<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Jamin Data Sensus Ekonomi Tak Dipakai Kejar Harta, Ayo Isi dengan Jujur!</title><description>Prabowo mengajak masyarakat untuk ikut mengisi formulir sensus dengan sejujur-jujurnya.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/08/14/320/3236192/prabowo-jamin-data-sensus-ekonomi-tak-dipakai-kejar-harta-ayo-isi-dengan-jujur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/08/14/320/3236192/prabowo-jamin-data-sensus-ekonomi-tak-dipakai-kejar-harta-ayo-isi-dengan-jujur"/><item><title>Prabowo Jamin Data Sensus Ekonomi Tak Dipakai Kejar Harta, Ayo Isi dengan Jujur!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/08/14/320/3236192/prabowo-jamin-data-sensus-ekonomi-tak-dipakai-kejar-harta-ayo-isi-dengan-jujur</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/08/14/320/3236192/prabowo-jamin-data-sensus-ekonomi-tak-dipakai-kejar-harta-ayo-isi-dengan-jujur</guid><pubDate>Jum'at 14 Agustus 2026 16:08 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/14/320/3236192/prabowo-7e1K_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo Subianto menegaskan dan menjamin data Sensus Ekonomi 2026 tidak akan digunakan untuk mengejar kekayaan. (foto: Okezone.com/Aldi Chandra)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/14/320/3236192/prabowo-7e1K_large.jpg</image><title>Presiden Prabowo Subianto menegaskan dan menjamin data Sensus Ekonomi 2026 tidak akan digunakan untuk mengejar kekayaan. (foto: Okezone.com/Aldi Chandra)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan dan menjamin data Sensus Ekonomi 2026 tidak akan digunakan untuk mengejar kekayaan atau pendapatan pribadi yang dilaporkan. Oleh karena itu, Prabowo mengajak masyarakat untuk ikut mengisi formulir sensus dengan sejujur-jujurnya.&#13;
&#13;
Prabowo mengatakan, angka-angka dalam APBN sangat bergantung pada angka-angka makroekonomi. Sementara itu, angka-angka makroekonomi sangat bergantung pada kualitas data yang dikumpulkan Badan Pusat Statistik (BPS).&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya mendapat laporan, sudah lebih dari 10 tahun kita belum melakukan rebasing, atau pembaruan cara kita menghitung berapa sebenarnya aktivitas ekonomi yang terjadi di negara kita,&amp;quot; ujar Prabowo dalam Pidato Presiden RI pada Penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2027 Beserta Nota Keuangannya, Jumat (14/8/2026).&#13;
&#13;
Oleh karena itu, Prabowo meminta pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung hingga akhir Agustus 2026 dan melibatkan 251.000 petugas sensus di seluruh desa dipastikan berhasil.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya minta agar saudara-saudara sekalian yang mendengarkan saya pada siang hari ini, saya minta agar saudara-saudara tidak hanya mengisi formulir sensus dengan sejujur-jujurnya, tapi juga mengajak semua orang untuk ikut mengisi dengan sejujur-jujurnya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Data yang dikumpulkan BPS dari sensus ekonomi tidak akan digunakan untuk mengejar kekayaan atau pendapatan pribadi yang dilaporkan,&amp;quot; tegas Prabowo.&#13;
&#13;
Menurut Prabowo, data dari sensus ekonomi akan digunakan agar pemerintah dapat menyusun kebijakan dan anggaran secara lebih tepat.&#13;
&#13;
Sebagai contoh, dalam RAPBN 2027, pemerintah mengasumsikan Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai Rp27.987 triliun. Dengan pembiayaan sebesar Rp671,2 triliun, defisit APBN diproyeksikan sebesar 2,40 persen terhadap PDB.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika ternyata PDB kita lebih besar, maka defisit kita lebih kecil,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Selain itu, pemerintah juga akan melakukan pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) berdasarkan hasil Sensus Ekonomi 2026.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena itu, sensus ekonomi ini sangat penting,&amp;quot; tegas Prabowo.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan dan menjamin data Sensus Ekonomi 2026 tidak akan digunakan untuk mengejar kekayaan atau pendapatan pribadi yang dilaporkan. Oleh karena itu, Prabowo mengajak masyarakat untuk ikut mengisi formulir sensus dengan sejujur-jujurnya.&#13;
&#13;
Prabowo mengatakan, angka-angka dalam APBN sangat bergantung pada angka-angka makroekonomi. Sementara itu, angka-angka makroekonomi sangat bergantung pada kualitas data yang dikumpulkan Badan Pusat Statistik (BPS).&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya mendapat laporan, sudah lebih dari 10 tahun kita belum melakukan rebasing, atau pembaruan cara kita menghitung berapa sebenarnya aktivitas ekonomi yang terjadi di negara kita,&amp;quot; ujar Prabowo dalam Pidato Presiden RI pada Penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2027 Beserta Nota Keuangannya, Jumat (14/8/2026).&#13;
&#13;
Oleh karena itu, Prabowo meminta pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung hingga akhir Agustus 2026 dan melibatkan 251.000 petugas sensus di seluruh desa dipastikan berhasil.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya minta agar saudara-saudara sekalian yang mendengarkan saya pada siang hari ini, saya minta agar saudara-saudara tidak hanya mengisi formulir sensus dengan sejujur-jujurnya, tapi juga mengajak semua orang untuk ikut mengisi dengan sejujur-jujurnya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Data yang dikumpulkan BPS dari sensus ekonomi tidak akan digunakan untuk mengejar kekayaan atau pendapatan pribadi yang dilaporkan,&amp;quot; tegas Prabowo.&#13;
&#13;
Menurut Prabowo, data dari sensus ekonomi akan digunakan agar pemerintah dapat menyusun kebijakan dan anggaran secara lebih tepat.&#13;
&#13;
Sebagai contoh, dalam RAPBN 2027, pemerintah mengasumsikan Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai Rp27.987 triliun. Dengan pembiayaan sebesar Rp671,2 triliun, defisit APBN diproyeksikan sebesar 2,40 persen terhadap PDB.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika ternyata PDB kita lebih besar, maka defisit kita lebih kecil,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Selain itu, pemerintah juga akan melakukan pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) berdasarkan hasil Sensus Ekonomi 2026.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena itu, sensus ekonomi ini sangat penting,&amp;quot; tegas Prabowo.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
