<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MSCI Depak Saham GOTO, Ini Alasannya</title><description>MSCI memutuskan mengeluarkan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dari MSCI Global Standard Indexes.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/08/13/278/3235806/msci-depak-saham-goto-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/08/13/278/3235806/msci-depak-saham-goto-ini-alasannya"/><item><title>MSCI Depak Saham GOTO, Ini Alasannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/08/13/278/3235806/msci-depak-saham-goto-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/08/13/278/3235806/msci-depak-saham-goto-ini-alasannya</guid><pubDate>Kamis 13 Agustus 2026 08:44 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/13/278/3235806/goto-BpgK_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">MSCI Depak Saham GOTO, Ini Alasannya (Foto: GOTO)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/13/278/3235806/goto-BpgK_large.jpg</image><title>MSCI Depak Saham GOTO, Ini Alasannya (Foto: GOTO)</title></images><description>JAKARTA - MSCI memutuskan mengeluarkan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dari MSCI Global Standard Indexes berdasarkan hasil Tinjauan Indeks Agustus (August Index Review 2026).&#13;
&#13;
Keputusan tersebut disampaikan MSCI melalui pengumuman pada 12 Agustus 2026 pukul 21.36 GMT.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam pengumumannya, MSCI menyebut penghapusan GOTO dilakukan dengan menggunakan lowest system price, yakni 0,00001 dari mata uang harga sekuritas.&#13;
&#13;
MSCI menjelaskan, keputusan tersebut berkaitan dengan potensi masalah index replicability atau kemampuan indeks untuk direplikasi oleh investor.&#13;
&#13;
Persoalan itu muncul akibat likuiditas saham GOTO yang dinilai sangat rendah setelah saham perusahaan teknologi tersebut diperdagangkan pada harga minimum Rp50 per saham di Bursa Efek Indonesia sejak penutupan perdagangan 13 Mei 2026.&#13;
&#13;
&amp;quot;Perlakuan ini diterapkan karena adanya potensi masalah keterulangan indeks yang berkaitan dengan likuiditas yang sangat rendah akibat perdagangan pada harga minimum yang dapat diperdagangkan sebesar 50 IDR di Bursa Efek Indonesia sejak penutupan 13 Mei 2026,&amp;quot; jelas MSCI dalam pengumumannya, Kamis (13/8/2026).&#13;
&#13;
Diketahui, MSCI melakukan penyesuaian daftar konstituen dengan mengeluarkan 10 saham emiten asal Indonesia dari indeksnya&#13;
&#13;
Berikut rincian hasil MSCI Equity Indexes August 2026 Index Review untuk saham Indonesia&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
MSCI Global Standard Indexes&#13;
&#13;
Masuk: -&#13;
&#13;
Keluar: PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)&#13;
&#13;
MSCI Small Cap Indexes&#13;
&#13;
Masuk: PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)&#13;
&#13;
Keluar: PT. Bank Jago Tbk (ARTO), PT Bukalapak Tbk (BUKA), PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA), PT MD Entertainment Tbk (FILM), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG), PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) dan PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI)&#13;
&#13;
MSCI Micro Cap Indexes&#13;
&#13;
Masuk: -&#13;
&#13;
Keluar: -&#13;
&#13;
Dengan demikian, masih terdapat sembilan saham Indonesia yang menghuni MSCI Global Standard Index, yakni PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).&#13;
&#13;
Kemudian, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - MSCI memutuskan mengeluarkan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dari MSCI Global Standard Indexes berdasarkan hasil Tinjauan Indeks Agustus (August Index Review 2026).&#13;
&#13;
Keputusan tersebut disampaikan MSCI melalui pengumuman pada 12 Agustus 2026 pukul 21.36 GMT.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam pengumumannya, MSCI menyebut penghapusan GOTO dilakukan dengan menggunakan lowest system price, yakni 0,00001 dari mata uang harga sekuritas.&#13;
&#13;
MSCI menjelaskan, keputusan tersebut berkaitan dengan potensi masalah index replicability atau kemampuan indeks untuk direplikasi oleh investor.&#13;
&#13;
Persoalan itu muncul akibat likuiditas saham GOTO yang dinilai sangat rendah setelah saham perusahaan teknologi tersebut diperdagangkan pada harga minimum Rp50 per saham di Bursa Efek Indonesia sejak penutupan perdagangan 13 Mei 2026.&#13;
&#13;
&amp;quot;Perlakuan ini diterapkan karena adanya potensi masalah keterulangan indeks yang berkaitan dengan likuiditas yang sangat rendah akibat perdagangan pada harga minimum yang dapat diperdagangkan sebesar 50 IDR di Bursa Efek Indonesia sejak penutupan 13 Mei 2026,&amp;quot; jelas MSCI dalam pengumumannya, Kamis (13/8/2026).&#13;
&#13;
Diketahui, MSCI melakukan penyesuaian daftar konstituen dengan mengeluarkan 10 saham emiten asal Indonesia dari indeksnya&#13;
&#13;
Berikut rincian hasil MSCI Equity Indexes August 2026 Index Review untuk saham Indonesia&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
MSCI Global Standard Indexes&#13;
&#13;
Masuk: -&#13;
&#13;
Keluar: PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)&#13;
&#13;
MSCI Small Cap Indexes&#13;
&#13;
Masuk: PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)&#13;
&#13;
Keluar: PT. Bank Jago Tbk (ARTO), PT Bukalapak Tbk (BUKA), PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA), PT MD Entertainment Tbk (FILM), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG), PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) dan PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI)&#13;
&#13;
MSCI Micro Cap Indexes&#13;
&#13;
Masuk: -&#13;
&#13;
Keluar: -&#13;
&#13;
Dengan demikian, masih terdapat sembilan saham Indonesia yang menghuni MSCI Global Standard Index, yakni PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).&#13;
&#13;
Kemudian, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
