<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Kembali Tahan Suku Bunga 5,75 Persen, Fokus Jaga Stabilitas Rupiah</title><description>Suku bunga Deposit Facility juga tetap bertahan sebesar 4,75 persen dan suku bunga Lending Facility tetap di level 6,50 persen.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/08/19/320/3237072/bi-kembali-tahan-suku-bunga-5-75-persen-fokus-jaga-stabilitas-rupiah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/08/19/320/3237072/bi-kembali-tahan-suku-bunga-5-75-persen-fokus-jaga-stabilitas-rupiah"/><item><title>BI Kembali Tahan Suku Bunga 5,75 Persen, Fokus Jaga Stabilitas Rupiah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/08/19/320/3237072/bi-kembali-tahan-suku-bunga-5-75-persen-fokus-jaga-stabilitas-rupiah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/08/19/320/3237072/bi-kembali-tahan-suku-bunga-5-75-persen-fokus-jaga-stabilitas-rupiah</guid><pubDate>Rabu 19 Agustus 2026 14:42 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/19/320/3237072/bank_indonesia-83vx_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk kembali menahan suku bunga acuan atau BI Rate di level 5,75 persen. (Foto: Okezone.com/BI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/19/320/3237072/bank_indonesia-83vx_large.jpg</image><title>Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk kembali menahan suku bunga acuan atau BI Rate di level 5,75 persen. (Foto: Okezone.com/BI)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk kembali menahan suku bunga acuan atau BI Rate di level 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pada 18-19 Agustus 2026.&#13;
&#13;
Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan, suku bunga Deposit Facility juga tetap bertahan sebesar 4,75 persen dan suku bunga Lending Facility tetap di level 6,50 persen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan uraian dan juga hasil diskusi kita dalam dua hari penuh sejak kemarin dan siang tadi, maka Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 18-19 Agustus 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 5,75 persen,&amp;quot; kata Destry dalam konferensi pers pengumuman hasil RDG BI bulan Agustus 2026 di Jakarta, Rabu (19/8/2026).&#13;
&#13;
Keputusan mempertahankan BI Rate pada level 5,75 persen ini tetap konsisten dengan upaya memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan merespons tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah.&#13;
&#13;
Selain itu, lanjut Destry, BI juga menjaga sasaran inflasi sebesar 2,5&amp;plusmn;1 persen pada 2026 dan 2027, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bank Indonesia juga akan terus memperluas kebijakan insentif dan sejumlah kebijakan lain untuk meningkatkan aliran masuk modal asing dan memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah,&amp;quot; jelas Destry.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk kembali menahan suku bunga acuan atau BI Rate di level 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pada 18-19 Agustus 2026.&#13;
&#13;
Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan, suku bunga Deposit Facility juga tetap bertahan sebesar 4,75 persen dan suku bunga Lending Facility tetap di level 6,50 persen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan uraian dan juga hasil diskusi kita dalam dua hari penuh sejak kemarin dan siang tadi, maka Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 18-19 Agustus 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 5,75 persen,&amp;quot; kata Destry dalam konferensi pers pengumuman hasil RDG BI bulan Agustus 2026 di Jakarta, Rabu (19/8/2026).&#13;
&#13;
Keputusan mempertahankan BI Rate pada level 5,75 persen ini tetap konsisten dengan upaya memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan merespons tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah.&#13;
&#13;
Selain itu, lanjut Destry, BI juga menjaga sasaran inflasi sebesar 2,5&amp;plusmn;1 persen pada 2026 dan 2027, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bank Indonesia juga akan terus memperluas kebijakan insentif dan sejumlah kebijakan lain untuk meningkatkan aliran masuk modal asing dan memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah,&amp;quot; jelas Destry.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
