<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mensesneg Sebut Anggaran MBG Berpotensi Turun Usai Validasi Data</title><description>Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan kebutuhan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi menurun setelah pemerintah menyelesaikan pembenahan manajemen Badan Gizi Nasional (BGN) dan melakukan validasi data penerima manfaat.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/07/21/320/3231421/mensesneg-sebut-anggaran-mbg-berpotensi-turun-usai-validasi-data</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/07/21/320/3231421/mensesneg-sebut-anggaran-mbg-berpotensi-turun-usai-validasi-data"/><item><title>Mensesneg Sebut Anggaran MBG Berpotensi Turun Usai Validasi Data</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/07/21/320/3231421/mensesneg-sebut-anggaran-mbg-berpotensi-turun-usai-validasi-data</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/07/21/320/3231421/mensesneg-sebut-anggaran-mbg-berpotensi-turun-usai-validasi-data</guid><pubDate>Selasa 21 Juli 2026 17:23 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/21/320/3231421/mensesneg-AWmf_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mensesneg (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/21/320/3231421/mensesneg-AWmf_large.jpg</image><title>Mensesneg (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan kebutuhan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi menurun setelah pemerintah menyelesaikan pembenahan manajemen Badan Gizi Nasional (BGN) dan melakukan validasi data penerima manfaat.&#13;
&#13;
Prasetyo mengatakan potensi penurunan anggaran tersebut sejalan dengan pernyataan Menteri Keuangan yang menyebut besaran kebutuhan anggaran akan disesuaikan berdasarkan hasil pembaruan data agar program lebih tepat sasaran.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau pertanyaannya berkenaan dengan anggaran MBG, Menteri Keuangan juga sudah menyampaikan bahwa ada kemungkinan setelah proses perbaikan di manajemen atau di pimpinan Badan Gizi Nasional dan setelah ada proses validasi data ada kemungkinan akan terjadi penurunan kebutuhan anggaran MBG,&amp;rdquo; kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).&#13;
&#13;
Selain menyinggung anggaran MBG, Prasetyo juga menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan pengurangan anggaran pertahanan yang sempat disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat kunjungan kerja di Malang.&#13;
&#13;
Menurut Prasetyo, hingga saat ini belum ada keputusan mengenai pemangkasan anggaran pertahanan. Ia menilai pernyataan Presiden masih bersifat kemungkinan yang akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan negara.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ya kan kemungkinan ya, kemungkinan itu kan artinya kalau memang dalam situasi yang dibutuhkan ya mungkin itu akan dilakukan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Prasetyo memastikan kondisi fiskal Indonesia saat ini masih berada dalam kondisi yang sehat. Pemerintah, kata dia, terus memantau pengelolaan APBN agar tetap terjaga, termasuk menjaga defisit anggaran sesuai target.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil evaluasi kami sampai hari ini alhamdulillah fundamental ekonomi kita cukup kuat, fiskal kita juga masih sangat terjaga. Berkaitan dengan masalah defisit anggaran dalam satu tahun APBN berjalan juga masih sangat terjaga,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan kebutuhan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi menurun setelah pemerintah menyelesaikan pembenahan manajemen Badan Gizi Nasional (BGN) dan melakukan validasi data penerima manfaat.&#13;
&#13;
Prasetyo mengatakan potensi penurunan anggaran tersebut sejalan dengan pernyataan Menteri Keuangan yang menyebut besaran kebutuhan anggaran akan disesuaikan berdasarkan hasil pembaruan data agar program lebih tepat sasaran.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau pertanyaannya berkenaan dengan anggaran MBG, Menteri Keuangan juga sudah menyampaikan bahwa ada kemungkinan setelah proses perbaikan di manajemen atau di pimpinan Badan Gizi Nasional dan setelah ada proses validasi data ada kemungkinan akan terjadi penurunan kebutuhan anggaran MBG,&amp;rdquo; kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).&#13;
&#13;
Selain menyinggung anggaran MBG, Prasetyo juga menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan pengurangan anggaran pertahanan yang sempat disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat kunjungan kerja di Malang.&#13;
&#13;
Menurut Prasetyo, hingga saat ini belum ada keputusan mengenai pemangkasan anggaran pertahanan. Ia menilai pernyataan Presiden masih bersifat kemungkinan yang akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan negara.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ya kan kemungkinan ya, kemungkinan itu kan artinya kalau memang dalam situasi yang dibutuhkan ya mungkin itu akan dilakukan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Prasetyo memastikan kondisi fiskal Indonesia saat ini masih berada dalam kondisi yang sehat. Pemerintah, kata dia, terus memantau pengelolaan APBN agar tetap terjaga, termasuk menjaga defisit anggaran sesuai target.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil evaluasi kami sampai hari ini alhamdulillah fundamental ekonomi kita cukup kuat, fiskal kita juga masih sangat terjaga. Berkaitan dengan masalah defisit anggaran dalam satu tahun APBN berjalan juga masih sangat terjaga,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
