<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Mal Pasang Pagar, Pengusaha Pastikan Semua Aman</title><description>Pemasangan pagar tinggi di beberapa pusat perbelanjaan atau mal yang sempat menuai perhatian publik dinilai tidak perlu dibesar-besarkan.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/08/06/320/3234581/soal-mal-pasang-pagar-pengusaha-pastikan-semua-aman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/08/06/320/3234581/soal-mal-pasang-pagar-pengusaha-pastikan-semua-aman"/><item><title>Soal Mal Pasang Pagar, Pengusaha Pastikan Semua Aman</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/08/06/320/3234581/soal-mal-pasang-pagar-pengusaha-pastikan-semua-aman</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/08/06/320/3234581/soal-mal-pasang-pagar-pengusaha-pastikan-semua-aman</guid><pubDate>Kamis 06 Agustus 2026 16:58 WIB</pubDate><dc:creator>Rohman Wibowo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/06/320/3234581/hippindo-VXTY_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Soal Mal Pasang Pagar, Pengusaha Pastikan Semua Aman (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/06/320/3234581/hippindo-VXTY_large.jpg</image><title>Soal Mal Pasang Pagar, Pengusaha Pastikan Semua Aman (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemasangan pagar tinggi di beberapa pusat perbelanjaan atau mal yang sempat menuai perhatian publik dinilai tidak perlu dibesar-besarkan. Kebijakan internal pengelola tersebut dianggal bertujuan untuk mengatur kenyamanan pengunjung serta menjaga stabilitas operasional ritel agar tetap berjalan normal.&#13;
&#13;
Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah menjelaskan bahwa langkah penataan batas area itu tidak diterapkan secara seragam oleh seluruh pusat perbelanjaan. Menurutnya, hal tersebut merupakan kebutuhan teknis untuk mengoptimalkan alur keluar masuk konsumen di titik-titik tertentu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi intinya cuma mungkin dari grup mal tersebut mengatur trafik untuk kenyamanan konsumen. Jadi biar konsumen itu enggak masuk dari mana-mana. Jadi kalau kami melihat ya ini untuk bikin situasi bagus lah. Ya namanya ya sebenarnya pagar itu kan sebenarnya hal yang yang sifatnya untuk internal mereka ya. Bukan karena ada masalah,&amp;quot; ujar Budihardjo saat ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (6/8/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia menepis isu adanya potensi keamanan tak kondusif terkait pemasangan pagar di lingkungan mal. Isu yang menjalar tersebut dinilai berlebihan. &amp;quot;Artinya (pemasangan) pagar (itu) biasa sih. Cuman ini kok isunya ke mana-mana, enggak perlulah seperti itu ya,&amp;quot; kata Budihardjo&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia juga menekankan soal para pelaku usaha membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah untuk memastikan rantai pasok dan distribusi berjalan lancar. Stabilitas harga serta ketersediaan stok barang di pasaran menjadi prioritas utama demi menjaga kepercayaan publik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sih sebagai pengusaha percaya sama pemerintah ya, artinya pengusaha akan membantu pemerintah supaya penyebaran harga, penyebaran barang didistribusi normal, situasi terkendali, stok cukup itu. Saya rasa semua aman ya,&amp;quot; tambahnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemasangan pagar tinggi di beberapa pusat perbelanjaan atau mal yang sempat menuai perhatian publik dinilai tidak perlu dibesar-besarkan. Kebijakan internal pengelola tersebut dianggal bertujuan untuk mengatur kenyamanan pengunjung serta menjaga stabilitas operasional ritel agar tetap berjalan normal.&#13;
&#13;
Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah menjelaskan bahwa langkah penataan batas area itu tidak diterapkan secara seragam oleh seluruh pusat perbelanjaan. Menurutnya, hal tersebut merupakan kebutuhan teknis untuk mengoptimalkan alur keluar masuk konsumen di titik-titik tertentu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi intinya cuma mungkin dari grup mal tersebut mengatur trafik untuk kenyamanan konsumen. Jadi biar konsumen itu enggak masuk dari mana-mana. Jadi kalau kami melihat ya ini untuk bikin situasi bagus lah. Ya namanya ya sebenarnya pagar itu kan sebenarnya hal yang yang sifatnya untuk internal mereka ya. Bukan karena ada masalah,&amp;quot; ujar Budihardjo saat ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (6/8/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia menepis isu adanya potensi keamanan tak kondusif terkait pemasangan pagar di lingkungan mal. Isu yang menjalar tersebut dinilai berlebihan. &amp;quot;Artinya (pemasangan) pagar (itu) biasa sih. Cuman ini kok isunya ke mana-mana, enggak perlulah seperti itu ya,&amp;quot; kata Budihardjo&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia juga menekankan soal para pelaku usaha membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah untuk memastikan rantai pasok dan distribusi berjalan lancar. Stabilitas harga serta ketersediaan stok barang di pasaran menjadi prioritas utama demi menjaga kepercayaan publik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sih sebagai pengusaha percaya sama pemerintah ya, artinya pengusaha akan membantu pemerintah supaya penyebaran harga, penyebaran barang didistribusi normal, situasi terkendali, stok cukup itu. Saya rasa semua aman ya,&amp;quot; tambahnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
