<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Daftar Saham Paling Cuan dan Boncos Sepekan</title><description>Berdasarkan statistik mingguan BEI, saham AGAR melesat 138,21 persen dalam sepekan&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/07/18/278/3230835/daftar-saham-paling-cuan-dan-boncos-sepekan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/07/18/278/3230835/daftar-saham-paling-cuan-dan-boncos-sepekan"/><item><title>Daftar Saham Paling Cuan dan Boncos Sepekan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/07/18/278/3230835/daftar-saham-paling-cuan-dan-boncos-sepekan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/07/18/278/3230835/daftar-saham-paling-cuan-dan-boncos-sepekan</guid><pubDate>Sabtu 18 Juli 2026 11:03 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/18/278/3230835/saham-uFAX_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode perdagangan 13&amp;ndash;17 Juli 2026 diwarnai lonjakan tajam sejumlah emiten. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/18/278/3230835/saham-uFAX_large.jpg</image><title>Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode perdagangan 13&amp;ndash;17 Juli 2026 diwarnai lonjakan tajam sejumlah emiten. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode perdagangan 13&amp;ndash;17 Juli 2026 diwarnai lonjakan tajam sejumlah emiten, sekaligus pelemahan signifikan pada beberapa saham lainnya. Saham PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) menjadi pencetak kenaikan tertinggi (top gainers), sementara PT Niramas Utama Tbk (JELI) memimpin daftar saham dengan pelemahan terbesar (top losers).&#13;
&#13;
Berdasarkan statistik mingguan BEI, saham AGAR melesat 138,21 persen dalam sepekan. Harga sahamnya melonjak dari 212 pada pekan sebelumnya menjadi 505 pada penutupan perdagangan Jumat (17/7).&#13;
&#13;
Posisi kedua top gainers ditempati PRDL yang menguat 77,06 persen dari 218 menjadi 386. Selanjutnya, KBLV naik 69,14 persen dari 81 menjadi 137, disusul MLPT yang menguat 59,70 persen dari 18.300 menjadi 29.225.&#13;
&#13;
Saham BKDP juga mencatat kenaikan 46,60 persen, diikuti RONY yang melesat 44,15 persen. Kemudian, VKTR dan ALKA masing-masing naik 35,58 persen dan 35,51 persen, sementara HOPE menguat 35,00 persen dan VERN naik 34,01 persen.&#13;
&#13;
Di sisi lain, saham JELI menjadi saham dengan koreksi terdalam selama sepekan. Harga sahamnya turun 40,13 persen dari 1.495 menjadi 895.&#13;
&#13;
Pelemahan juga dialami saham COCO yang terkoreksi 21,56 persen dari 167 menjadi 131, diikuti BAPA yang turun 19,15 persen dari 282 menjadi 228.&#13;
&#13;
Selanjutnya, PEGE melemah 14,42 persen, NTBK turun 13,21 persen, AIMS terkoreksi 12,68 persen, dan FORU turun 12,18 persen.&#13;
&#13;
Sementara itu, saham ASPI melemah 10,40 persen, CASA turun 9,75 persen, dan PADI menjadi penutup daftar top losers setelah terkoreksi 9,59 persen sepanjang pekan.&#13;
&#13;
Meski terdapat sejumlah saham yang mengalami koreksi tajam, secara keseluruhan sentimen pasar saham Indonesia masih positif. Hal itu tercermin dari penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 4,24 persen ke level 6.175,535 pada akhir pekan.&#13;
&#13;
Optimisme pasar juga terlihat dari dominasi saham yang menguat. Sepanjang pekan, sebanyak 435 saham ditutup naik lebih dari 2 persen, jauh lebih banyak dibandingkan dengan 109 saham yang turun lebih dari 2 persen. Kondisi tersebut menunjukkan reli pasar berlangsung cukup merata di berbagai sektor dan kelompok saham.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode perdagangan 13&amp;ndash;17 Juli 2026 diwarnai lonjakan tajam sejumlah emiten, sekaligus pelemahan signifikan pada beberapa saham lainnya. Saham PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) menjadi pencetak kenaikan tertinggi (top gainers), sementara PT Niramas Utama Tbk (JELI) memimpin daftar saham dengan pelemahan terbesar (top losers).&#13;
&#13;
Berdasarkan statistik mingguan BEI, saham AGAR melesat 138,21 persen dalam sepekan. Harga sahamnya melonjak dari 212 pada pekan sebelumnya menjadi 505 pada penutupan perdagangan Jumat (17/7).&#13;
&#13;
Posisi kedua top gainers ditempati PRDL yang menguat 77,06 persen dari 218 menjadi 386. Selanjutnya, KBLV naik 69,14 persen dari 81 menjadi 137, disusul MLPT yang menguat 59,70 persen dari 18.300 menjadi 29.225.&#13;
&#13;
Saham BKDP juga mencatat kenaikan 46,60 persen, diikuti RONY yang melesat 44,15 persen. Kemudian, VKTR dan ALKA masing-masing naik 35,58 persen dan 35,51 persen, sementara HOPE menguat 35,00 persen dan VERN naik 34,01 persen.&#13;
&#13;
Di sisi lain, saham JELI menjadi saham dengan koreksi terdalam selama sepekan. Harga sahamnya turun 40,13 persen dari 1.495 menjadi 895.&#13;
&#13;
Pelemahan juga dialami saham COCO yang terkoreksi 21,56 persen dari 167 menjadi 131, diikuti BAPA yang turun 19,15 persen dari 282 menjadi 228.&#13;
&#13;
Selanjutnya, PEGE melemah 14,42 persen, NTBK turun 13,21 persen, AIMS terkoreksi 12,68 persen, dan FORU turun 12,18 persen.&#13;
&#13;
Sementara itu, saham ASPI melemah 10,40 persen, CASA turun 9,75 persen, dan PADI menjadi penutup daftar top losers setelah terkoreksi 9,59 persen sepanjang pekan.&#13;
&#13;
Meski terdapat sejumlah saham yang mengalami koreksi tajam, secara keseluruhan sentimen pasar saham Indonesia masih positif. Hal itu tercermin dari penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 4,24 persen ke level 6.175,535 pada akhir pekan.&#13;
&#13;
Optimisme pasar juga terlihat dari dominasi saham yang menguat. Sepanjang pekan, sebanyak 435 saham ditutup naik lebih dari 2 persen, jauh lebih banyak dibandingkan dengan 109 saham yang turun lebih dari 2 persen. Kondisi tersebut menunjukkan reli pasar berlangsung cukup merata di berbagai sektor dan kelompok saham.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
