<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Taiwan Bidik 9,16 Juta Perjalanan Wisatawan Indonesia ke Luar Negeri</title><description>Hubungan pariwisata antara Taiwan dan Indonesia tidak hanya berkaitan dengan transaksi perjalanan, tetapi juga memperkuat hubungan antarmasyarakat kedua negara&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/08/20/320/3237266/taiwan-bidik-9-16-juta-perjalanan-wisatawan-indonesia-ke-luar-negeri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/08/20/320/3237266/taiwan-bidik-9-16-juta-perjalanan-wisatawan-indonesia-ke-luar-negeri"/><item><title>Taiwan Bidik 9,16 Juta Perjalanan Wisatawan Indonesia ke Luar Negeri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/08/20/320/3237266/taiwan-bidik-9-16-juta-perjalanan-wisatawan-indonesia-ke-luar-negeri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/08/20/320/3237266/taiwan-bidik-9-16-juta-perjalanan-wisatawan-indonesia-ke-luar-negeri</guid><pubDate>Kamis 20 Agustus 2026 16:10 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/20/320/3237266/wisatawan-IOzK_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perjalanan wisata luar negeri warga Indonesia sepanjang 2025 mencapai 9,16 juta perjalanan. (Foto :Okezone.com/AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/20/320/3237266/wisatawan-IOzK_large.jpg</image><title>Perjalanan wisata luar negeri warga Indonesia sepanjang 2025 mencapai 9,16 juta perjalanan. (Foto :Okezone.com/AP)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Taiwan memperkuat pasar pariwisata Indonesia dengan mengembangkan berbagai destinasi dan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan, termasuk segmen Muslim. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan Indonesia, terutama menjelang periode libur akhir tahun dan Tahun Baru.&#13;
&#13;
Potensi pasar Indonesia dinilai cukup besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perjalanan wisata luar negeri warga Indonesia sepanjang 2025 mencapai 9,16 juta perjalanan. Kondisi tersebut membuat wisatawan Indonesia menjadi salah satu pasar potensial bagi industri pariwisata Taiwan.&#13;
&#13;
Director of Economic Division Taipei Economic and Trade Office in Indonesia Frank Lu mengatakan, hubungan pariwisata antara Taiwan dan Indonesia tidak hanya berkaitan dengan transaksi perjalanan, tetapi juga memperkuat hubungan antarmasyarakat kedua negara.&#13;
&#13;
Menurut dia, Taiwan terus memperluas pilihan destinasi dan pengalaman wisata bagi wisatawan Indonesia dengan mengembangkan sektor pariwisata berbasis alam, budaya, kuliner, serta pengalaman lokal.&#13;
&#13;
Taiwan Perkuat Fasilitas Ramah Muslim&#13;
&#13;
Salah satu segmen yang menjadi perhatian Taiwan adalah wisatawan Muslim. Pengembangan fasilitas dilakukan melalui peningkatan ketersediaan makanan halal, akomodasi ramah Muslim, ruang salat, hingga fasilitas wudu.&#13;
&#13;
Pengembangan tersebut turut memperkuat posisi Taiwan dalam Global Muslim Travel Index (GMTI) 2026 yang diterbitkan Mastercard dan CrescentRating. Taiwan menempati peringkat ketiga sebagai destinasi non-Organisasi Kerja Sama Islam (OIC) dalam indeks tersebut, sejajar dengan Inggris.&#13;
&#13;
Frank mengatakan, pengembangan fasilitas ramah Muslim menjadi bagian dari upaya Taiwan untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan dari negara-negara dengan populasi Muslim yang besar, termasuk Indonesia.&#13;
&#13;
Tak Hanya Taipei&#13;
&#13;
Taiwan juga berupaya memperluas sebaran kunjungan wisatawan Indonesia agar tidak hanya terkonsentrasi di Taipei. Sejumlah destinasi lain menjadi bagian dari pengembangan pasar, antara lain Alishan, Sun Moon Lake, kawasan pemandian air panas, pasar malam, serta berbagai destinasi berbasis budaya lokal.&#13;
&#13;
Director Taiwan Tourism Information Center in Jakarta Abe Chou mengatakan, preferensi wisatawan Indonesia terhadap Taiwan mulai berkembang. Selain mengunjungi objek wisata populer dan menikmati kuliner, wisatawan Indonesia semakin mencari aktivitas yang menawarkan pengalaman lebih mendalam.&#13;
&#13;
Beberapa aktivitas yang mulai diminati antara lain bersepeda, hiking, maraton, wisata pedesaan, perjalanan menggunakan kereta api, hingga kunjungan ke kawasan industri pariwisata.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selain mengunjungi objek wisata terkenal, semakin banyak wisatawan Indonesia yang mencari pengalaman perjalanan yang lebih mendalam,&amp;rdquo; ujar Abe.&#13;
&#13;
Kuliner Masih Jadi Daya Tarik&#13;
&#13;
Kuliner tetap menjadi salah satu daya tarik utama Taiwan bagi wisatawan Indonesia. Pasar malam, makanan khas Taiwan, dan minuman bubble tea menjadi sejumlah produk wisata yang banyak dikenal wisatawan Indonesia.&#13;
&#13;
Namun, perubahan pola perjalanan membuat wisatawan mulai mencari pengalaman yang lebih beragam. Tren tersebut membuka peluang bagi Taiwan untuk mengembangkan produk wisata di luar destinasi perkotaan dan wisata kuliner.&#13;
&#13;
Penguatan fasilitas ramah Muslim serta diversifikasi destinasi menjadi bagian dari strategi Taiwan dalam memperluas pasar wisatawan Indonesia. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing Taiwan sebagai destinasi wisata di kawasan Asia, sekaligus mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sektor pariwisata.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Taiwan memperkuat pasar pariwisata Indonesia dengan mengembangkan berbagai destinasi dan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan, termasuk segmen Muslim. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan Indonesia, terutama menjelang periode libur akhir tahun dan Tahun Baru.&#13;
&#13;
Potensi pasar Indonesia dinilai cukup besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perjalanan wisata luar negeri warga Indonesia sepanjang 2025 mencapai 9,16 juta perjalanan. Kondisi tersebut membuat wisatawan Indonesia menjadi salah satu pasar potensial bagi industri pariwisata Taiwan.&#13;
&#13;
Director of Economic Division Taipei Economic and Trade Office in Indonesia Frank Lu mengatakan, hubungan pariwisata antara Taiwan dan Indonesia tidak hanya berkaitan dengan transaksi perjalanan, tetapi juga memperkuat hubungan antarmasyarakat kedua negara.&#13;
&#13;
Menurut dia, Taiwan terus memperluas pilihan destinasi dan pengalaman wisata bagi wisatawan Indonesia dengan mengembangkan sektor pariwisata berbasis alam, budaya, kuliner, serta pengalaman lokal.&#13;
&#13;
Taiwan Perkuat Fasilitas Ramah Muslim&#13;
&#13;
Salah satu segmen yang menjadi perhatian Taiwan adalah wisatawan Muslim. Pengembangan fasilitas dilakukan melalui peningkatan ketersediaan makanan halal, akomodasi ramah Muslim, ruang salat, hingga fasilitas wudu.&#13;
&#13;
Pengembangan tersebut turut memperkuat posisi Taiwan dalam Global Muslim Travel Index (GMTI) 2026 yang diterbitkan Mastercard dan CrescentRating. Taiwan menempati peringkat ketiga sebagai destinasi non-Organisasi Kerja Sama Islam (OIC) dalam indeks tersebut, sejajar dengan Inggris.&#13;
&#13;
Frank mengatakan, pengembangan fasilitas ramah Muslim menjadi bagian dari upaya Taiwan untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan dari negara-negara dengan populasi Muslim yang besar, termasuk Indonesia.&#13;
&#13;
Tak Hanya Taipei&#13;
&#13;
Taiwan juga berupaya memperluas sebaran kunjungan wisatawan Indonesia agar tidak hanya terkonsentrasi di Taipei. Sejumlah destinasi lain menjadi bagian dari pengembangan pasar, antara lain Alishan, Sun Moon Lake, kawasan pemandian air panas, pasar malam, serta berbagai destinasi berbasis budaya lokal.&#13;
&#13;
Director Taiwan Tourism Information Center in Jakarta Abe Chou mengatakan, preferensi wisatawan Indonesia terhadap Taiwan mulai berkembang. Selain mengunjungi objek wisata populer dan menikmati kuliner, wisatawan Indonesia semakin mencari aktivitas yang menawarkan pengalaman lebih mendalam.&#13;
&#13;
Beberapa aktivitas yang mulai diminati antara lain bersepeda, hiking, maraton, wisata pedesaan, perjalanan menggunakan kereta api, hingga kunjungan ke kawasan industri pariwisata.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selain mengunjungi objek wisata terkenal, semakin banyak wisatawan Indonesia yang mencari pengalaman perjalanan yang lebih mendalam,&amp;rdquo; ujar Abe.&#13;
&#13;
Kuliner Masih Jadi Daya Tarik&#13;
&#13;
Kuliner tetap menjadi salah satu daya tarik utama Taiwan bagi wisatawan Indonesia. Pasar malam, makanan khas Taiwan, dan minuman bubble tea menjadi sejumlah produk wisata yang banyak dikenal wisatawan Indonesia.&#13;
&#13;
Namun, perubahan pola perjalanan membuat wisatawan mulai mencari pengalaman yang lebih beragam. Tren tersebut membuka peluang bagi Taiwan untuk mengembangkan produk wisata di luar destinasi perkotaan dan wisata kuliner.&#13;
&#13;
Penguatan fasilitas ramah Muslim serta diversifikasi destinasi menjadi bagian dari strategi Taiwan dalam memperluas pasar wisatawan Indonesia. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing Taiwan sebagai destinasi wisata di kawasan Asia, sekaligus mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sektor pariwisata.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
