar Cipungland, Rp35 miliar diinvestasikan pada perusahaan patungan berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) bersama PT Feedloop Global Teknologi, Rp29,95 miliar untuk pelunasan sebagian fasilitas kredit investasi Perseroan, serta Rp37,8 miliar guna memperkuat modal kerja PT Rans Nikmat Sejahtera.&#13;
&#13;
Direktur Utama RANS Entertainment Indonesia, Nagita Slavina mengatakan, Indonesia memiliki potensi besar di sektor ekonomi kreatif. Tantangan berikutnya adalah bagaimana kreativitas tersebut dapat dikembangkan menjadi intellectual property (IP) yang mampu menciptakan nilai ekonomi secara berkelanjutan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Indonesia memiliki talenta kreatif yang luar biasa. Tantangan berikutnya adalah bagaimana kreativitas tersebut dapat berkembang menjadi intellectual property, perusahaan yang dikelola secara profesional, dan pada akhirnya menciptakan lapangan kerja serta nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap perjalanan RANS dapat menjadi salah satu contoh bahwa hal tersebut bukan hanya mungkin, tetapi dapat diwujudkan,&amp;quot; ujar Nagita di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jumat (10/7/2026).&#13;
&#13;
Sementara itu, Pendiri RANS Raffi Ahmad menegaskan status sebagai perusahaan publik merupakan awal dari babak baru bagi Perseroan untuk bertumbuh dengan standar tata kelola yang lebih tinggi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hari ini kami tidak sedang merayakan akhir perjalanan, melainkan titik awal. Menjadi perusahaan publik berarti kami memilih untuk tumbuh dengan standar yang lebih tinggi, lebih transparan, dan lebih bertanggung jawab kepada seluruh pemegang saham serta masyarakat Indonesia. Kepercayaan publik adalah amanah yang akan terus kami jaga melalui tata kelola yang baik dan pertumbuhan yang berkelanjutan,&amp;quot; kata Raffi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
IPO RANS Dihadiri Konglomerat&#13;
&#13;
Sementara itu, pencatatan saham RANS di BEI dihadiri langsung oleh Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam.&#13;
&#13;
Haji Isam hadir sejak pembukaan perdagangan mengenakan kemeja putih berlengan panjang.&#13;
&#13;
Selain Haji Isam, dihadiri juga Garibaldi (Boy) Thohir yang mengenakan kemeja putih dengan jas berwarna hitam.&#13;
&#13;
Kemudian juga dihadiri Axton Salim yang merupakan putra dari konglomerat Anthony Salim.&#13;
&#13;
Selain itu, IPO RANS dihadiri Anindya Novyan Bakrie hingga Wakil Direktur Utama PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), Sutanto Hartono.&#13;
&#13;
Menurut Raffi Ahmad, kehadiran Haji Isam bukan sekadar sebagai investor, tetapi juga sebagai sosok yang selama ini menjadi salah satu mentornya dalam berbisnis.&#13;
&#13;
Raffi mengungkapkan Haji Isam juga tercatat sebagai pemegang sekitar 1 persen saham RANS dan memberikan kepercayaan penuh terhadap prospek perusahaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Beliau percaya kepada RANS, beliau percaya kepada saya. Beliau menjadi mentor saya juga, salah satu mentor saya. Terima kasih Pak Haji Isam,&amp;quot; ujar Raffi dalam konferensi pers.&#13;
&#13;
Menurut Raffi, Haji Isam turut menyampaikan pesan agar generasi muda terus berkembang dan berani membangun industri kreatif Indonesia. Kehadirannya dalam seremoni IPO disebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap perusahaan sekaligus motivasi bagi pelaku industri kreatif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pak Haji Isam tadi datang memencet bel itu adalah simbol bahwa beliau men-support RANS. Beliau memberikan motivasi dan juga mengajak teman-teman yang lain untuk bersama-sama kita majukan industri kreatif,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Raffi menilai dukungan Haji Isam memiliki arti penting mengingat rekam jejaknya sebagai pengusaha yang telah lama berkecimpung di dunia bisnis dan pasar modal.&#13;
&#13;
Dia mengatakan kepercayaan yang diberikan Haji Isam, bersama sejumlah investor lainnya, menjadi bukti bahwa RANS memiliki prospek bisnis yang diyakini oleh para pelaku usaha.&#13;
&#13;
&amp;quot;Beliau salah satu sosok yang memang sudah malang melintang di dunia bursa dan dunia bisnis. Itu adalah kehormatan juga buat kami. Bahwa seorang Haji Isam dan pengusaha-pengusaha investor lain yang percaya kepada kami menunjukkan bahwa RANS tidak main-main,&amp;quot; tutur Raffi.&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (10/7/2026).&#13;
&#13;
Pada debut perdananya, saham emiten milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ini langsung melesat 34,12% ke level Rp228 per saham dari harga yang ditawarkan Rp170 per saham, menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA)&#13;
&#13;
Melalui penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO), perusahaan media dan hiburan berbasis kreator tersebut berhasil menghimpun dana sebesar Rp429,25 miliar untuk mendukung strategi ekspansi bisnis jangka panjang.&#13;
&#13;
Dalam aksi korporasi ini, RANS melepas sebanyak 2,525 miliar saham baru atau setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran Rp170 per saham.&#13;
&#13;
Perseroan menyebut pencatatan saham ini menjadi tonggak penting, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi perkembangan industri kreatif nasional.&#13;
&#13;
RANS menilai langkah menjadi perusahaan terbuka merupakan bukti bahwa bisnis yang lahir dari creator economy mampu berkembang menjadi institusi yang profesional, transparan, dan memiliki tata kelola yang baik.&#13;
&#13;
Antusiasme investor terhadap IPO RANS juga terbilang tinggi. Perseroan mengungkapkan penawaran umum saham mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed), dengan hampir satu juta investor mengikuti proses pemesanan saham. Pada perdagangan perdana di BEI, saham RANS juga dibuka dengan kinerja positif.&#13;
&#13;
Dana hasil IPO akan dimanfaatkan untuk memperkuat sejumlah lini bisnis strategis. Sekitar 37,61 persen atau Rp161,5 miliar dialokasikan untuk penyelenggaraan konser.&#13;
&#13;
Selanjutnya, 19,80 persen atau Rp85 miliar akan digunakan untuk mengakuisisi 51 persen saham PT Rans Kosmetika Indonesia.&#13;
&#13;
Selain itu, sekitar Rp80 miliar akan digunakan untuk pengembangan wahana bermain dan belajar Cipungland, Rp35 miliar diinvestasikan pada perusahaan patungan berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) bersama PT Feedloop Global Teknologi, Rp29,95 miliar untuk pelunasan sebagian fasilitas kredit investasi Perseroan, serta Rp37,8 miliar guna memperkuat modal kerja PT Rans Nikmat Sejahtera.&#13;
&#13;
Direktur Utama RANS Entertainment Indonesia, Nagita Slavina mengatakan, Indonesia memiliki potensi besar di sektor ekonomi kreatif. Tantangan berikutnya adalah bagaimana kreativitas tersebut dapat dikembangkan menjadi intellectual property (IP) yang mampu menciptakan nilai ekonomi secara berkelanjutan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Indonesia memiliki talenta kreatif yang luar biasa. Tantangan berikutnya adalah bagaimana kreativitas tersebut dapat berkembang menjadi intellectual property, perusahaan yang dikelola secara profesional, dan pada akhirnya menciptakan lapangan kerja serta nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap perjalanan RANS dapat menjadi salah satu contoh bahwa hal tersebut bukan hanya mungkin, tetapi dapat diwujudkan,&amp;quot; ujar Nagita di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jumat (10/7/2026).&#13;
&#13;
Sementara itu, Pendiri RANS Raffi Ahmad menegaskan status sebagai perusahaan publik merupakan awal dari babak baru bagi Perseroan untuk bertumbuh dengan standar tata kelola yang lebih tinggi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hari ini kami tidak sedang merayakan akhir perjalanan, melainkan titik awal. Menjadi perusahaan publik berarti kami memilih untuk tumbuh dengan standar yang lebih tinggi, lebih transparan, dan lebih bertanggung jawab kepada seluruh pemegang saham serta masyarakat Indonesia. Kepercayaan publik adalah amanah yang akan terus kami jaga melalui tata kelola yang baik dan pertumbuhan yang berkelanjutan,&amp;quot; kata Raffi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
IPO RANS Dihadiri Konglomerat&#13;
&#13;
Sementara itu, pencatatan saham RANS di BEI dihadiri langsung oleh Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam.&#13;
&#13;
Haji Isam hadir sejak pembukaan perdagangan mengenakan kemeja putih berlengan panjang.&#13;
&#13;
Selain Haji Isam, dihadiri juga Garibaldi (Boy) Thohir yang mengenakan kemeja putih dengan jas berwarna hitam.&#13;
&#13;
Kemudian juga dihadiri Axton Salim yang merupakan putra dari konglomerat Anthony Salim.&#13;
&#13;
Selain itu, IPO RANS dihadiri Anindya Novyan Bakrie hingga Wakil Direktur Utama PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), Sutanto Hartono.&#13;
&#13;
Menurut Raffi Ahmad, kehadiran Haji Isam bukan sekadar sebagai investor, tetapi juga sebagai sosok yang selama ini menjadi salah satu mentornya dalam berbisnis.&#13;
&#13;
Raffi mengungkapkan Haji Isam juga tercatat sebagai pemegang sekitar 1 persen saham RANS dan memberikan kepercayaan penuh terhadap prospek perusahaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Beliau percaya kepada RANS, beliau percaya kepada saya. Beliau menjadi mentor saya juga, salah satu mentor saya. Terima kasih Pak Haji Isam,&amp;quot; ujar Raffi dalam konferensi pers.&#13;
&#13;
Menurut Raffi, Haji Isam turut menyampaikan pesan agar generasi muda terus berkembang dan berani membangun industri kreatif Indonesia. Kehadirannya dalam seremoni IPO disebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap perusahaan sekaligus motivasi bagi pelaku industri kreatif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pak Haji Isam tadi datang memencet bel itu adalah simbol bahwa beliau men-support RANS. Beliau memberikan motivasi dan juga mengajak teman-teman yang lain untuk bersama-sama kita majukan industri kreatif,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Raffi menilai dukungan Haji Isam memiliki arti penting mengingat rekam jejaknya sebagai pengusaha yang telah lama berkecimpung di dunia bisnis dan pasar modal.&#13;
&#13;
Dia mengatakan kepercayaan yang diberikan Haji Isam, bersama sejumlah investor lainnya, menjadi bukti bahwa RANS memiliki prospek bisnis yang diyakini oleh para pelaku usaha.&#13;
&#13;
&amp;quot;Beliau salah satu sosok yang memang sudah malang melintang di dunia bursa dan dunia bisnis. Itu adalah kehormatan juga buat kami. Bahwa seorang Haji Isam dan pengusaha-pengusaha investor lain yang percaya kepada kami menunjukkan bahwa RANS tidak main-main,&amp;quot; tutur Raffi.&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
