<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Update Harga BBM 3 Agustus 2026: Pertamax Jadi Rp15.950 per Liter</title><description>Harga Pertamax (RON 92) kini menjadi Rp15.950 per liter atau turun Rp300&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/08/03/320/3233749/update-harga-bbm-3-agustus-2026-pertamax-jadi-rp15-950-per-liter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/08/03/320/3233749/update-harga-bbm-3-agustus-2026-pertamax-jadi-rp15-950-per-liter"/><item><title>Update Harga BBM 3 Agustus 2026: Pertamax Jadi Rp15.950 per Liter</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/08/03/320/3233749/update-harga-bbm-3-agustus-2026-pertamax-jadi-rp15-950-per-liter</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/08/03/320/3233749/update-harga-bbm-3-agustus-2026-pertamax-jadi-rp15-950-per-liter</guid><pubDate>Senin 03 Agustus 2026 06:03 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/02/320/3233749/bbm-lDib_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga bahan bakar minyak (BBM) mengalami penurunan per 3 Agustus 2026. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/02/320/3233749/bbm-lDib_large.jpg</image><title>Harga bahan bakar minyak (BBM) mengalami penurunan per 3 Agustus 2026. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Harga bahan bakar minyak (BBM) mengalami penurunan per 3 Agustus 2026. Harga Pertamax (RON 92) kini menjadi Rp15.950 per liter atau turun Rp300 dari harga sebelumnya yang berada di level Rp16.250 per liter.&#13;
&#13;
Penurunan harga tersebut berlaku setelah PT Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga tiga jenis BBM non-subsidi mulai 1 Agustus 2026. Selain Pertamax, dua produk lain yang ikut mengalami penurunan harga adalah Pertamax Turbo dan Pertamax Green 95.&#13;
&#13;
Harga Pertamax Turbo turun dari Rp19.300 per liter menjadi Rp18.300 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 turun dari Rp17.000 per liter menjadi Rp16.600 per liter.&#13;
&#13;
Di sisi lain, harga Pertamina Dex dan Dexlite tidak mengalami perubahan. Pertamina Dex tetap dijual seharga Rp21.150 per liter, sedangkan Dexlite berada di level Rp19.700 per liter.&#13;
&#13;
Harga tersebut berlaku untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar lima persen, termasuk DKI Jakarta.&#13;
&#13;
Vice President Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan penyesuaian harga BBM non-subsidi dilakukan secara berkala dengan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah. Kebijakan tersebut mempertimbangkan sejumlah faktor, seperti perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta daya beli masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat. Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin bagi masyarakat,&amp;quot; ujar Kitty dalam keterangan resmi, Sabtu (1/8/2026).&#13;
&#13;
Berikut daftar harga BBM non-subsidi Pertamina yang berlaku 3 Agustus 2026:&#13;
&#13;
Pertamax (RON 92): Rp15.950 per liter, turun dari Rp16.250 per liter.&#13;
&#13;
Pertamax Turbo: Rp18.300 per liter, turun dari Rp19.300 per liter.&#13;
&#13;
Pertamax Green 95: Rp16.600 per liter, turun dari Rp17.000 per liter.&#13;
&#13;
Pertamina Dex: Rp21.150 per liter, tetap.&#13;
&#13;
Dexlite: Rp19.700 per liter, tetap.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Harga bahan bakar minyak (BBM) mengalami penurunan per 3 Agustus 2026. Harga Pertamax (RON 92) kini menjadi Rp15.950 per liter atau turun Rp300 dari harga sebelumnya yang berada di level Rp16.250 per liter.&#13;
&#13;
Penurunan harga tersebut berlaku setelah PT Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga tiga jenis BBM non-subsidi mulai 1 Agustus 2026. Selain Pertamax, dua produk lain yang ikut mengalami penurunan harga adalah Pertamax Turbo dan Pertamax Green 95.&#13;
&#13;
Harga Pertamax Turbo turun dari Rp19.300 per liter menjadi Rp18.300 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 turun dari Rp17.000 per liter menjadi Rp16.600 per liter.&#13;
&#13;
Di sisi lain, harga Pertamina Dex dan Dexlite tidak mengalami perubahan. Pertamina Dex tetap dijual seharga Rp21.150 per liter, sedangkan Dexlite berada di level Rp19.700 per liter.&#13;
&#13;
Harga tersebut berlaku untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar lima persen, termasuk DKI Jakarta.&#13;
&#13;
Vice President Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan penyesuaian harga BBM non-subsidi dilakukan secara berkala dengan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah. Kebijakan tersebut mempertimbangkan sejumlah faktor, seperti perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta daya beli masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat. Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin bagi masyarakat,&amp;quot; ujar Kitty dalam keterangan resmi, Sabtu (1/8/2026).&#13;
&#13;
Berikut daftar harga BBM non-subsidi Pertamina yang berlaku 3 Agustus 2026:&#13;
&#13;
Pertamax (RON 92): Rp15.950 per liter, turun dari Rp16.250 per liter.&#13;
&#13;
Pertamax Turbo: Rp18.300 per liter, turun dari Rp19.300 per liter.&#13;
&#13;
Pertamax Green 95: Rp16.600 per liter, turun dari Rp17.000 per liter.&#13;
&#13;
Pertamina Dex: Rp21.150 per liter, tetap.&#13;
&#13;
Dexlite: Rp19.700 per liter, tetap.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
