<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sebelum Naik Kapal, Crew dan Tenaga Alih Daya Pertamina Wajib Lewati Tahap Ini</title><description>PT Pertamina Marine Solutions (PMSol) memperkuat penerapan Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sejak tahap sebelum pekerja&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/01/320/3239515/sebelum-naik-kapal-crew-dan-tenaga-alih-daya-pertamina-wajib-lewati-tahap-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/09/01/320/3239515/sebelum-naik-kapal-crew-dan-tenaga-alih-daya-pertamina-wajib-lewati-tahap-ini"/><item><title>Sebelum Naik Kapal, Crew dan Tenaga Alih Daya Pertamina Wajib Lewati Tahap Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/01/320/3239515/sebelum-naik-kapal-crew-dan-tenaga-alih-daya-pertamina-wajib-lewati-tahap-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/09/01/320/3239515/sebelum-naik-kapal-crew-dan-tenaga-alih-daya-pertamina-wajib-lewati-tahap-ini</guid><pubDate>Selasa 01 September 2026 17:15 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/01/320/3239515/kapal-Xx6Q_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sebelum Naik Kapal, Crew dan Tenaga Alih Daya Pertamina Wajib Lewati Tahap Ini. (Foto: Okezone.com/Pertamina)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/01/320/3239515/kapal-Xx6Q_large.jpg</image><title>Sebelum Naik Kapal, Crew dan Tenaga Alih Daya Pertamina Wajib Lewati Tahap Ini. (Foto: Okezone.com/Pertamina)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Pertamina Marine Solutions (PMSol) memperkuat penerapan Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sejak tahap sebelum pekerja menjalankan aktivitas operasional. Upaya tersebut dilakukan melalui digitalisasi HSSE Induction bagi crew kapal dan Tenaga Alih Daya sebelum onboarding, mulai dari registrasi hingga penerbitan HSSE Passport digital.&#13;
&#13;
Digitalisasi tersebut mengintegrasikan seluruh tahapan induksi dalam satu sistem. Pekerja dapat melakukan registrasi, mengunggah dokumen pendukung seperti hasil Medical Check-Up (MCU) dan sertifikat pelatihan, mengikuti pre-test, menjalani Training Demo Room, mengerjakan post-test, hingga memperoleh HSSE Passport secara digital.&#13;
&#13;
Sistem ini menggantikan proses administrasi manual yang sebelumnya mengandalkan dokumen fisik. Dengan proses yang terintegrasi, perusahaan dapat memastikan kelengkapan persyaratan HSSE pekerja sebelum mereka memasuki lingkungan kerja.&#13;
&#13;
Pekerja juga dapat menyelesaikan tahapan induksi secara mandiri melalui gawai atau komputer. Materi pengenalan HSSE dilengkapi dengan fitur Training Demo Room yang menjadi bagian dari proses induksi sebelum pekerja menjalankan tugas di lapangan.&#13;
&#13;
Setelah seluruh tahapan selesai, sistem menerbitkan HSSE Passport digital yang dapat diakses oleh pekerja. Dokumen tersebut juga memudahkan pengawasan di lapangan karena petugas dapat memeriksa status pekerja melalui pemindaian barcode pada HSSE Passport.&#13;
&#13;
Melalui pemindaian tersebut, informasi terkait status kesehatan dan riwayat pelatihan pekerja dapat ditampilkan secara digital. Mekanisme ini membantu mempercepat proses verifikasi sekaligus mengurangi ketergantungan pada pemeriksaan dokumen secara manual.&#13;
&#13;
Selain mendukung proses induksi, sistem digital PMSol juga dilengkapi fitur pelaporan untuk menjaga integritas proses. Pekerja dapat menggunakan fasilitas pelaporan yang tersedia untuk menyampaikan indikasi kecurangan atau fraud.&#13;
&#13;
Digitalisasi HSSE juga diterapkan pada proses lain. PMSol mengembangkan Digital Medical Check Up (MCU) untuk mengelola pemeriksaan kesehatan secara terintegrasi serta P-HORSE atau Pertamina HSSE Online Reporting System Excellence untuk mendukung pelaporan Unsafe Act dan Unsafe Condition serta memantau tindak lanjutnya.&#13;
&#13;
Penguatan budaya keselamatan turut dilakukan melalui Apel Corporate Life Saving Rules (CLSR) yang dilaksanakan secara rutin. Kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana untuk mengingatkan pekerja terhadap risiko keselamatan dan penerapan aturan keselamatan dalam aktivitas operasional.&#13;
&#13;
Direktur Utama PT Pertamina Marine Solutions (PMSol), Joko Pramono, mengatakan penerapan HSSE harus dimulai sejak pekerja menjalani proses induksi sebelum memasuki lingkungan operasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bagi kami, HSSE bukan hanya mengenai kepatuhan terhadap standar dan regulasi, tetapi harus menjadi budaya yang melekat dalam setiap proses dan aktivitas kerja. Karena itu, penguatan HSSE perlu dimulai sejak tahap awal, termasuk melalui proses induksi sebelum pekerja menjalankan aktivitas operasional,&amp;rdquo; ujar Joko, Selasa (1/9/2026).&#13;
&#13;
Menurut Joko, pemanfaatan teknologi menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan efektivitas pengelolaan HSSE sekaligus memastikan proses berjalan secara konsisten.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami percaya bahwa kepemimpinan yang kuat, keterlibatan seluruh pekerja, serta inovasi yang berkelanjutan merupakan kunci untuk membangun budaya keselamatan yang semakin matang. Ke depan, PMSol akan terus meningkatkan standar HSSE agar dapat mendukung operasional yang semakin andal, aman, dan berkelanjutan,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Penguatan sistem HSSE tersebut turut mendapat pengakuan dalam ajang Indonesia QHSE &amp;amp; Sustainability Awards (IQSA) 2026 yang diselenggarakan Indonesia Business Asia. PMSol memperoleh empat penghargaan, yakni The Best QHSE Leadership 2026 untuk Manager HSSE PMSol Febry Donny serta tiga penghargaan perusahaan pada kategori The Best QHSE Digital Innovation 2026, The Best QHSE Company Concerned 2026, dan The Best Safety Induction 2026.&#13;
&#13;
Pengakuan tersebut menjadi salah satu catatan atas upaya PMSol dalam mengembangkan penerapan HSSE, khususnya melalui kepemimpinan, inovasi digital, dan penguatan proses induksi sebelum pekerja memasuki lingkungan operasional.&#13;
&#13;
Melalui pengembangan sistem tersebut, PMSol menempatkan proses induksi sebagai bagian penting dari pengendalian risiko sejak sebelum pekerja menjalankan tugas. Langkah ini diharapkan dapat mendukung operasional maritim yang aman, andal, dan berkelanjutan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Pertamina Marine Solutions (PMSol) memperkuat penerapan Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sejak tahap sebelum pekerja menjalankan aktivitas operasional. Upaya tersebut dilakukan melalui digitalisasi HSSE Induction bagi crew kapal dan Tenaga Alih Daya sebelum onboarding, mulai dari registrasi hingga penerbitan HSSE Passport digital.&#13;
&#13;
Digitalisasi tersebut mengintegrasikan seluruh tahapan induksi dalam satu sistem. Pekerja dapat melakukan registrasi, mengunggah dokumen pendukung seperti hasil Medical Check-Up (MCU) dan sertifikat pelatihan, mengikuti pre-test, menjalani Training Demo Room, mengerjakan post-test, hingga memperoleh HSSE Passport secara digital.&#13;
&#13;
Sistem ini menggantikan proses administrasi manual yang sebelumnya mengandalkan dokumen fisik. Dengan proses yang terintegrasi, perusahaan dapat memastikan kelengkapan persyaratan HSSE pekerja sebelum mereka memasuki lingkungan kerja.&#13;
&#13;
Pekerja juga dapat menyelesaikan tahapan induksi secara mandiri melalui gawai atau komputer. Materi pengenalan HSSE dilengkapi dengan fitur Training Demo Room yang menjadi bagian dari proses induksi sebelum pekerja menjalankan tugas di lapangan.&#13;
&#13;
Setelah seluruh tahapan selesai, sistem menerbitkan HSSE Passport digital yang dapat diakses oleh pekerja. Dokumen tersebut juga memudahkan pengawasan di lapangan karena petugas dapat memeriksa status pekerja melalui pemindaian barcode pada HSSE Passport.&#13;
&#13;
Melalui pemindaian tersebut, informasi terkait status kesehatan dan riwayat pelatihan pekerja dapat ditampilkan secara digital. Mekanisme ini membantu mempercepat proses verifikasi sekaligus mengurangi ketergantungan pada pemeriksaan dokumen secara manual.&#13;
&#13;
Selain mendukung proses induksi, sistem digital PMSol juga dilengkapi fitur pelaporan untuk menjaga integritas proses. Pekerja dapat menggunakan fasilitas pelaporan yang tersedia untuk menyampaikan indikasi kecurangan atau fraud.&#13;
&#13;
Digitalisasi HSSE juga diterapkan pada proses lain. PMSol mengembangkan Digital Medical Check Up (MCU) untuk mengelola pemeriksaan kesehatan secara terintegrasi serta P-HORSE atau Pertamina HSSE Online Reporting System Excellence untuk mendukung pelaporan Unsafe Act dan Unsafe Condition serta memantau tindak lanjutnya.&#13;
&#13;
Penguatan budaya keselamatan turut dilakukan melalui Apel Corporate Life Saving Rules (CLSR) yang dilaksanakan secara rutin. Kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana untuk mengingatkan pekerja terhadap risiko keselamatan dan penerapan aturan keselamatan dalam aktivitas operasional.&#13;
&#13;
Direktur Utama PT Pertamina Marine Solutions (PMSol), Joko Pramono, mengatakan penerapan HSSE harus dimulai sejak pekerja menjalani proses induksi sebelum memasuki lingkungan operasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bagi kami, HSSE bukan hanya mengenai kepatuhan terhadap standar dan regulasi, tetapi harus menjadi budaya yang melekat dalam setiap proses dan aktivitas kerja. Karena itu, penguatan HSSE perlu dimulai sejak tahap awal, termasuk melalui proses induksi sebelum pekerja menjalankan aktivitas operasional,&amp;rdquo; ujar Joko, Selasa (1/9/2026).&#13;
&#13;
Menurut Joko, pemanfaatan teknologi menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan efektivitas pengelolaan HSSE sekaligus memastikan proses berjalan secara konsisten.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami percaya bahwa kepemimpinan yang kuat, keterlibatan seluruh pekerja, serta inovasi yang berkelanjutan merupakan kunci untuk membangun budaya keselamatan yang semakin matang. Ke depan, PMSol akan terus meningkatkan standar HSSE agar dapat mendukung operasional yang semakin andal, aman, dan berkelanjutan,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Penguatan sistem HSSE tersebut turut mendapat pengakuan dalam ajang Indonesia QHSE &amp;amp; Sustainability Awards (IQSA) 2026 yang diselenggarakan Indonesia Business Asia. PMSol memperoleh empat penghargaan, yakni The Best QHSE Leadership 2026 untuk Manager HSSE PMSol Febry Donny serta tiga penghargaan perusahaan pada kategori The Best QHSE Digital Innovation 2026, The Best QHSE Company Concerned 2026, dan The Best Safety Induction 2026.&#13;
&#13;
Pengakuan tersebut menjadi salah satu catatan atas upaya PMSol dalam mengembangkan penerapan HSSE, khususnya melalui kepemimpinan, inovasi digital, dan penguatan proses induksi sebelum pekerja memasuki lingkungan operasional.&#13;
&#13;
Melalui pengembangan sistem tersebut, PMSol menempatkan proses induksi sebagai bagian penting dari pengendalian risiko sejak sebelum pekerja menjalankan tugas. Langkah ini diharapkan dapat mendukung operasional maritim yang aman, andal, dan berkelanjutan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
