<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>ShopeeFood dan Kemenekraf Dukung Pelaku Usaha Kuliner lewat Gen Matic sejak 2025</title><description>Shopee Indonesia bersama Kemenekraf/Bekraf RI gelar Gen Matic.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/08/31/11/3239329/shopeefood-dan-kemenekraf-dukung-pelaku-usaha-kuliner-lewat-gen-matic-sejak-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/08/31/11/3239329/shopeefood-dan-kemenekraf-dukung-pelaku-usaha-kuliner-lewat-gen-matic-sejak-2025"/><item><title>ShopeeFood dan Kemenekraf Dukung Pelaku Usaha Kuliner lewat Gen Matic sejak 2025</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/08/31/11/3239329/shopeefood-dan-kemenekraf-dukung-pelaku-usaha-kuliner-lewat-gen-matic-sejak-2025</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/08/31/11/3239329/shopeefood-dan-kemenekraf-dukung-pelaku-usaha-kuliner-lewat-gen-matic-sejak-2025</guid><pubDate>Senin 31 Agustus 2026 19:26 WIB</pubDate><dc:creator>Agustina Wulandari </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/31/11/3239329/shopee_indonesia_bersama_kemenekraf_gelar_gen_matic-G3ud_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Shopee Indonesia bersama Kemenekraf gelar Gen Matic. (Foto: dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/31/11/3239329/shopee_indonesia_bersama_kemenekraf_gelar_gen_matic-G3ud_large.jpeg</image><title>Shopee Indonesia bersama Kemenekraf gelar Gen Matic. (Foto: dok Ist)</title></images><description>JAKARTA - Sebanyak 120 peserta di Aceh Tamiang, Aceh dan Bukittinggi, Sumatra Barat, mengikuti pelatihan Generasi Melek Teknologi (Gen Matic). Kegiatan yang digelar Shopee Indonesia bersama Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenekraf/Bekraf RI) ini membahas pemanfaatan teknologi untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.&#13;
&#13;
Peserta mendapatkan materi mengenai cara memulai dan mengambangkan usaha di Shopee, bergabung sebagai Merchant ShopeeFood, serta membuat konten melalui program Shopee Affiliate. Materi disampaikan oleh pengajar bersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan dari tim Kampus UMKM Shopee.&#13;
&#13;
Direktur Konten Digital Kemenekraf RI Yuana Rochma Astuti menyampaikan, keterampilan produktif dibutuhkan untuk melengkapi upaya pemulihan pascabencana.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penting juga untuk memberikan bekal produktif agar masyarakat dapat memanfaatkan setiap peluang ekonomi secara optimal,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui usai acara pelatihan.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, program yang yang mengusung tema &amp;lsquo;Ekraf Peduli: Pulih Bersama, Bangkit Berdaya&amp;rsquo;, hadir di Sumatra untuk memberikan bekal keterampilan digital bagi masyarakat, agar mereka bisa menangkap peluang dan menghasilkan pendapatan dari perputaran ekonomi digital, baik itu sebagai penjual hingga menjadi kreator konten.&#13;
&#13;
Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia Balques Manisang juga mengatakan bahwa materi pelatihan disusun agar peserta memperoleh pengetahuan yang dapat diterapkan secara langsung.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Peserta dapat mempelajari berbagai pilihan untuk memulai aktivitas di sektor ekonomi digital, mulai dari berjualan di marketplace, memasarkan produk kuliner, hingga mempromosikan produk melalui program affiliate,&amp;rdquo; kata Balques.&#13;
&#13;
Sebagai bagian dari rangkaian pelatihan tersebut, ShopeeFood membekali peserta dengan pemahaman mengenai berbagai inovasi, fitur, dan program yang dapat membantu merchant menjalankan bisnis dengan lebih mudah, menjangkau lebih banyak Pelanggan, serta mengembangkan usaha sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka, termasuk bagi pelaku UMKM.&#13;
&#13;
Pada kesempatan yang sama, Hansen membagikan kisah Bandar Ayam Geprek Sutomo, salah satu merchant unggulan di Sumatra Barat. Melihat peluang ketika menu ayam geprek mulai populer pada 2019, pemiliknya, Dira Fitriana, bersama sang suami memutuskan untuk mengembangkan usaha tersebut.&#13;
&#13;
Bandar Ayam Geprek Sutomo memanfaatkan berbagai fitur ShopeeFood, termasuk ulasan Pelanggan, sebagai bahan evaluasi sekaligus upaya untuk menjangkau lebih banyak pelanggan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Alhamdulillah sampai saat ini ada lebih dari 15.000 penilaian dari Pelanggan ShopeeFood,&amp;rdquo; kata Dira saat diwawancarai media.&#13;
&#13;
Ia pun mengapresiasi berbagai inovasi, program, dan fitur ShopeeFood yang membantu merchant mengembangkan usaha.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami terbantu sekali dengan kemudahan yang ditawarkan, mulai dari pemanfaatan berbagai fitur di aplikasi hingga beragam promo yang tersedia. Jadi kami punya pilihan untuk menyesuaikannya kebutuhan usaha. Tim ShopeeFood juga selalu membantu dan bimbing kami jadi lebih pahami cara promosi,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Dira juga menyampaikan bahwa dibandingkan layanan pesan-antar makanan lain yang pernah digunakan untuk usahanya, ShopeeFood merupakan layanan yang paling ramai.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Flash Sale dan Checkout Murah termasuk program yang paling kami rasakan manfaatnya untuk meningkatkan pesanan. Pelanggan bisa mendapatkan harga yang lebih murah, sementara voucher yang tersedia juga dapat dikombinasikan dengan program tertentu, sehingga mereka memiliki lebih banyak pilihan promo,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
Kisah Bandar Ayam Geprek Sutomo menunjukkan bagaimana manfaat dari teknologi digital yang dapat membantu pelaku usaha kuliner memperluas jangkauan bisnis.&#13;
&#13;
Di tingkat yang lebih luas, pelaku usaha swasta, seperti platform layanan pesan-antar makanan, turut berperan dalam membuka akses UMKM terhadap pelanggan dan ekosistem digital.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Sebanyak 120 peserta di Aceh Tamiang, Aceh dan Bukittinggi, Sumatra Barat, mengikuti pelatihan Generasi Melek Teknologi (Gen Matic). Kegiatan yang digelar Shopee Indonesia bersama Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenekraf/Bekraf RI) ini membahas pemanfaatan teknologi untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.&#13;
&#13;
Peserta mendapatkan materi mengenai cara memulai dan mengambangkan usaha di Shopee, bergabung sebagai Merchant ShopeeFood, serta membuat konten melalui program Shopee Affiliate. Materi disampaikan oleh pengajar bersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan dari tim Kampus UMKM Shopee.&#13;
&#13;
Direktur Konten Digital Kemenekraf RI Yuana Rochma Astuti menyampaikan, keterampilan produktif dibutuhkan untuk melengkapi upaya pemulihan pascabencana.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penting juga untuk memberikan bekal produktif agar masyarakat dapat memanfaatkan setiap peluang ekonomi secara optimal,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui usai acara pelatihan.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, program yang yang mengusung tema &amp;lsquo;Ekraf Peduli: Pulih Bersama, Bangkit Berdaya&amp;rsquo;, hadir di Sumatra untuk memberikan bekal keterampilan digital bagi masyarakat, agar mereka bisa menangkap peluang dan menghasilkan pendapatan dari perputaran ekonomi digital, baik itu sebagai penjual hingga menjadi kreator konten.&#13;
&#13;
Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia Balques Manisang juga mengatakan bahwa materi pelatihan disusun agar peserta memperoleh pengetahuan yang dapat diterapkan secara langsung.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Peserta dapat mempelajari berbagai pilihan untuk memulai aktivitas di sektor ekonomi digital, mulai dari berjualan di marketplace, memasarkan produk kuliner, hingga mempromosikan produk melalui program affiliate,&amp;rdquo; kata Balques.&#13;
&#13;
Sebagai bagian dari rangkaian pelatihan tersebut, ShopeeFood membekali peserta dengan pemahaman mengenai berbagai inovasi, fitur, dan program yang dapat membantu merchant menjalankan bisnis dengan lebih mudah, menjangkau lebih banyak Pelanggan, serta mengembangkan usaha sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka, termasuk bagi pelaku UMKM.&#13;
&#13;
Pada kesempatan yang sama, Hansen membagikan kisah Bandar Ayam Geprek Sutomo, salah satu merchant unggulan di Sumatra Barat. Melihat peluang ketika menu ayam geprek mulai populer pada 2019, pemiliknya, Dira Fitriana, bersama sang suami memutuskan untuk mengembangkan usaha tersebut.&#13;
&#13;
Bandar Ayam Geprek Sutomo memanfaatkan berbagai fitur ShopeeFood, termasuk ulasan Pelanggan, sebagai bahan evaluasi sekaligus upaya untuk menjangkau lebih banyak pelanggan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Alhamdulillah sampai saat ini ada lebih dari 15.000 penilaian dari Pelanggan ShopeeFood,&amp;rdquo; kata Dira saat diwawancarai media.&#13;
&#13;
Ia pun mengapresiasi berbagai inovasi, program, dan fitur ShopeeFood yang membantu merchant mengembangkan usaha.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami terbantu sekali dengan kemudahan yang ditawarkan, mulai dari pemanfaatan berbagai fitur di aplikasi hingga beragam promo yang tersedia. Jadi kami punya pilihan untuk menyesuaikannya kebutuhan usaha. Tim ShopeeFood juga selalu membantu dan bimbing kami jadi lebih pahami cara promosi,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Dira juga menyampaikan bahwa dibandingkan layanan pesan-antar makanan lain yang pernah digunakan untuk usahanya, ShopeeFood merupakan layanan yang paling ramai.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Flash Sale dan Checkout Murah termasuk program yang paling kami rasakan manfaatnya untuk meningkatkan pesanan. Pelanggan bisa mendapatkan harga yang lebih murah, sementara voucher yang tersedia juga dapat dikombinasikan dengan program tertentu, sehingga mereka memiliki lebih banyak pilihan promo,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
Kisah Bandar Ayam Geprek Sutomo menunjukkan bagaimana manfaat dari teknologi digital yang dapat membantu pelaku usaha kuliner memperluas jangkauan bisnis.&#13;
&#13;
Di tingkat yang lebih luas, pelaku usaha swasta, seperti platform layanan pesan-antar makanan, turut berperan dalam membuka akses UMKM terhadap pelanggan dan ekosistem digital.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
