<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Guyur Rp15,3 Triliun KIP Kuliah di 2026 </title><description>Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp15,3 triliun untuk program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada 2026. Anggaran tersebut ditujukan untuk membiayai 1.047.221 mahasiswa penerima KIP Kuliah.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/08/26/320/3238351/pemerintah-guyur-rp15-3-triliun-kip-kuliah-di-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/08/26/320/3238351/pemerintah-guyur-rp15-3-triliun-kip-kuliah-di-2026"/><item><title>Pemerintah Guyur Rp15,3 Triliun KIP Kuliah di 2026 </title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/08/26/320/3238351/pemerintah-guyur-rp15-3-triliun-kip-kuliah-di-2026</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/08/26/320/3238351/pemerintah-guyur-rp15-3-triliun-kip-kuliah-di-2026</guid><pubDate>Rabu 26 Agustus 2026 16:08 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/26/320/3238351/kip_kuliah-uREo_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KIP Kuliah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/26/320/3238351/kip_kuliah-uREo_large.jpg</image><title>KIP Kuliah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp15,3 triliun untuk program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada 2026. Anggaran tersebut ditujukan untuk membiayai 1.047.221 mahasiswa penerima KIP Kuliah.&#13;
&#13;
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, mengatakan anggaran KIP Kuliah diproyeksikan kembali meningkat menjadi Rp15,37 triliun pada 2027.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada 2020, realisasi anggaran KIP Kuliah tercatat Rp6,4 triliun untuk 1.005.718 penerima. Angka ini terus naik setiap tahun, Rp9 triliun untuk 1.127.777 penerima pada 2021, Rp9,9 triliun untuk 780.014 penerima pada 2022, Rp11,7 triliun untuk 916.827 penerima pada 2023, Rp13,4 triliun untuk 1.022.084 penerima pada 2024, hingga mencapai Rp14,9 triliun untuk 1.115.595 penerima pada 2025,&amp;quot; ujar Qodari dalam konferensi pers di Kantor Bakom RI, Rabu (26/8/2026).&#13;
&#13;
Qodari menjelaskan KIP Kuliah merupakan skema bantuan sosial Program Indonesia Pintar (PIP) Pendidikan Tinggi yang ditujukan bagi mahasiswa dari keluarga miskin atau rentan miskin.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tujuan program ini adalah memperluas akses pendidikan tinggi, meningkatkan kesempatan belajar di perguruan tinggi bagi mahasiswa tidak mampu secara ekonomi, dan meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi,&amp;quot; ucap Qodari.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Disampaikan, sejak diluncurkan, KIP Kuliah rata-rata menjaring sekitar 200.000 mahasiswa baru setiap tahunnya.&#13;
&#13;
Hingga akhir semester genap 2026, program tersebut telah mengantarkan 526.928 mahasiswa lulus pada jenjang sarjana atau sarjana terapan. Selain itu, sebanyak 83.561 mahasiswa telah lulus pada jenjang diploma.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp15,3 triliun untuk program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada 2026. Anggaran tersebut ditujukan untuk membiayai 1.047.221 mahasiswa penerima KIP Kuliah.&#13;
&#13;
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, mengatakan anggaran KIP Kuliah diproyeksikan kembali meningkat menjadi Rp15,37 triliun pada 2027.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada 2020, realisasi anggaran KIP Kuliah tercatat Rp6,4 triliun untuk 1.005.718 penerima. Angka ini terus naik setiap tahun, Rp9 triliun untuk 1.127.777 penerima pada 2021, Rp9,9 triliun untuk 780.014 penerima pada 2022, Rp11,7 triliun untuk 916.827 penerima pada 2023, Rp13,4 triliun untuk 1.022.084 penerima pada 2024, hingga mencapai Rp14,9 triliun untuk 1.115.595 penerima pada 2025,&amp;quot; ujar Qodari dalam konferensi pers di Kantor Bakom RI, Rabu (26/8/2026).&#13;
&#13;
Qodari menjelaskan KIP Kuliah merupakan skema bantuan sosial Program Indonesia Pintar (PIP) Pendidikan Tinggi yang ditujukan bagi mahasiswa dari keluarga miskin atau rentan miskin.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tujuan program ini adalah memperluas akses pendidikan tinggi, meningkatkan kesempatan belajar di perguruan tinggi bagi mahasiswa tidak mampu secara ekonomi, dan meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi,&amp;quot; ucap Qodari.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Disampaikan, sejak diluncurkan, KIP Kuliah rata-rata menjaring sekitar 200.000 mahasiswa baru setiap tahunnya.&#13;
&#13;
Hingga akhir semester genap 2026, program tersebut telah mengantarkan 526.928 mahasiswa lulus pada jenjang sarjana atau sarjana terapan. Selain itu, sebanyak 83.561 mahasiswa telah lulus pada jenjang diploma.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
