<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tips MotionTrade: 4 Cara Mengelola Risiko Investasi ETF</title><description>Exchange Traded Fund (ETF) merupakan instrumen investasi yang memungkinkan investor untuk memiliki portofolio yang terdiversifikasi.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/07/31/278/3233476/tips-motiontrade-4-cara-mengelola-risiko-investasi-etf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/07/31/278/3233476/tips-motiontrade-4-cara-mengelola-risiko-investasi-etf"/><item><title>Tips MotionTrade: 4 Cara Mengelola Risiko Investasi ETF</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/07/31/278/3233476/tips-motiontrade-4-cara-mengelola-risiko-investasi-etf</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/07/31/278/3233476/tips-motiontrade-4-cara-mengelola-risiko-investasi-etf</guid><pubDate>Jum'at 31 Juli 2026 19:03 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/31/278/3233476/etf-Qy9a_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tips MotionTrade: 4 Cara Mengelola Risiko Investasi ETF</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/31/278/3233476/etf-Qy9a_large.jpg</image><title>Tips MotionTrade: 4 Cara Mengelola Risiko Investasi ETF</title></images><description>JAKARTA - Exchange Traded Fund (ETF) merupakan instrumen investasi yang memungkinkan investor untuk memiliki portofolio yang terdiversifikasi. ETF adalah reksa dana berbentuk kontrak investasi kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di Bursa Efek.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Jika reksa dana umumnya dibeli dan dijual melalui Manajer Investasi, ETF justru diperdagangkan di Bursa Efek layaknya saham. Artinya, investor dapat membeli maupun menjual unit penyertaan ETF secara langsung selama jam perdagangan bursa. Dengan demikian, ETF menggabungkan manfaat diversifikasi dari reksa dana dengan fleksibilitas transaksi seperti saham.&#13;
&#13;
Head of Retail Distribution &amp;amp; Business Development MNC Sekuritas Luqman El Hakiem mengatakan bahwa pemahaman terhadap karakteristik dan risiko setiap instrumen investasi menjadi hal penting bagi investor sebelum mengambil keputusan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Investor perlu membekali diri dengan pemahaman instrumen investasi di pasar modal sehingga lebih bijak dalam menentukan strategi investasi, termasuk dalam memanfaatkan peluang investasi ETF sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangannya,&amp;rdquo; ujar Luqman.&#13;
&#13;
Sebagaimana instrumen investasi lainnya, ETF bukan berarti bebas dari risiko. Memahami berbagai potensi risiko yang melekat pada ETF merupakan langkah penting agar setiap keputusan investasi dapat dilakukan secara lebih bijak dan sesuai dengan tujuan keuangan. MotionTrade telah merangkum 4 tips untuk mengelola risiko investasi ETF, yaitu:&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Pahami Market Risk&#13;
&#13;
Nilai ETF akan mengikuti naik turunnya pasar. Ketika pasar melemah, nilai ETF juga berpotensi turun. Oleh karena itu, penting untuk memiliki tujuan investasi yang jelas dan tetap berfokus pada strategi dan tidak perlu panik saat pasar sedang berfluktuasi.&#13;
&#13;
2. Perhatikan Likuiditas ETF&#13;
&#13;
Setiap ETF memiliki tingkat likuiditas yang berbeda. ETF dengan volume transaksi yang tinggi umumnya lebih mudah diperjualbelikan dengan harga yang mendekati nilai wajarnya. Untuk pemula, pilihlah ETF yang indeks acuannya sudah mapan, seperti yang berbasis IDX30 atau LQ45.Hindari ETF dengan likuiditas rendah karena bisa sulit dijual saat dibutuhkan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Perhatikan Biaya Investasi&#13;
&#13;
Selain memperhatikan potensi imbal hasil, investor juga perlu memahami biaya yang terkait dengan investasi ETF. ETF diperdagangkan di bursa sehingga setiap transaksi beli maupun jual dikenakan biaya transaksi sesuai ketentuan perusahaan sekuritas. Hindari terlalu sering melakukan transaksi tanpa strategi yang jelas.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
4. Perhatikan Tracking Error&#13;
&#13;
Tracking error menunjukkan kinerja ETF mengikuti indeks acuannya. Semakin kecil tracking error, semakin baik ETF dalam mereplikasi pergerakan indeks tersebut. Anda dapat melihat data historis ETF untuk mengetahui konsistensi kinerjanya.&#13;
&#13;
Memahami risiko bukan berarti harus menghindari investasi, melainkan menjadi bekal untuk mengambil keputusan yang lebih tepat. Dengan strategi yang matang, ETF dapat menjadi salah satu pilihan investasi untuk membangun portofolio.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Anda juga dapat mencoba peluang investasi Exchange Traded Fund sekaligus mengikuti program dari Bursa Efek Indonesia yaitu Investor Reward Program 2026 berhadiah lebih dari Rp250 juta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Semakin tinggi dan aktif transaksi, maka semakin besar kesempatan Anda untuk memenangkan reward dalam program ini. Informasi lebih lanjut mengenai Investor Reward Program 2026 dapat Anda kunjungi melalui bit.ly/idxirp2026&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Exchange Traded Fund (ETF) merupakan instrumen investasi yang memungkinkan investor untuk memiliki portofolio yang terdiversifikasi. ETF adalah reksa dana berbentuk kontrak investasi kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di Bursa Efek.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Jika reksa dana umumnya dibeli dan dijual melalui Manajer Investasi, ETF justru diperdagangkan di Bursa Efek layaknya saham. Artinya, investor dapat membeli maupun menjual unit penyertaan ETF secara langsung selama jam perdagangan bursa. Dengan demikian, ETF menggabungkan manfaat diversifikasi dari reksa dana dengan fleksibilitas transaksi seperti saham.&#13;
&#13;
Head of Retail Distribution &amp;amp; Business Development MNC Sekuritas Luqman El Hakiem mengatakan bahwa pemahaman terhadap karakteristik dan risiko setiap instrumen investasi menjadi hal penting bagi investor sebelum mengambil keputusan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Investor perlu membekali diri dengan pemahaman instrumen investasi di pasar modal sehingga lebih bijak dalam menentukan strategi investasi, termasuk dalam memanfaatkan peluang investasi ETF sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangannya,&amp;rdquo; ujar Luqman.&#13;
&#13;
Sebagaimana instrumen investasi lainnya, ETF bukan berarti bebas dari risiko. Memahami berbagai potensi risiko yang melekat pada ETF merupakan langkah penting agar setiap keputusan investasi dapat dilakukan secara lebih bijak dan sesuai dengan tujuan keuangan. MotionTrade telah merangkum 4 tips untuk mengelola risiko investasi ETF, yaitu:&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Pahami Market Risk&#13;
&#13;
Nilai ETF akan mengikuti naik turunnya pasar. Ketika pasar melemah, nilai ETF juga berpotensi turun. Oleh karena itu, penting untuk memiliki tujuan investasi yang jelas dan tetap berfokus pada strategi dan tidak perlu panik saat pasar sedang berfluktuasi.&#13;
&#13;
2. Perhatikan Likuiditas ETF&#13;
&#13;
Setiap ETF memiliki tingkat likuiditas yang berbeda. ETF dengan volume transaksi yang tinggi umumnya lebih mudah diperjualbelikan dengan harga yang mendekati nilai wajarnya. Untuk pemula, pilihlah ETF yang indeks acuannya sudah mapan, seperti yang berbasis IDX30 atau LQ45.Hindari ETF dengan likuiditas rendah karena bisa sulit dijual saat dibutuhkan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Perhatikan Biaya Investasi&#13;
&#13;
Selain memperhatikan potensi imbal hasil, investor juga perlu memahami biaya yang terkait dengan investasi ETF. ETF diperdagangkan di bursa sehingga setiap transaksi beli maupun jual dikenakan biaya transaksi sesuai ketentuan perusahaan sekuritas. Hindari terlalu sering melakukan transaksi tanpa strategi yang jelas.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
4. Perhatikan Tracking Error&#13;
&#13;
Tracking error menunjukkan kinerja ETF mengikuti indeks acuannya. Semakin kecil tracking error, semakin baik ETF dalam mereplikasi pergerakan indeks tersebut. Anda dapat melihat data historis ETF untuk mengetahui konsistensi kinerjanya.&#13;
&#13;
Memahami risiko bukan berarti harus menghindari investasi, melainkan menjadi bekal untuk mengambil keputusan yang lebih tepat. Dengan strategi yang matang, ETF dapat menjadi salah satu pilihan investasi untuk membangun portofolio.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Anda juga dapat mencoba peluang investasi Exchange Traded Fund sekaligus mengikuti program dari Bursa Efek Indonesia yaitu Investor Reward Program 2026 berhadiah lebih dari Rp250 juta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Semakin tinggi dan aktif transaksi, maka semakin besar kesempatan Anda untuk memenangkan reward dalam program ini. Informasi lebih lanjut mengenai Investor Reward Program 2026 dapat Anda kunjungi melalui bit.ly/idxirp2026&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
