<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indofood Raup Penjualan Rp 65,53 Triliun pada Semester I-2026&amp;nbsp;</title><description>PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) dan entitas anaknya, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), membukukan penjualan neto konsolidasi sebesar Rp 65,53 triliun hingga 30 Juni 2026 atau meningkat 9 persen dibandingkan Rp 59,84 triliun pada periode yang sama tahun lalu. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/08/01/320/3233595/indofood-raup-penjualan-rp-65-53-triliun-pada-semester-i-2026-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/08/01/320/3233595/indofood-raup-penjualan-rp-65-53-triliun-pada-semester-i-2026-nbsp"/><item><title>Indofood Raup Penjualan Rp 65,53 Triliun pada Semester I-2026&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/08/01/320/3233595/indofood-raup-penjualan-rp-65-53-triliun-pada-semester-i-2026-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/08/01/320/3233595/indofood-raup-penjualan-rp-65-53-triliun-pada-semester-i-2026-nbsp</guid><pubDate>Sabtu 01 Agustus 2026 20:30 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/01/320/3233595/ekonomi_di_indonesia-LRSy_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indofood Raup Penjualan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/01/320/3233595/ekonomi_di_indonesia-LRSy_large.jpg</image><title>Indofood Raup Penjualan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) dan entitas anaknya, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), membukukan penjualan neto konsolidasi sebesar Rp 65,53 triliun hingga 30 Juni 2026 atau meningkat 9 persen dibandingkan Rp 59,84 triliun pada periode yang sama tahun lalu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Seiring pertumbuhan penjualan, laba usaha Indofood naik 14 persen menjadi Rp 13,29 triliun dari Rp 11,69 triliun, dengan marjin laba usaha tetap terjaga di kisaran 20,3 persen.&#13;
&#13;
Meski demikian, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 19 persen menjadi Rp 4,72 triliun dari Rp 5,84 triliun pada semester pertama tahun lalu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penurunan tersebut terutama disebabkan meningkatnya rugi selisih kurs yang belum terealisasi dari kegiatan pendanaan seiring pelemahan nilai tukar rupiah.&#13;
&#13;
Di sisi lain, core profit yang mencerminkan kinerja operasional Perseroan meningkat 7 persen menjadi Rp 6,18 triliun dibandingkan Rp 5,78 triliun pada periode yang sama tahun lalu.&#13;
&#13;
Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood Anthoni Salim mengatakan, di tengah ketidakpastian global yang masih berlangsung, Perseroan mampu membukukan kinerja yang solid pada semester pertama 2026.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Di tengah ketidakpastian global yang terus berlangsung, Indofood membukukan kinerja yang solid pada semester pertama di 2026 ini,&amp;quot; ujar Anthoni dalam keterangan pers yang diterima Sabtu (1/8/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tetap fokus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan, menjaga keseimbangan antara pangsa pasar dan tingkat profitabilitas, serta mempertahankan posisi neraca yang sehat,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) dan entitas anaknya, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), membukukan penjualan neto konsolidasi sebesar Rp 65,53 triliun hingga 30 Juni 2026 atau meningkat 9 persen dibandingkan Rp 59,84 triliun pada periode yang sama tahun lalu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Seiring pertumbuhan penjualan, laba usaha Indofood naik 14 persen menjadi Rp 13,29 triliun dari Rp 11,69 triliun, dengan marjin laba usaha tetap terjaga di kisaran 20,3 persen.&#13;
&#13;
Meski demikian, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 19 persen menjadi Rp 4,72 triliun dari Rp 5,84 triliun pada semester pertama tahun lalu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penurunan tersebut terutama disebabkan meningkatnya rugi selisih kurs yang belum terealisasi dari kegiatan pendanaan seiring pelemahan nilai tukar rupiah.&#13;
&#13;
Di sisi lain, core profit yang mencerminkan kinerja operasional Perseroan meningkat 7 persen menjadi Rp 6,18 triliun dibandingkan Rp 5,78 triliun pada periode yang sama tahun lalu.&#13;
&#13;
Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood Anthoni Salim mengatakan, di tengah ketidakpastian global yang masih berlangsung, Perseroan mampu membukukan kinerja yang solid pada semester pertama 2026.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Di tengah ketidakpastian global yang terus berlangsung, Indofood membukukan kinerja yang solid pada semester pertama di 2026 ini,&amp;quot; ujar Anthoni dalam keterangan pers yang diterima Sabtu (1/8/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tetap fokus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan, menjaga keseimbangan antara pangsa pasar dan tingkat profitabilitas, serta mempertahankan posisi neraca yang sehat,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
