<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Antrean BBM di Sumut Mulai Berkurang, Begini Kondisi SPBU Terkini</title><description>Masyarakat juga diimbau agar tetap tenang karena stok BBM di wilayah Sumatera Utara dalam kondisi aman dan mencukupi&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/07/17/320/3230708/antrean-bbm-di-sumut-mulai-berkurang-begini-kondisi-spbu-terkini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/07/17/320/3230708/antrean-bbm-di-sumut-mulai-berkurang-begini-kondisi-spbu-terkini"/><item><title>Antrean BBM di Sumut Mulai Berkurang, Begini Kondisi SPBU Terkini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/07/17/320/3230708/antrean-bbm-di-sumut-mulai-berkurang-begini-kondisi-spbu-terkini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/07/17/320/3230708/antrean-bbm-di-sumut-mulai-berkurang-begini-kondisi-spbu-terkini</guid><pubDate>Jum'at 17 Juli 2026 14:57 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/17/320/3230708/spbu-Q0vO_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PT Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi BBM di wilayah Sumatera Utara terus menunjukkan kondisi yang semakin normal. (Foto: Okezone.com/Pertamina)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/17/320/3230708/spbu-Q0vO_large.jpg</image><title>PT Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi BBM di wilayah Sumatera Utara terus menunjukkan kondisi yang semakin normal. (Foto: Okezone.com/Pertamina)</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi BBM di wilayah Sumatera Utara terus menunjukkan kondisi yang semakin normal. Berbagai langkah percepatan distribusi dilakukan Pertamina bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, Hiswana Migas, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengurai antrean di sejumlah SPBU serta memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.&#13;
&#13;
Dari hasil pemantauan melalui sistem CCTV maupun peninjauan langsung di lapangan, kondisi antrean kendaraan telah berangsur normal dan pelayanan kepada masyarakat berlangsung semakin efektif.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang paling penting bagi kami adalah masyarakat kembali dapat memperoleh BBM dengan mudah dan nyaman. Hasil pemantauan hari ini menunjukkan kondisi di lapangan semakin baik. Kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci sehingga proses distribusi dapat kembali berjalan optimal,&amp;rdquo; ujar Komisaris Independen Pertamina Patra Niaga, Prabu Revolusi, Jumat (17/7/2026).&#13;
&#13;
Masyarakat juga diimbau agar tetap tenang karena stok BBM di wilayah Sumatera Utara dalam kondisi aman dan mencukupi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami mengajak masyarakat menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Kami juga mengimbau masyarakat memperoleh informasi mengenai kondisi stok dan distribusi melalui kanal komunikasi resmi Pertamina, karena terdapat sejumlah potongan video lama yang dipublikasikan kembali tanpa konteks sehingga berpotensi menimbulkan kepanikan,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Dalam menjaga keandalan pasokan energi, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengoptimalkan berbagai langkah operasional, antara lain pengoperasian Integrated Terminal Medan Group selama 24 jam, penambahan armada mobil tangki melalui skema spot charter, penguatan personel Awak Mobil Tangki (AMT), serta optimalisasi suplai dari Fuel Terminal Kisaran, Fuel Terminal Siantar, dan Integrated Terminal Lhokseumawe.&#13;
&#13;
Saat ini, operasional Integrated Terminal Medan Group telah berjalan normal, sementara penyaluran BBM ke SPBU di Kota Medan dan wilayah sekitarnya berlangsung lancar. Pertamina Patra Niaga memastikan stok BBM di Sumatera Utara berada dalam kondisi aman dan akan terus melakukan pemantauan secara intensif guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.&#13;
&#13;
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menanggapi laporan mengenai kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di wilayah Medan, Sumatera Utara.&#13;
&#13;
Pemerintah kini tengah melakukan langkah evaluasi cepat guna memetakan akar masalah yang menyebabkan gangguan pasokan di tingkat hilir.&#13;
&#13;
Wakil Menteri ESDM Yuliot menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) untuk berkoordinasi langsung dengan PT Pertamina guna meninjau kondisi di lapangan.&#13;
&#13;
Ia memastikan pemerintah tidak akan membiarkan kendala distribusi tersebut berlarut-larut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi, untuk ketersediaan BBM di seluruh wilayah, kita lakukan evaluasi. Saya dari Kementerian ESDM sudah meminta Kepala BPH Migas untuk melakukan pengecekan bersama PT Pertamina. Jadi, apa permasalahan yang ada di lapangan,&amp;quot; ujar Yuliot.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi BBM di wilayah Sumatera Utara terus menunjukkan kondisi yang semakin normal. Berbagai langkah percepatan distribusi dilakukan Pertamina bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, Hiswana Migas, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengurai antrean di sejumlah SPBU serta memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.&#13;
&#13;
Dari hasil pemantauan melalui sistem CCTV maupun peninjauan langsung di lapangan, kondisi antrean kendaraan telah berangsur normal dan pelayanan kepada masyarakat berlangsung semakin efektif.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang paling penting bagi kami adalah masyarakat kembali dapat memperoleh BBM dengan mudah dan nyaman. Hasil pemantauan hari ini menunjukkan kondisi di lapangan semakin baik. Kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci sehingga proses distribusi dapat kembali berjalan optimal,&amp;rdquo; ujar Komisaris Independen Pertamina Patra Niaga, Prabu Revolusi, Jumat (17/7/2026).&#13;
&#13;
Masyarakat juga diimbau agar tetap tenang karena stok BBM di wilayah Sumatera Utara dalam kondisi aman dan mencukupi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami mengajak masyarakat menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Kami juga mengimbau masyarakat memperoleh informasi mengenai kondisi stok dan distribusi melalui kanal komunikasi resmi Pertamina, karena terdapat sejumlah potongan video lama yang dipublikasikan kembali tanpa konteks sehingga berpotensi menimbulkan kepanikan,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Dalam menjaga keandalan pasokan energi, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengoptimalkan berbagai langkah operasional, antara lain pengoperasian Integrated Terminal Medan Group selama 24 jam, penambahan armada mobil tangki melalui skema spot charter, penguatan personel Awak Mobil Tangki (AMT), serta optimalisasi suplai dari Fuel Terminal Kisaran, Fuel Terminal Siantar, dan Integrated Terminal Lhokseumawe.&#13;
&#13;
Saat ini, operasional Integrated Terminal Medan Group telah berjalan normal, sementara penyaluran BBM ke SPBU di Kota Medan dan wilayah sekitarnya berlangsung lancar. Pertamina Patra Niaga memastikan stok BBM di Sumatera Utara berada dalam kondisi aman dan akan terus melakukan pemantauan secara intensif guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.&#13;
&#13;
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menanggapi laporan mengenai kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di wilayah Medan, Sumatera Utara.&#13;
&#13;
Pemerintah kini tengah melakukan langkah evaluasi cepat guna memetakan akar masalah yang menyebabkan gangguan pasokan di tingkat hilir.&#13;
&#13;
Wakil Menteri ESDM Yuliot menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) untuk berkoordinasi langsung dengan PT Pertamina guna meninjau kondisi di lapangan.&#13;
&#13;
Ia memastikan pemerintah tidak akan membiarkan kendala distribusi tersebut berlarut-larut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi, untuk ketersediaan BBM di seluruh wilayah, kita lakukan evaluasi. Saya dari Kementerian ESDM sudah meminta Kepala BPH Migas untuk melakukan pengecekan bersama PT Pertamina. Jadi, apa permasalahan yang ada di lapangan,&amp;quot; ujar Yuliot.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
