<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Serap Rp24 Triliun dari Hasil Lelang SRBI</title><description>Bank Indonesia (BI) memenangkan penawaran sebesar Rp24 triliun dalam lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) yang digelar pada hari ini, Jumat (28/8/2026). Total nilai penawaran yang masuk dari para peserta lelang tercatat mencapai Rp43,5 triliun.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/08/28/320/3238863/bi-serap-rp24-triliun-dari-hasil-lelang-srbi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/08/28/320/3238863/bi-serap-rp24-triliun-dari-hasil-lelang-srbi"/><item><title>BI Serap Rp24 Triliun dari Hasil Lelang SRBI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/08/28/320/3238863/bi-serap-rp24-triliun-dari-hasil-lelang-srbi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/08/28/320/3238863/bi-serap-rp24-triliun-dari-hasil-lelang-srbi</guid><pubDate>Jum'at 28 Agustus 2026 21:03 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/28/320/3238863/bank_indonesia-sEmg_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/28/320/3238863/bank_indonesia-sEmg_large.jpg</image><title>Bank Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memenangkan penawaran sebesar Rp24 triliun dalam lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) yang digelar pada hari ini, Jumat (28/8/2026). Total nilai penawaran yang masuk dari para peserta lelang tercatat mencapai Rp43,5 triliun.&#13;
&#13;
Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia Erwin Gunawan Hutapea menyampaikan bahwa Rata-Rata Tertimbang (RRT yield) SRBI tenor 12 bulan yang dimenangkan mengalami penurunan menjadi 7 persen, melandai dari posisi 7,37 persen pada lelang periode sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam lelang SRBI hari ini (28/8), Bank Indonesia memenangkan penawaran sebesar Rp24 triliun dari total Rp43,5 triliun penawaran yang masuk,&amp;quot; ujar Erwin dalam keterangannya, Jumat (28/8/2026).&#13;
&#13;
Penurunan yield yang dimenangkan tersebut sejalan dengan pergerakan rata-rata imbal hasil yang diajukan oleh peserta lelang, yang terkoreksi dari 7,45 persen menjadi 7,08 persen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Perkembangan ini sejalan dengan kondisi likuiditas pasar uang dan perbankan yang terus dijaga oleh Bank Indonesia melalui pengelolaan instrumen moneter secara terukur,&amp;quot; kata Erwin.&#13;
&#13;
Erwin menegaskan bahwa ke depannya BI bakal terus mengoptimalkan bauran instrumen operasi moneter guna memelihara stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus menjaga daya tarik pasar keuangan domestik bagi investor global.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ke depan, Bank Indonesia akan terus mengoptimalkan instrumen moneter, termasuk SRBI, untuk menjaga kecukupan likuiditas, mendukung stabilitas pasar uang dan nilai Rupiah, serta tetap menarik aliran masuk portofolio asing,&amp;quot; pungkas Erwin.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memenangkan penawaran sebesar Rp24 triliun dalam lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) yang digelar pada hari ini, Jumat (28/8/2026). Total nilai penawaran yang masuk dari para peserta lelang tercatat mencapai Rp43,5 triliun.&#13;
&#13;
Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia Erwin Gunawan Hutapea menyampaikan bahwa Rata-Rata Tertimbang (RRT yield) SRBI tenor 12 bulan yang dimenangkan mengalami penurunan menjadi 7 persen, melandai dari posisi 7,37 persen pada lelang periode sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam lelang SRBI hari ini (28/8), Bank Indonesia memenangkan penawaran sebesar Rp24 triliun dari total Rp43,5 triliun penawaran yang masuk,&amp;quot; ujar Erwin dalam keterangannya, Jumat (28/8/2026).&#13;
&#13;
Penurunan yield yang dimenangkan tersebut sejalan dengan pergerakan rata-rata imbal hasil yang diajukan oleh peserta lelang, yang terkoreksi dari 7,45 persen menjadi 7,08 persen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Perkembangan ini sejalan dengan kondisi likuiditas pasar uang dan perbankan yang terus dijaga oleh Bank Indonesia melalui pengelolaan instrumen moneter secara terukur,&amp;quot; kata Erwin.&#13;
&#13;
Erwin menegaskan bahwa ke depannya BI bakal terus mengoptimalkan bauran instrumen operasi moneter guna memelihara stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus menjaga daya tarik pasar keuangan domestik bagi investor global.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ke depan, Bank Indonesia akan terus mengoptimalkan instrumen moneter, termasuk SRBI, untuk menjaga kecukupan likuiditas, mendukung stabilitas pasar uang dan nilai Rupiah, serta tetap menarik aliran masuk portofolio asing,&amp;quot; pungkas Erwin.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
