<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Percepat Pemulihan NTT, 10 Ton Beras Disalurkan untuk Korban Gempa</title><description>Pemerintah mempercepat pemulihan pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Tidak hanya pemerintah, BUMN juga memberikan bantuan kepada korban gempa bumi di NTT.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/05/320/3240259/percepat-pemulihan-ntt-10-ton-beras-disalurkan-untuk-korban-gempa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/09/05/320/3240259/percepat-pemulihan-ntt-10-ton-beras-disalurkan-untuk-korban-gempa"/><item><title>Percepat Pemulihan NTT, 10 Ton Beras Disalurkan untuk Korban Gempa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/05/320/3240259/percepat-pemulihan-ntt-10-ton-beras-disalurkan-untuk-korban-gempa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/09/05/320/3240259/percepat-pemulihan-ntt-10-ton-beras-disalurkan-untuk-korban-gempa</guid><pubDate>Sabtu 05 September 2026 11:10 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/05/320/3240259/inalum-wK9G_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Percepat Pemulihan NTT, 10 Ton Beras Disalurkan untuk Korban Gempa (Foto: Dokumentasi Inalum)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/05/320/3240259/inalum-wK9G_large.jpg</image><title>Percepat Pemulihan NTT, 10 Ton Beras Disalurkan untuk Korban Gempa (Foto: Dokumentasi Inalum)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah mempercepat pemulihan pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Tidak hanya pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga memberikan bantuan kepada korban gempa bumi di NTT.&#13;
&#13;
Pemulihan masyarakat terdampak gempa NTT turut membutuhkan dukungan terhadap ketersediaan kebutuhan dasar dan distribusi logistik. Bantuan pangan serta pendampingan warga menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat dan pemulihan.&#13;
&#13;
PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum menyalurkan bantuan senilai Rp252 juta dan mengerahkan sembilan relawan untuk membantu masyarakat terdampak gempa di NTT. Bantuan tersebut berasal dari donasi sukarela karyawan yang kemudian dilengkapi melalui program matching donation perusahaan dengan perbandingan satu banding satu. Dengan skema tersebut, setiap Rp1 donasi yang dihimpun karyawan ditambahkan Rp1 oleh perusahaan.&#13;
&#13;
Bantuan yang disalurkan meliputi 10 ton beras premium, 50 dus mi instan, 72 dus biskuit, 84 dus minuman isotonik, dan 84 dus air mineral. Selain bantuan logistik, sembilan relawan I-Wan yang memiliki latar belakang medis dan keamanan turut dikerahkan untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak. Mereka membantu distribusi bantuan, pemeriksaan kesehatan, kegiatan trauma healing, serta pendampingan warga.&#13;
&#13;
Direktur Utama Inalum Melati Sarnita mengatakan, gerakan kemanusiaan tersebut mencerminkan kepedulian yang tumbuh dari an kemudian diperkuat oleh perusahaan agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bagi kami, kepedulian tidak berhenti pada bantuan yang disalurkan, tetapi juga bagaimana kita dapat hadir langsung, mendampingi masyarakat, dan membantu mereka melewati masa pemulihan,&amp;rdquo; ujar Melati dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (5/9/2026).&#13;
&#13;
Selama berada di wilayah terdampak, para relawan turut mendistribusikan kebutuhan pokok, memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, serta melaksanakan kegiatan trauma healing dan pendampingan kepada masyarakat terdampak. Kehadiran mereka diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan fisik masyarakat, tetapi juga memberikan dukungan psikologis dan semangat bagi warga untuk perlahan bangkit setelah bencana.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sekadar informasi, bantuan Inalum diserahkan kepada Direktur Optimasi Jaringan Logistik dan Peralatan (OJLP) BNPB Brigjen TNI Hery Setiono di Pos Pendukung Logistik Nasional (Posduklognas) Penanganan Darurat Bencana Gempa Bumi NTT, Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta, pada 1 September 2026.&#13;
&#13;
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat respons terhadap bencana sekaligus mempercepat pemulihan masyarakat terdampak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sadar, kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci utama untuk memperkuat respons bencana sekaligus mempercepat pemulihan warga yang terdampak,&amp;rdquo; ujar Hery.&#13;
&#13;
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, NTT, pada 15 Agustus 2026. Berdasarkan analisis BMKG, pusat gempa berada di laut sekitar 30 kilometer arah timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer. Gempa tersebut juga memicu tsunami di sejumlah wilayah pesisir NTT dan diikuti rangkaian gempa susulan.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah mempercepat pemulihan pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Tidak hanya pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga memberikan bantuan kepada korban gempa bumi di NTT.&#13;
&#13;
Pemulihan masyarakat terdampak gempa NTT turut membutuhkan dukungan terhadap ketersediaan kebutuhan dasar dan distribusi logistik. Bantuan pangan serta pendampingan warga menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat dan pemulihan.&#13;
&#13;
PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum menyalurkan bantuan senilai Rp252 juta dan mengerahkan sembilan relawan untuk membantu masyarakat terdampak gempa di NTT. Bantuan tersebut berasal dari donasi sukarela karyawan yang kemudian dilengkapi melalui program matching donation perusahaan dengan perbandingan satu banding satu. Dengan skema tersebut, setiap Rp1 donasi yang dihimpun karyawan ditambahkan Rp1 oleh perusahaan.&#13;
&#13;
Bantuan yang disalurkan meliputi 10 ton beras premium, 50 dus mi instan, 72 dus biskuit, 84 dus minuman isotonik, dan 84 dus air mineral. Selain bantuan logistik, sembilan relawan I-Wan yang memiliki latar belakang medis dan keamanan turut dikerahkan untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak. Mereka membantu distribusi bantuan, pemeriksaan kesehatan, kegiatan trauma healing, serta pendampingan warga.&#13;
&#13;
Direktur Utama Inalum Melati Sarnita mengatakan, gerakan kemanusiaan tersebut mencerminkan kepedulian yang tumbuh dari an kemudian diperkuat oleh perusahaan agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bagi kami, kepedulian tidak berhenti pada bantuan yang disalurkan, tetapi juga bagaimana kita dapat hadir langsung, mendampingi masyarakat, dan membantu mereka melewati masa pemulihan,&amp;rdquo; ujar Melati dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (5/9/2026).&#13;
&#13;
Selama berada di wilayah terdampak, para relawan turut mendistribusikan kebutuhan pokok, memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, serta melaksanakan kegiatan trauma healing dan pendampingan kepada masyarakat terdampak. Kehadiran mereka diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan fisik masyarakat, tetapi juga memberikan dukungan psikologis dan semangat bagi warga untuk perlahan bangkit setelah bencana.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sekadar informasi, bantuan Inalum diserahkan kepada Direktur Optimasi Jaringan Logistik dan Peralatan (OJLP) BNPB Brigjen TNI Hery Setiono di Pos Pendukung Logistik Nasional (Posduklognas) Penanganan Darurat Bencana Gempa Bumi NTT, Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta, pada 1 September 2026.&#13;
&#13;
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat respons terhadap bencana sekaligus mempercepat pemulihan masyarakat terdampak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sadar, kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci utama untuk memperkuat respons bencana sekaligus mempercepat pemulihan warga yang terdampak,&amp;rdquo; ujar Hery.&#13;
&#13;
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, NTT, pada 15 Agustus 2026. Berdasarkan analisis BMKG, pusat gempa berada di laut sekitar 30 kilometer arah timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer. Gempa tersebut juga memicu tsunami di sejumlah wilayah pesisir NTT dan diikuti rangkaian gempa susulan.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
