<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>UMKM hingga Kopdes Perikanan Dibekali Literasi Keuangan dan Akses Kredit Perbankan</title><description>Ke-30 peserta tersebut terdiri atas 18 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Naik Kelas serta 12 pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/07/12/320/3229626/umkm-hingga-kopdes-perikanan-dibekali-literasi-keuangan-dan-akses-kredit-perbankan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/07/12/320/3229626/umkm-hingga-kopdes-perikanan-dibekali-literasi-keuangan-dan-akses-kredit-perbankan"/><item><title>UMKM hingga Kopdes Perikanan Dibekali Literasi Keuangan dan Akses Kredit Perbankan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/07/12/320/3229626/umkm-hingga-kopdes-perikanan-dibekali-literasi-keuangan-dan-akses-kredit-perbankan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/07/12/320/3229626/umkm-hingga-kopdes-perikanan-dibekali-literasi-keuangan-dan-akses-kredit-perbankan</guid><pubDate>Minggu 12 Juli 2026 14:19 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/12/320/3229626/umkm-Zmrw_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pilot project literasi keuangan terhadap 30 pelaku usaha perikanan. (Foto: Okezone.com/KKP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/12/320/3229626/umkm-Zmrw_large.jpg</image><title>Pilot project literasi keuangan terhadap 30 pelaku usaha perikanan. (Foto: Okezone.com/KKP)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan pilot project literasi keuangan terhadap 30 pelaku usaha untuk menyukseskan pelaksanaan Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) serta membantu meningkatkan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor kelautan dan perikanan.&#13;
&#13;
Ke-30 peserta tersebut terdiri atas 18 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Naik Kelas serta 12 pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Mereka dibekali kemampuan mengelola usaha, literasi keuangan, serta dukungan untuk memperluas akses pembiayaan formal melalui perbankan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan SDM yang semakin kompeten, implementasi Program Kerja Prioritas Nasional dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat,&amp;quot; ujar Plt. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Erwin Dwiyana di Jakarta, Minggu (12/7/2026).&#13;
&#13;
Adapun program tersebut dilaksanakan di lokasi pengembangan budi daya tematik di enam provinsi, yaitu Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Pelaksanaan program juga melibatkan perguruan tinggi, pemerintah daerah, penyuluh perikanan, dan perbankan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Peningkatan kapasitas SDM menjadi kebutuhan mendesak karena pemanfaatan pembiayaan formal di sektor kelautan dan perikanan juga masih relatif rendah,&amp;quot; tambah Direktur Pemberdayaan Usaha Ali Rahmat Iman Santoso.&#13;
&#13;
Berdasarkan Sistem Informasi Kredit Program Kementerian Keuangan, realisasi penyaluran KUR sektor kelautan dan perikanan hingga triwulan I 2026 baru mencapai sekitar 1,5 persen dari total penyaluran KUR nasional. Kondisi tersebut menunjukkan masih terbukanya peluang pembiayaan bagi para pelaku usaha.&#13;
&#13;
&amp;quot;Program ini dirancang agar pelaku usaha menjadi lebih bankable, memahami pengelolaan keuangan dengan baik, dan memiliki kesiapan untuk memperoleh pembiayaan formal sebagai modal mengembangkan usahanya,&amp;quot; ujar Ali.&#13;
&#13;
Selain meningkatkan kapasitas pelaku usaha, program ini juga menjadi wahana pembelajaran bagi mahasiswa vokasi agar memiliki pengalaman nyata dalam mendampingi masyarakat. KKP melibatkan mahasiswa Politeknik Ahli Usaha Perikanan sebagai pendamping peserta program di lapangan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan pilot project literasi keuangan terhadap 30 pelaku usaha untuk menyukseskan pelaksanaan Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) serta membantu meningkatkan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor kelautan dan perikanan.&#13;
&#13;
Ke-30 peserta tersebut terdiri atas 18 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Naik Kelas serta 12 pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Mereka dibekali kemampuan mengelola usaha, literasi keuangan, serta dukungan untuk memperluas akses pembiayaan formal melalui perbankan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan SDM yang semakin kompeten, implementasi Program Kerja Prioritas Nasional dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat,&amp;quot; ujar Plt. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Erwin Dwiyana di Jakarta, Minggu (12/7/2026).&#13;
&#13;
Adapun program tersebut dilaksanakan di lokasi pengembangan budi daya tematik di enam provinsi, yaitu Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Pelaksanaan program juga melibatkan perguruan tinggi, pemerintah daerah, penyuluh perikanan, dan perbankan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Peningkatan kapasitas SDM menjadi kebutuhan mendesak karena pemanfaatan pembiayaan formal di sektor kelautan dan perikanan juga masih relatif rendah,&amp;quot; tambah Direktur Pemberdayaan Usaha Ali Rahmat Iman Santoso.&#13;
&#13;
Berdasarkan Sistem Informasi Kredit Program Kementerian Keuangan, realisasi penyaluran KUR sektor kelautan dan perikanan hingga triwulan I 2026 baru mencapai sekitar 1,5 persen dari total penyaluran KUR nasional. Kondisi tersebut menunjukkan masih terbukanya peluang pembiayaan bagi para pelaku usaha.&#13;
&#13;
&amp;quot;Program ini dirancang agar pelaku usaha menjadi lebih bankable, memahami pengelolaan keuangan dengan baik, dan memiliki kesiapan untuk memperoleh pembiayaan formal sebagai modal mengembangkan usahanya,&amp;quot; ujar Ali.&#13;
&#13;
Selain meningkatkan kapasitas pelaku usaha, program ini juga menjadi wahana pembelajaran bagi mahasiswa vokasi agar memiliki pengalaman nyata dalam mendampingi masyarakat. KKP melibatkan mahasiswa Politeknik Ahli Usaha Perikanan sebagai pendamping peserta program di lapangan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
