<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Penjualan Mobil di RI Naik, Ini Dampaknya ke Industri Ban</title><description>Kenaikan penjualan mobil membawa dampak positif bagi industri ban. Penjualan kendaraan secara wholesales tumbuh 15,9% pada semester pertama 202&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/08/03/320/3233906/penjualan-mobil-di-ri-naik-ini-dampaknya-ke-industri-ban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/08/03/320/3233906/penjualan-mobil-di-ri-naik-ini-dampaknya-ke-industri-ban"/><item><title> Penjualan Mobil di RI Naik, Ini Dampaknya ke Industri Ban</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/08/03/320/3233906/penjualan-mobil-di-ri-naik-ini-dampaknya-ke-industri-ban</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/08/03/320/3233906/penjualan-mobil-di-ri-naik-ini-dampaknya-ke-industri-ban</guid><pubDate>Senin 03 Agustus 2026 14:29 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/03/320/3233906/ban-f9I6_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Penjualan Mobil di RI Naik, Ini Dampaknya ke Industri Ban (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/03/320/3233906/ban-f9I6_large.jpg</image><title> Penjualan Mobil di RI Naik, Ini Dampaknya ke Industri Ban (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Kenaikan penjualan mobil membawa dampak positif bagi industri ban. Berdasarkan data GAIKINDO, penjualan kendaraan secara wholesales tumbuh 15,9% pada semester pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.&#13;
&#13;
Pertumbuhan tersebut didorong oleh melonjaknya penjualan kendaraan listrik (EV) lebih dari 80%, disertai meningkatnya permintaan terhadap SUV dan kendaraan niaga, sehingga mendorong kebutuhan akan ban yang dirancang khusus untuk mendukung karakteristik masing-masing kendaraan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Industri otomotif sedang bergerak menuju era yang semakin spesifik. Kendaraan listrik, SUV, maupun kendaraan niaga memiliki karakter yang berbeda sehingga membutuhkan teknologi ban yang berbeda pula,&amp;quot; kata President Director PT Hankook Tire Sales Indonesia Bartek (Byunghak) Choi dalam keterangannya, Jakarta, Senin (3/8/2026).&#13;
&#13;
Dia menambahkan, pertumbuhan bisnis perusahaan tidak hanya didorong oleh momentum positif industri otomotif, tetapi juga oleh strategi untuk terus menghadirkan solusi ban yang semakin relevan dengan kebutuhan pasar. Hal tersebut diwujudkan melalui penguatan portofolio produk serta perluasan pilihan ukuran ban pada lini Passenger Car Radial (PCR) dan Truck &amp;amp; Bus Radial (TBR).&#13;
&#13;
Pihaknya pun mencatatkan pertumbuhan bisnis double-digit untuk segmen PCR dan TBR pada semester pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. &amp;quot;Karena itu kami percaya bahwa &amp;lsquo;the right tire for the right vehicle&amp;rsquo; bukan sekedar semangat yang kami bawa, namun pendekatan yang mampu memberikan keselamatan, efisiensi, dan performa optimal bagi setiap kendaraan,&amp;rdquo; ungkap Choi.&#13;
&#13;
Di segmen PCR, Hankook mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 130% pada semester pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, salah satunya ditopang kendaraan listrik&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, pertumbuhan pasar SUV juga mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap ban yang mampu mengakomodasi berbagai karakter penggunaan, mulai dari mobilitas harian di perkotaan hingga aktivitas di medan berat.&#13;
&#13;
Pada segmen TBR di semester pertama 2026 turut mencatatkan pertumbuhan bisnis dua digit yaitu sebesar 125%. Hal ini seiring meningkatnya aktivitas logistik, pertambangan, kehutanan, hingga transportasi publik,&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tidak hanya ingin menjual ban, tetapi juga membangun pemahaman bahwa penggunaan ban yang tepat akan mempengaruhi keselamatan, efisiensi bahan bakar atau energi, kenyamanan berkendara, hingga biaya kepemilikan kendaraan yang lebih efisien dalam jangka panjang. Edukasi akan terus menjadi bagian penting dari strategi pertumbuhan kami yang sama pentingnya dengan inovasi produk,&amp;quot; tambah Choi.&#13;
&#13;
Memasuki semester kedua 2026, Hankook akan melanjutkan strategi pertumbuhan melalui penguatan edukasi pasar serta penyempurnaan portofolio produk.&#13;
&#13;
&amp;quot;Transformasi industri otomotif akan terus berlangsung, dan kebutuhan konsumen akan semakin spesifik. Karena itu kami akan terus berinvestasi pada inovasi, edukasi, penguatan jaringan distribusi, serta pengembangan produk yang semakin relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia,&amp;quot; katanya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kenaikan penjualan mobil membawa dampak positif bagi industri ban. Berdasarkan data GAIKINDO, penjualan kendaraan secara wholesales tumbuh 15,9% pada semester pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.&#13;
&#13;
Pertumbuhan tersebut didorong oleh melonjaknya penjualan kendaraan listrik (EV) lebih dari 80%, disertai meningkatnya permintaan terhadap SUV dan kendaraan niaga, sehingga mendorong kebutuhan akan ban yang dirancang khusus untuk mendukung karakteristik masing-masing kendaraan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Industri otomotif sedang bergerak menuju era yang semakin spesifik. Kendaraan listrik, SUV, maupun kendaraan niaga memiliki karakter yang berbeda sehingga membutuhkan teknologi ban yang berbeda pula,&amp;quot; kata President Director PT Hankook Tire Sales Indonesia Bartek (Byunghak) Choi dalam keterangannya, Jakarta, Senin (3/8/2026).&#13;
&#13;
Dia menambahkan, pertumbuhan bisnis perusahaan tidak hanya didorong oleh momentum positif industri otomotif, tetapi juga oleh strategi untuk terus menghadirkan solusi ban yang semakin relevan dengan kebutuhan pasar. Hal tersebut diwujudkan melalui penguatan portofolio produk serta perluasan pilihan ukuran ban pada lini Passenger Car Radial (PCR) dan Truck &amp;amp; Bus Radial (TBR).&#13;
&#13;
Pihaknya pun mencatatkan pertumbuhan bisnis double-digit untuk segmen PCR dan TBR pada semester pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. &amp;quot;Karena itu kami percaya bahwa &amp;lsquo;the right tire for the right vehicle&amp;rsquo; bukan sekedar semangat yang kami bawa, namun pendekatan yang mampu memberikan keselamatan, efisiensi, dan performa optimal bagi setiap kendaraan,&amp;rdquo; ungkap Choi.&#13;
&#13;
Di segmen PCR, Hankook mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 130% pada semester pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, salah satunya ditopang kendaraan listrik&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, pertumbuhan pasar SUV juga mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap ban yang mampu mengakomodasi berbagai karakter penggunaan, mulai dari mobilitas harian di perkotaan hingga aktivitas di medan berat.&#13;
&#13;
Pada segmen TBR di semester pertama 2026 turut mencatatkan pertumbuhan bisnis dua digit yaitu sebesar 125%. Hal ini seiring meningkatnya aktivitas logistik, pertambangan, kehutanan, hingga transportasi publik,&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tidak hanya ingin menjual ban, tetapi juga membangun pemahaman bahwa penggunaan ban yang tepat akan mempengaruhi keselamatan, efisiensi bahan bakar atau energi, kenyamanan berkendara, hingga biaya kepemilikan kendaraan yang lebih efisien dalam jangka panjang. Edukasi akan terus menjadi bagian penting dari strategi pertumbuhan kami yang sama pentingnya dengan inovasi produk,&amp;quot; tambah Choi.&#13;
&#13;
Memasuki semester kedua 2026, Hankook akan melanjutkan strategi pertumbuhan melalui penguatan edukasi pasar serta penyempurnaan portofolio produk.&#13;
&#13;
&amp;quot;Transformasi industri otomotif akan terus berlangsung, dan kebutuhan konsumen akan semakin spesifik. Karena itu kami akan terus berinvestasi pada inovasi, edukasi, penguatan jaringan distribusi, serta pengembangan produk yang semakin relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia,&amp;quot; katanya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
