<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bandara Soekarno-Hatta Ditutup hingga 09.30 WIB Akibat Abu Vulkanik Krakatau</title><description>Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik Krakatau. Berdasarkan NOTAM terbaru AirNav Indonesia, penutupan operasional Bandara Soekarno-Hatta diperpanjang hingga pukul 09.30 WIB.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/06/320/3240367/bandara-soekarno-hatta-ditutup-hingga-09-30-wib-akibat-abu-vulkanik-krakatau</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/09/06/320/3240367/bandara-soekarno-hatta-ditutup-hingga-09-30-wib-akibat-abu-vulkanik-krakatau"/><item><title>Bandara Soekarno-Hatta Ditutup hingga 09.30 WIB Akibat Abu Vulkanik Krakatau</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/06/320/3240367/bandara-soekarno-hatta-ditutup-hingga-09-30-wib-akibat-abu-vulkanik-krakatau</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/09/06/320/3240367/bandara-soekarno-hatta-ditutup-hingga-09-30-wib-akibat-abu-vulkanik-krakatau</guid><pubDate>Minggu 06 September 2026 07:38 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/06/320/3240367/bandara_soetta-2pWB_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bandara Soetta (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/06/320/3240367/bandara_soetta-2pWB_large.jpg</image><title>Bandara Soetta (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik Krakatau. Berdasarkan NOTAM terbaru AirNav Indonesia, penutupan operasional Bandara Soekarno-Hatta diperpanjang hingga pukul 09.30 WIB.&#13;
&#13;
Sebelumnya, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports menyampaikan bahwa Bandara Soekarno-Hatta sempat berstatus Aerodrome Closed pada pukul 01.30&amp;ndash;05.30 WIB berdasarkan NOTAM A3341/26. Penutupan tersebut dilakukan setelah hasil paper test menunjukkan indikasi positif adanya sebaran abu vulkanik di kawasan bandara.&#13;
&#13;
Akibat kondisi tersebut, sebanyak 33 penerbangan terdampak di Bandara Soekarno-Hatta. Pada rute internasional, terdapat 16 penerbangan dibatalkan, 7 penerbangan ditunda, dan 5 penerbangan dijadwalkan kembali.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara pada rute domestik, terdapat 4 penerbangan dibatalkan dan 1 penerbangan dialihkan ke bandara lain.&#13;
&#13;
InJourney Airports juga mengaktifkan prosedur penanganan penumpang terdampak melalui Service Recovery Activation (SRA) di Bandara Soekarno-Hatta. Prosedur tersebut mencakup penyediaan makanan dan minuman ringan, bus untuk mengantar penumpang terdampak menuju hotel melalui koordinasi dengan maskapai, serta penyediaan sejumlah area khusus di terminal.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dampak sebaran abu vulkanik juga terjadi di Bandara Radin Inten II Lampung. Berdasarkan informasi InJourney Airports, status Aerodrome Closed di bandara tersebut ditetapkan pada pukul 07.00&amp;ndash;08.00 WIB, sehingga berdampak terhadap tiga penerbangan domestik dengan rute dari dan menuju Jakarta.&#13;
&#13;
InJourney Airports menyatakan prosedur SRA juga akan diterapkan di bandara-bandara lainnya apabila terdapat penumpang yang terdampak efek berantai akibat penutupan operasional Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Radin Inten II.&#13;
&#13;
Penumpang diimbau untuk terus memantau informasi terbaru mengenai jadwal penerbangan melalui maskapai masing-masing. Status operasional bandara dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan perkembangan kondisi abu vulkanik dan aspek keselamatan penerbangan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik Krakatau. Berdasarkan NOTAM terbaru AirNav Indonesia, penutupan operasional Bandara Soekarno-Hatta diperpanjang hingga pukul 09.30 WIB.&#13;
&#13;
Sebelumnya, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports menyampaikan bahwa Bandara Soekarno-Hatta sempat berstatus Aerodrome Closed pada pukul 01.30&amp;ndash;05.30 WIB berdasarkan NOTAM A3341/26. Penutupan tersebut dilakukan setelah hasil paper test menunjukkan indikasi positif adanya sebaran abu vulkanik di kawasan bandara.&#13;
&#13;
Akibat kondisi tersebut, sebanyak 33 penerbangan terdampak di Bandara Soekarno-Hatta. Pada rute internasional, terdapat 16 penerbangan dibatalkan, 7 penerbangan ditunda, dan 5 penerbangan dijadwalkan kembali.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara pada rute domestik, terdapat 4 penerbangan dibatalkan dan 1 penerbangan dialihkan ke bandara lain.&#13;
&#13;
InJourney Airports juga mengaktifkan prosedur penanganan penumpang terdampak melalui Service Recovery Activation (SRA) di Bandara Soekarno-Hatta. Prosedur tersebut mencakup penyediaan makanan dan minuman ringan, bus untuk mengantar penumpang terdampak menuju hotel melalui koordinasi dengan maskapai, serta penyediaan sejumlah area khusus di terminal.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dampak sebaran abu vulkanik juga terjadi di Bandara Radin Inten II Lampung. Berdasarkan informasi InJourney Airports, status Aerodrome Closed di bandara tersebut ditetapkan pada pukul 07.00&amp;ndash;08.00 WIB, sehingga berdampak terhadap tiga penerbangan domestik dengan rute dari dan menuju Jakarta.&#13;
&#13;
InJourney Airports menyatakan prosedur SRA juga akan diterapkan di bandara-bandara lainnya apabila terdapat penumpang yang terdampak efek berantai akibat penutupan operasional Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Radin Inten II.&#13;
&#13;
Penumpang diimbau untuk terus memantau informasi terbaru mengenai jadwal penerbangan melalui maskapai masing-masing. Status operasional bandara dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan perkembangan kondisi abu vulkanik dan aspek keselamatan penerbangan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
