<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Cara Siapkan Talenta Penggerak Ekonomi Digital di RI</title><description>Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang terus melaju membutuhkan pasokan talenta digital dalam jumlah besar dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/07/24/455/3232105/ini-cara-siapkan-talenta-penggerak-ekonomi-digital-di-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/07/24/455/3232105/ini-cara-siapkan-talenta-penggerak-ekonomi-digital-di-ri"/><item><title>Ini Cara Siapkan Talenta Penggerak Ekonomi Digital di RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/07/24/455/3232105/ini-cara-siapkan-talenta-penggerak-ekonomi-digital-di-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/07/24/455/3232105/ini-cara-siapkan-talenta-penggerak-ekonomi-digital-di-ri</guid><pubDate>Jum'at 24 Juli 2026 15:58 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/24/455/3232105/ekonomi_digital-HQaK_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ini Cara Siapkan Talenta Penggerak Ekonomi Digital di RI (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/24/455/3232105/ekonomi_digital-HQaK_large.jpg</image><title>Ini Cara Siapkan Talenta Penggerak Ekonomi Digital di RI (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang terus melaju membutuhkan pasokan talenta digital dalam jumlah besar dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun, kesenjangan antara kemampuan lulusan perguruan tinggi dan kebutuhan dunia kerja masih menjadi tantangan yang harus dijawab bersama.&#13;
&#13;
Melihat kondisi tersebut, Exabytes Indonesia memperkuat investasinya dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) digital melalui kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Langkah ini diyakini menjadi salah satu fondasi penting untuk menjaga daya saing ekonomi digital nasional di tengah pesatnya transformasi teknologi.&#13;
&#13;
Vice President &amp;amp; Country Manager Exabytes Indonesia Indra Hartawan mengatakan, pendidikan memiliki peran strategis dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi digital yang berkelanjutan. Menurutnya, mahasiswa perlu dibekali tidak hanya dengan pengetahuan akademik, tetapi juga pengalaman industri agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar kerja yang terus berubah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pendidikan adalah fondasi dari pertumbuhan digital yang berkelanjutan. Kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tuntutan nyata dunia digital,&amp;quot; ujar Indra dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (24/7/2026).&#13;
&#13;
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Exabytes baru saja menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Ciputra Surabaya. Kerja sama ini menjadi kelanjutan dari kolaborasi yang sebelumnya telah dijalin dengan Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) dan Cyber University.&#13;
&#13;
Kolaborasi tersebut mencakup penyelenggaraan pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat sebagai implementasi Tridharma Perguruan Tinggi. Selain itu, mahasiswa juga akan memperoleh akses terhadap program magang, kunjungan industri (company visit), serta berbagai kegiatan pengembangan karier yang dirancang agar lebih dekat dengan kebutuhan dunia kerja.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Indra, sinergi antara kampus dan industri menjadi kunci untuk mempersempit kesenjangan keterampilan (skill gap) yang selama ini menjadi tantangan dalam pengembangan talenta digital nasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami percaya bahwa masa depan ekonomi digital Indonesia sangat bergantung pada kualitas talenta mudanya. Karena itu, kami akan terus memperluas jaringan kemitraan dengan perguruan tinggi di berbagai daerah. Setiap kolaborasi yang kami bangun merupakan investasi jangka panjang bagi ekosistem digital Indonesia yang lebih inklusif dan berdaya saing,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman kerja nyata, tetapi juga memahami dinamika industri digital sejak masih berada di bangku kuliah. Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses adaptasi lulusan ketika memasuki dunia profesional.&#13;
&#13;
Pihaknya menargetkan semakin banyak perguruan tinggi yang bergabung dalam ekosistem kolaborasi ini. Dengan semakin luasnya sinergi antara dunia pendidikan dan industri, perusahaan optimistis Indonesia akan memiliki lebih banyak talenta digital berkualitas yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi digital sekaligus meningkatkan daya saing nasional di tingkat global.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang terus melaju membutuhkan pasokan talenta digital dalam jumlah besar dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun, kesenjangan antara kemampuan lulusan perguruan tinggi dan kebutuhan dunia kerja masih menjadi tantangan yang harus dijawab bersama.&#13;
&#13;
Melihat kondisi tersebut, Exabytes Indonesia memperkuat investasinya dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) digital melalui kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Langkah ini diyakini menjadi salah satu fondasi penting untuk menjaga daya saing ekonomi digital nasional di tengah pesatnya transformasi teknologi.&#13;
&#13;
Vice President &amp;amp; Country Manager Exabytes Indonesia Indra Hartawan mengatakan, pendidikan memiliki peran strategis dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi digital yang berkelanjutan. Menurutnya, mahasiswa perlu dibekali tidak hanya dengan pengetahuan akademik, tetapi juga pengalaman industri agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar kerja yang terus berubah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pendidikan adalah fondasi dari pertumbuhan digital yang berkelanjutan. Kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tuntutan nyata dunia digital,&amp;quot; ujar Indra dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (24/7/2026).&#13;
&#13;
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Exabytes baru saja menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Ciputra Surabaya. Kerja sama ini menjadi kelanjutan dari kolaborasi yang sebelumnya telah dijalin dengan Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) dan Cyber University.&#13;
&#13;
Kolaborasi tersebut mencakup penyelenggaraan pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat sebagai implementasi Tridharma Perguruan Tinggi. Selain itu, mahasiswa juga akan memperoleh akses terhadap program magang, kunjungan industri (company visit), serta berbagai kegiatan pengembangan karier yang dirancang agar lebih dekat dengan kebutuhan dunia kerja.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Indra, sinergi antara kampus dan industri menjadi kunci untuk mempersempit kesenjangan keterampilan (skill gap) yang selama ini menjadi tantangan dalam pengembangan talenta digital nasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami percaya bahwa masa depan ekonomi digital Indonesia sangat bergantung pada kualitas talenta mudanya. Karena itu, kami akan terus memperluas jaringan kemitraan dengan perguruan tinggi di berbagai daerah. Setiap kolaborasi yang kami bangun merupakan investasi jangka panjang bagi ekosistem digital Indonesia yang lebih inklusif dan berdaya saing,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman kerja nyata, tetapi juga memahami dinamika industri digital sejak masih berada di bangku kuliah. Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses adaptasi lulusan ketika memasuki dunia profesional.&#13;
&#13;
Pihaknya menargetkan semakin banyak perguruan tinggi yang bergabung dalam ekosistem kolaborasi ini. Dengan semakin luasnya sinergi antara dunia pendidikan dan industri, perusahaan optimistis Indonesia akan memiliki lebih banyak talenta digital berkualitas yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi digital sekaligus meningkatkan daya saing nasional di tingkat global.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
