<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PGN (PGAS) Dapat Pasokan Gas 5,45 BBTUD dari WK Tungkal hingga 2034</title><description>PGN mendapatkan pasokan gas sebesar 5,45 BBTUD untuk periode 2026-2034, dan selanjutnya ramping down (menurun secara bertahap) hingga 2040.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/01/278/3239569/pgn-pgas-dapat-pasokan-gas-5-45-bbtud-dari-wk-tungkal-hingga-2034</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/09/01/278/3239569/pgn-pgas-dapat-pasokan-gas-5-45-bbtud-dari-wk-tungkal-hingga-2034"/><item><title>PGN (PGAS) Dapat Pasokan Gas 5,45 BBTUD dari WK Tungkal hingga 2034</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/01/278/3239569/pgn-pgas-dapat-pasokan-gas-5-45-bbtud-dari-wk-tungkal-hingga-2034</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/09/01/278/3239569/pgn-pgas-dapat-pasokan-gas-5-45-bbtud-dari-wk-tungkal-hingga-2034</guid><pubDate>Selasa 01 September 2026 20:34 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/01/278/3239569/pgn-xo67_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PGN (PGAS) Dapat Pasokan Gas 5,45 BBTUD dari WK Tungkal hingga 2034. (Foto: Okezone.com/PGN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/01/278/3239569/pgn-xo67_large.jpg</image><title>PGN (PGAS) Dapat Pasokan Gas 5,45 BBTUD dari WK Tungkal hingga 2034. (Foto: Okezone.com/PGN)</title></images><description>JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dengan Mont D&amp;rsquo;Or Oil Tungkal Limited (MOTL/MontD&amp;rsquo;Or) dari Wilayah Kerja Tungkal (WK Tungkal), Jambi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pada perjanjian ini, PGN mendapatkan pasokan gas sebesar 5,45 BBTUD untuk periode 2026-2034, dan selanjutnya ramping down (menurun secara bertahap) hingga 2040.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kerja sama ini merupakan langkah penting dan strategis dalam upaya memperkuat pemanfaatan gas bumi nasional sebagai energi yang andal, kompetitif, dan berkelanjutan,&amp;rdquo; ujar Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham di Jakarta, &amp;nbsp;Selasa (1/9/2026).&#13;
&#13;
PJBG ini memberikan kepastian terkait penyerapan gas bumi dari WK Tungkal dan berperan penting bagi PGN untuk menjaga keandalan penyaluran gas ke pelanggan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lokasi WK Tungkal yang berada di Wilayah Sumatera Bagian Tengah akan diintegrasikan dengan infrastruktur eksisting PGN yang berada di Pulau Sumatera.&#13;
&#13;
PGN menegaskan komitmen dalam memperkuat pasokan gas bumi domestik dengan mengintegrasikan pasokan dari berbagai sumber, baik gas pipa maupun LNG.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Langkah ini dilakukan dalam rangka memastikan keberlanjutan layanan gas bumi terus terjaga, untuk mendukung kebutuhan industri, komersial, usaha kecil hingga rumah tangga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berharap kolaborasi antara SKK Migas, produsen gas terutama MontD&amp;rsquo;Or dan PGN tidak hanya pada pasokan WK Tungkal saja namun melalui kerjasama strategis lainnya. Kami optimis kerja sama ini akan memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan industri dan perekonomian nasional,&amp;rdquo; kata Aldiansyah.&#13;
&#13;
Sekadar informasi, PJBG dari WK Tungkal ini ditandatangani oleh Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham dan General Manager MontD&amp;rsquo;Or Hendra Jaya, serta disaksikan oleh Kepala SKK Migas Djoko Siswanto pada Senin 31 Agustus 2026.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dengan Mont D&amp;rsquo;Or Oil Tungkal Limited (MOTL/MontD&amp;rsquo;Or) dari Wilayah Kerja Tungkal (WK Tungkal), Jambi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pada perjanjian ini, PGN mendapatkan pasokan gas sebesar 5,45 BBTUD untuk periode 2026-2034, dan selanjutnya ramping down (menurun secara bertahap) hingga 2040.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kerja sama ini merupakan langkah penting dan strategis dalam upaya memperkuat pemanfaatan gas bumi nasional sebagai energi yang andal, kompetitif, dan berkelanjutan,&amp;rdquo; ujar Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham di Jakarta, &amp;nbsp;Selasa (1/9/2026).&#13;
&#13;
PJBG ini memberikan kepastian terkait penyerapan gas bumi dari WK Tungkal dan berperan penting bagi PGN untuk menjaga keandalan penyaluran gas ke pelanggan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lokasi WK Tungkal yang berada di Wilayah Sumatera Bagian Tengah akan diintegrasikan dengan infrastruktur eksisting PGN yang berada di Pulau Sumatera.&#13;
&#13;
PGN menegaskan komitmen dalam memperkuat pasokan gas bumi domestik dengan mengintegrasikan pasokan dari berbagai sumber, baik gas pipa maupun LNG.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Langkah ini dilakukan dalam rangka memastikan keberlanjutan layanan gas bumi terus terjaga, untuk mendukung kebutuhan industri, komersial, usaha kecil hingga rumah tangga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berharap kolaborasi antara SKK Migas, produsen gas terutama MontD&amp;rsquo;Or dan PGN tidak hanya pada pasokan WK Tungkal saja namun melalui kerjasama strategis lainnya. Kami optimis kerja sama ini akan memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan industri dan perekonomian nasional,&amp;rdquo; kata Aldiansyah.&#13;
&#13;
Sekadar informasi, PJBG dari WK Tungkal ini ditandatangani oleh Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham dan General Manager MontD&amp;rsquo;Or Hendra Jaya, serta disaksikan oleh Kepala SKK Migas Djoko Siswanto pada Senin 31 Agustus 2026.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
