<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Bukan Supermarket!</title><description>Zulhas menegaskan, Koperasi Desa Merah Putih bukanlah supermarket, melainkan berfungsi sebagai infrastruktur pemerintah di tingkat desa.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/07/15/320/3230286/zulhas-tegaskan-kopdes-merah-putih-bukan-supermarket</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/07/15/320/3230286/zulhas-tegaskan-kopdes-merah-putih-bukan-supermarket"/><item><title>Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Bukan Supermarket!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/07/15/320/3230286/zulhas-tegaskan-kopdes-merah-putih-bukan-supermarket</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/07/15/320/3230286/zulhas-tegaskan-kopdes-merah-putih-bukan-supermarket</guid><pubDate>Rabu 15 Juli 2026 16:57 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/15/320/3230286/zulhas-VUAH_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Bukan Supermarket! (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/15/320/3230286/zulhas-VUAH_large.jpg</image><title>Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Bukan Supermarket! (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan, Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih bukanlah supermarket, melainkan berfungsi sebagai infrastruktur pemerintah di tingkat desa sekaligus sebagai off-taker hasil produksi masyarakat.&#13;
&#13;
Pernyataan itu disampaikan Zulhas sebelum rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/7/2026). Rapat tersebut secara khusus membahas penguatan program Koperasi Desa Merah Putih.&#13;
&#13;
Menurut Zulhas, masih banyak masyarakat yang salah memahami konsep Kopdes dengan menganggapnya sebagai pusat perbelanjaan layaknya supermarket.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya, memperkuat koperasi itu kan, satu, Kopdes itu yang salah paham banyak, dianggap seperti supermarket. Padahal koperasi itu, Kopdes itu adalah infrastruktur pemerintah, dua sebagai off-taker. Jadi fungsinya sebagai infrastruktur pemerintah, dua sebagai off-taker,&amp;quot; kata Zulhas.&#13;
&#13;
Zulhas menjelaskan, sebagai infrastruktur pemerintah, Kopdes nantinya akan menjadi jalur penyaluran berbagai program pemerintah, mulai dari bantuan sosial (bansos) hingga barang-barang bersubsidi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Infrastruktur pemerintah itu apa? Bantuan-bantuan, bansos, barang-barang subsidi, itu harus melalui Kopdes nanti, sehingga jelas, karena tiap desa ada,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, kata Zulhas, Kopdes juga akan berfungsi sebagai off-taker yang menyerap hasil panen petani ketika harga komoditas jatuh di bawah harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dia sebagai off-taker. Itu kalau harga gabahnya di bawah standar yang kita tentukan, maka koperasi bisa take over, beli gabah, jagung, dan lain-lain ya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Dengan fungsi tersebut, Zulhas kembali menegaskan bahwa Kopdes bukan supermarket. &amp;quot;Bukan supermarket,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan, Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih bukanlah supermarket, melainkan berfungsi sebagai infrastruktur pemerintah di tingkat desa sekaligus sebagai off-taker hasil produksi masyarakat.&#13;
&#13;
Pernyataan itu disampaikan Zulhas sebelum rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/7/2026). Rapat tersebut secara khusus membahas penguatan program Koperasi Desa Merah Putih.&#13;
&#13;
Menurut Zulhas, masih banyak masyarakat yang salah memahami konsep Kopdes dengan menganggapnya sebagai pusat perbelanjaan layaknya supermarket.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya, memperkuat koperasi itu kan, satu, Kopdes itu yang salah paham banyak, dianggap seperti supermarket. Padahal koperasi itu, Kopdes itu adalah infrastruktur pemerintah, dua sebagai off-taker. Jadi fungsinya sebagai infrastruktur pemerintah, dua sebagai off-taker,&amp;quot; kata Zulhas.&#13;
&#13;
Zulhas menjelaskan, sebagai infrastruktur pemerintah, Kopdes nantinya akan menjadi jalur penyaluran berbagai program pemerintah, mulai dari bantuan sosial (bansos) hingga barang-barang bersubsidi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Infrastruktur pemerintah itu apa? Bantuan-bantuan, bansos, barang-barang subsidi, itu harus melalui Kopdes nanti, sehingga jelas, karena tiap desa ada,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, kata Zulhas, Kopdes juga akan berfungsi sebagai off-taker yang menyerap hasil panen petani ketika harga komoditas jatuh di bawah harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dia sebagai off-taker. Itu kalau harga gabahnya di bawah standar yang kita tentukan, maka koperasi bisa take over, beli gabah, jagung, dan lain-lain ya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Dengan fungsi tersebut, Zulhas kembali menegaskan bahwa Kopdes bukan supermarket. &amp;quot;Bukan supermarket,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
