<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jasa Raharja Salurkan Rp1,948 Triliun Santunan kepada 91.836 Korban Kecelakaan hingga Juli 2026</title><description>Perseroan juga telah bekerja sama dengan 2.857 rumah sakit, dengan rata-rata kecepatan pembayaran santunan meninggal dunia 1 hari 00 jam 35 menit&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/08/18/320/3236826/jasa-raharja-salurkan-rp1-948-triliun-santunan-kepada-91-836-korban-kecelakaan-hingga-juli-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/08/18/320/3236826/jasa-raharja-salurkan-rp1-948-triliun-santunan-kepada-91-836-korban-kecelakaan-hingga-juli-2026"/><item><title>Jasa Raharja Salurkan Rp1,948 Triliun Santunan kepada 91.836 Korban Kecelakaan hingga Juli 2026</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/08/18/320/3236826/jasa-raharja-salurkan-rp1-948-triliun-santunan-kepada-91-836-korban-kecelakaan-hingga-juli-2026</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/08/18/320/3236826/jasa-raharja-salurkan-rp1-948-triliun-santunan-kepada-91-836-korban-kecelakaan-hingga-juli-2026</guid><pubDate>Selasa 18 Agustus 2026 14:03 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/18/320/3236826/jasa_raharja-je1a_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">PT Jasa Raharja (Persero) mencatat telah menyalurkan santunan sebesar Rp1,948 triliun kepada 91.836 korban kecelakaan. (Foto: Okezone.com/Jasa Raharja)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/18/320/3236826/jasa_raharja-je1a_large.jpeg</image><title>PT Jasa Raharja (Persero) mencatat telah menyalurkan santunan sebesar Rp1,948 triliun kepada 91.836 korban kecelakaan. (Foto: Okezone.com/Jasa Raharja)</title></images><description>JAKARTA - PT Jasa Raharja (Persero) mencatat telah menyalurkan santunan sebesar Rp1,948 triliun kepada 91.836 korban kecelakaan di seluruh Indonesia hingga Juli 2026.&#13;
&#13;
Perseroan juga telah bekerja sama dengan 2.857 rumah sakit, dengan rata-rata kecepatan pembayaran santunan meninggal dunia 1 hari 00 jam 35 menit dan santunan luka-luka 4 hari 11 jam 09 menit.&#13;
&#13;
&amp;quot;Capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan negara hadir melalui perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas,&amp;quot; ujar Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, Selasa (18/8/2026).&#13;
&#13;
Selain pelayanan santunan, Jasa Raharja juga terus memperkuat upaya pencegahan kecelakaan melalui berbagai program keselamatan transportasi.&#13;
&#13;
Hingga Juli 2026, perusahaan telah merealisasikan 4.872 kegiatan action plan keselamatan transportasi, yang meliputi edukasi dan kampanye keselamatan, pelatihan, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, hingga pemetaan wilayah rawan kecelakaan.&#13;
&#13;
Dalam merespons kondisi di sejumlah wilayah terdampak, Jasa Raharja menyiapkan dukungan bagi masyarakat pengungsi di tiga wilayah yang paling terdampak, yakni Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Manggarai Timur.&#13;
&#13;
Keselamatan Salah Satu Wujud Kemerdekaan RI&#13;
&#13;
Dia mengatakan, kemerdekaan bukan hanya tentang kebebasan untuk bergerak, tetapi juga tentang kepastian bahwa setiap perjalanan dapat dilakukan dengan aman dan penuh harapan.&#13;
&#13;
Menurutnya, keselamatan adalah cara merawat kemerdekaan dalam mobilitas sehari-hari. Negara harus hadir untuk memastikan masyarakat dapat bergerak dengan aman, bekerja dengan tenang, belajar, berusaha, dan pulang dengan harapan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena itu, setiap transformasi layanan harus berangkat dari kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Dia menjelaskan, Jasa Raharja terus memperkuat pelayanan yang menempatkan masyarakat sebagai pusat dari setiap perbaikan layanan.&#13;
&#13;
Data tidak hanya digunakan untuk melihat angka, tetapi juga menjadi dasar untuk memahami kebutuhan masyarakat, mempercepat respons, menyederhanakan proses, dan memastikan pelayanan menjadi semakin mudah, cepat, dan relevan.&#13;
&#13;
Masyarakat bukan sekadar penerima layanan, tetapi pusat dari seluruh proses perbaikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setiap inovasi harus menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata, terutama ketika mereka berada dalam situasi yang paling membutuhkan perlindungan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sejalan dengan arah transformasi dan penguatan tata kelola sesuai arahan BP BUMN dan Danantara, Jasa Raharja terus memastikan setiap pengembangan layanan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.&#13;
&#13;
Transformasi tersebut diarahkan tidak hanya pada peningkatan efisiensi dan pemanfaatan teknologi, tetapi juga pada penguatan kualitas layanan, pengambilan keputusan berbasis data, serta penciptaan manfaat yang semakin relevan bagi masyarakat.&#13;
&#13;
Awaluddin menegaskan, mandat Jasa Raharja berdasarkan UU No. 33 dan No. 34/1964 merupakan bagian dari sistem perlindungan sosial nasional.&#13;
&#13;
Karena itu, kehadiran Jasa Raharja tidak hanya diwujudkan melalui penyerahan santunan, tetapi juga melalui sistem pelayanan yang memastikan korban kecelakaan memperoleh haknya secara cepat, tepat, dan manusiawi.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Jasa Raharja (Persero) mencatat telah menyalurkan santunan sebesar Rp1,948 triliun kepada 91.836 korban kecelakaan di seluruh Indonesia hingga Juli 2026.&#13;
&#13;
Perseroan juga telah bekerja sama dengan 2.857 rumah sakit, dengan rata-rata kecepatan pembayaran santunan meninggal dunia 1 hari 00 jam 35 menit dan santunan luka-luka 4 hari 11 jam 09 menit.&#13;
&#13;
&amp;quot;Capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan negara hadir melalui perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas,&amp;quot; ujar Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, Selasa (18/8/2026).&#13;
&#13;
Selain pelayanan santunan, Jasa Raharja juga terus memperkuat upaya pencegahan kecelakaan melalui berbagai program keselamatan transportasi.&#13;
&#13;
Hingga Juli 2026, perusahaan telah merealisasikan 4.872 kegiatan action plan keselamatan transportasi, yang meliputi edukasi dan kampanye keselamatan, pelatihan, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, hingga pemetaan wilayah rawan kecelakaan.&#13;
&#13;
Dalam merespons kondisi di sejumlah wilayah terdampak, Jasa Raharja menyiapkan dukungan bagi masyarakat pengungsi di tiga wilayah yang paling terdampak, yakni Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Manggarai Timur.&#13;
&#13;
Keselamatan Salah Satu Wujud Kemerdekaan RI&#13;
&#13;
Dia mengatakan, kemerdekaan bukan hanya tentang kebebasan untuk bergerak, tetapi juga tentang kepastian bahwa setiap perjalanan dapat dilakukan dengan aman dan penuh harapan.&#13;
&#13;
Menurutnya, keselamatan adalah cara merawat kemerdekaan dalam mobilitas sehari-hari. Negara harus hadir untuk memastikan masyarakat dapat bergerak dengan aman, bekerja dengan tenang, belajar, berusaha, dan pulang dengan harapan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena itu, setiap transformasi layanan harus berangkat dari kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Dia menjelaskan, Jasa Raharja terus memperkuat pelayanan yang menempatkan masyarakat sebagai pusat dari setiap perbaikan layanan.&#13;
&#13;
Data tidak hanya digunakan untuk melihat angka, tetapi juga menjadi dasar untuk memahami kebutuhan masyarakat, mempercepat respons, menyederhanakan proses, dan memastikan pelayanan menjadi semakin mudah, cepat, dan relevan.&#13;
&#13;
Masyarakat bukan sekadar penerima layanan, tetapi pusat dari seluruh proses perbaikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setiap inovasi harus menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata, terutama ketika mereka berada dalam situasi yang paling membutuhkan perlindungan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sejalan dengan arah transformasi dan penguatan tata kelola sesuai arahan BP BUMN dan Danantara, Jasa Raharja terus memastikan setiap pengembangan layanan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.&#13;
&#13;
Transformasi tersebut diarahkan tidak hanya pada peningkatan efisiensi dan pemanfaatan teknologi, tetapi juga pada penguatan kualitas layanan, pengambilan keputusan berbasis data, serta penciptaan manfaat yang semakin relevan bagi masyarakat.&#13;
&#13;
Awaluddin menegaskan, mandat Jasa Raharja berdasarkan UU No. 33 dan No. 34/1964 merupakan bagian dari sistem perlindungan sosial nasional.&#13;
&#13;
Karena itu, kehadiran Jasa Raharja tidak hanya diwujudkan melalui penyerahan santunan, tetapi juga melalui sistem pelayanan yang memastikan korban kecelakaan memperoleh haknya secara cepat, tepat, dan manusiawi.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
