<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Tak Singgung IKN saat Pidato RAPBN 2027, Ini Kata Basuki</title><description>Basuki Hadimuljono buka suara mengenai pembangunan IKN yang secara khusus tidak disebut Presiden Prabowo Subianto&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/08/15/470/3236370/prabowo-tak-singgung-ikn-saat-pidato-rapbn-2027-ini-kata-basuki</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/08/15/470/3236370/prabowo-tak-singgung-ikn-saat-pidato-rapbn-2027-ini-kata-basuki"/><item><title>Prabowo Tak Singgung IKN saat Pidato RAPBN 2027, Ini Kata Basuki</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/08/15/470/3236370/prabowo-tak-singgung-ikn-saat-pidato-rapbn-2027-ini-kata-basuki</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/08/15/470/3236370/prabowo-tak-singgung-ikn-saat-pidato-rapbn-2027-ini-kata-basuki</guid><pubDate>Sabtu 15 Agustus 2026 15:40 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/15/470/3236370/ikn-lPto_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo Tak Singgung IKN saat Pidato RAPBN 2027, Ini Kata Basuki (Foto: OIKN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/15/470/3236370/ikn-lPto_large.jpg</image><title>Prabowo Tak Singgung IKN saat Pidato RAPBN 2027, Ini Kata Basuki (Foto: OIKN)</title></images><description>NUSANTARA - Kepala Otorita Ibu Kota Negara (OIKN) Basuki Hadimuljono buka suara mengenai pembangunan IKN yang secara khusus tidak disebut Presiden Prabowo Subianto ketika menyampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBN) 2027. Adapun Prabowo fokus pada 8 sektor dalam program kerja prioritas nasional (PKPN).&#13;
&#13;
Basuki menyebut, pembangunan IKN tetap menjadi prioritas pemerintah. Namun memang Presiden tak menyebutkan secara spesifik ketika berpidato.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya kira IKN bagian dari pembangunan infrastruktur. Tidak perlu disebutkan sendiri, itu saya kira kebijakan beliau,&amp;quot; ucap Basuki di IKN, Sabtu (15/8/2026).&#13;
&#13;
Ia menegaskan pembangunan IKN merupakan bagian dari klaster infrastruktur yang telah jelas menjadi fokus presiden dalam RAPBN 2027.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi ada di dalam kluster infrastruktur dan apa itu, kewilayahan, dan desa. Saya kira di kluster itu ada pembangunan IKN,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyebut belanja negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau RAPBN 2027 direncanakan mencapai Rp4.097,2 triliun. Angka tersebut meningkat dibandingkan belanja negara dalam APBN 2026 yakni sebesar Rp3.842,7 triliun.&#13;
&#13;
Hal itu disampaikan Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Belanja negara tahun 2027 direncanakan sebesar Rp4.097,2 triliun, naik dari Rp3.842,7 triliun di APBN 2026&amp;quot; tegas Prabowo.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Prabowo mengatakan anggaran tersebut akan difokuskan untuk menjalankan delapan program kerja prioritas nasional (PKPN).&#13;
&#13;
&amp;quot;RAPBN tahun 2027 kita fokuskan untuk 8 program kerja prioritas nasional atau PKPN yaitu, kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur, perumahan, dan ketahanan terhadap bencana, penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa, serta penurunan kemiskinan,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Delapan prioritas tersebut, lanjut Prabowo, akan didukung oleh sejumlah agenda penguatan nasional. Di antaranya penguatan pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, percepatan digitalisasi, serta diplomasi ekonomi.&#13;
&#13;
</description><content:encoded>NUSANTARA - Kepala Otorita Ibu Kota Negara (OIKN) Basuki Hadimuljono buka suara mengenai pembangunan IKN yang secara khusus tidak disebut Presiden Prabowo Subianto ketika menyampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBN) 2027. Adapun Prabowo fokus pada 8 sektor dalam program kerja prioritas nasional (PKPN).&#13;
&#13;
Basuki menyebut, pembangunan IKN tetap menjadi prioritas pemerintah. Namun memang Presiden tak menyebutkan secara spesifik ketika berpidato.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya kira IKN bagian dari pembangunan infrastruktur. Tidak perlu disebutkan sendiri, itu saya kira kebijakan beliau,&amp;quot; ucap Basuki di IKN, Sabtu (15/8/2026).&#13;
&#13;
Ia menegaskan pembangunan IKN merupakan bagian dari klaster infrastruktur yang telah jelas menjadi fokus presiden dalam RAPBN 2027.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi ada di dalam kluster infrastruktur dan apa itu, kewilayahan, dan desa. Saya kira di kluster itu ada pembangunan IKN,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyebut belanja negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau RAPBN 2027 direncanakan mencapai Rp4.097,2 triliun. Angka tersebut meningkat dibandingkan belanja negara dalam APBN 2026 yakni sebesar Rp3.842,7 triliun.&#13;
&#13;
Hal itu disampaikan Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Belanja negara tahun 2027 direncanakan sebesar Rp4.097,2 triliun, naik dari Rp3.842,7 triliun di APBN 2026&amp;quot; tegas Prabowo.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Prabowo mengatakan anggaran tersebut akan difokuskan untuk menjalankan delapan program kerja prioritas nasional (PKPN).&#13;
&#13;
&amp;quot;RAPBN tahun 2027 kita fokuskan untuk 8 program kerja prioritas nasional atau PKPN yaitu, kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur, perumahan, dan ketahanan terhadap bencana, penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa, serta penurunan kemiskinan,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Delapan prioritas tersebut, lanjut Prabowo, akan didukung oleh sejumlah agenda penguatan nasional. Di antaranya penguatan pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, percepatan digitalisasi, serta diplomasi ekonomi.&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
