<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Abu Vulkanik Ganggu Penerbangan, Ini yang Harus Dilakukan Penumpang di Bandara Soetta</title><description>PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mengimbau calon penumpang di Bandara Soekarno-Hatta untuk memastikan kembali status dan jadwal penerbangan kepada maskapai menyusul gangguan operasional akibat indikasi sebaran abu vulkanik Krakatau.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/06/320/3240371/abu-vulkanik-ganggu-penerbangan-ini-yang-harus-dilakukan-penumpang-di-bandara-soetta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/09/06/320/3240371/abu-vulkanik-ganggu-penerbangan-ini-yang-harus-dilakukan-penumpang-di-bandara-soetta"/><item><title>Abu Vulkanik Ganggu Penerbangan, Ini yang Harus Dilakukan Penumpang di Bandara Soetta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/06/320/3240371/abu-vulkanik-ganggu-penerbangan-ini-yang-harus-dilakukan-penumpang-di-bandara-soetta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/09/06/320/3240371/abu-vulkanik-ganggu-penerbangan-ini-yang-harus-dilakukan-penumpang-di-bandara-soetta</guid><pubDate>Minggu 06 September 2026 08:09 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/06/320/3240371/bandara_soetta-Akda_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Penumpang Bandara Soetta (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/06/320/3240371/bandara_soetta-Akda_large.jpeg</image><title>Penumpang Bandara Soetta (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp;PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mengimbau calon penumpang di Bandara Soekarno-Hatta untuk memastikan kembali status dan jadwal penerbangan kepada maskapai menyusul gangguan operasional akibat indikasi sebaran abu vulkanik Krakatau.&#13;
&#13;
Imbauan tersebut disampaikan setelah sejumlah penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta terdampak penutupan sementara (Aerodrome Closed) akibat indikasi sebaran abu vulkanik. InJourney Airports mencatat 33 penerbangan terdampak, yang terdiri atas pembatalan, penundaan, penjadwalan kembali, dan pengalihan penerbangan.&#13;
&#13;
Pada penerbangan internasional, sebanyak 16 penerbangan dibatalkan, 7 penerbangan ditunda, dan 5 penerbangan dijadwalkan kembali. Sementara pada penerbangan domestik, terdapat 4 pembatalan dan 1 penerbangan dialihkan ke bandara lain.&#13;
&#13;
Karena kondisi penerbangan dapat berubah mengikuti perkembangan situasi, calon penumpang perlu memantau informasi terbaru dari maskapai sebelum menuju bandara. Penumpang yang penerbangannya terdampak juga perlu mengikuti arahan maskapai terkait perubahan jadwal, pembatalan, maupun pengalihan penerbangan.&#13;
&#13;
InJourney Airports telah mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA) di Bandara Soekarno-Hatta untuk membantu penumpang yang terdampak. Layanan tersebut meliputi penyediaan makanan dan minuman ringan, area khusus di terminal, serta bus untuk mengantar penumpang menuju hotel melalui koordinasi dengan maskapai.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Gangguan penerbangan juga terjadi akibat status Aerodrome Closed di Bandara Radin Inten II Lampung pada pukul 07.00&amp;ndash;08.00 WIB. Kondisi tersebut berdampak terhadap tiga penerbangan domestik dengan rute dari dan menuju Jakarta.&#13;
&#13;
InJourney Airports menyatakan prosedur SRA juga akan diterapkan di bandara-bandara lain apabila terdapat penumpang yang terkena dampak berantai dari gangguan operasional di Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Radin Inten II.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp;PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mengimbau calon penumpang di Bandara Soekarno-Hatta untuk memastikan kembali status dan jadwal penerbangan kepada maskapai menyusul gangguan operasional akibat indikasi sebaran abu vulkanik Krakatau.&#13;
&#13;
Imbauan tersebut disampaikan setelah sejumlah penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta terdampak penutupan sementara (Aerodrome Closed) akibat indikasi sebaran abu vulkanik. InJourney Airports mencatat 33 penerbangan terdampak, yang terdiri atas pembatalan, penundaan, penjadwalan kembali, dan pengalihan penerbangan.&#13;
&#13;
Pada penerbangan internasional, sebanyak 16 penerbangan dibatalkan, 7 penerbangan ditunda, dan 5 penerbangan dijadwalkan kembali. Sementara pada penerbangan domestik, terdapat 4 pembatalan dan 1 penerbangan dialihkan ke bandara lain.&#13;
&#13;
Karena kondisi penerbangan dapat berubah mengikuti perkembangan situasi, calon penumpang perlu memantau informasi terbaru dari maskapai sebelum menuju bandara. Penumpang yang penerbangannya terdampak juga perlu mengikuti arahan maskapai terkait perubahan jadwal, pembatalan, maupun pengalihan penerbangan.&#13;
&#13;
InJourney Airports telah mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA) di Bandara Soekarno-Hatta untuk membantu penumpang yang terdampak. Layanan tersebut meliputi penyediaan makanan dan minuman ringan, area khusus di terminal, serta bus untuk mengantar penumpang menuju hotel melalui koordinasi dengan maskapai.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Gangguan penerbangan juga terjadi akibat status Aerodrome Closed di Bandara Radin Inten II Lampung pada pukul 07.00&amp;ndash;08.00 WIB. Kondisi tersebut berdampak terhadap tiga penerbangan domestik dengan rute dari dan menuju Jakarta.&#13;
&#13;
InJourney Airports menyatakan prosedur SRA juga akan diterapkan di bandara-bandara lain apabila terdapat penumpang yang terkena dampak berantai dari gangguan operasional di Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Radin Inten II.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
